
Di tempat lain , Tepatnya dalam ruang rawat Intan
setelah mendapatkan salep yang Intan maksud dari Rara yang menerima perintah , Johnny segera menyelesaikan tugas kantor yang ia kerjakan di rumah , lagi pula sebagian sudah ia alihkan pada Putra . Johnny berpamitan pada Mama dan Papa Seo untuk pergi ke rumah sakit .
" ma aku pergi dulu yah " ucap Johnny menutup Laptopnya lalu beranjak dari duduknya .
" mau ke rumah sakit , sekalian jemput anak anak , kata Nadia ga bisa soalnya dia mau ngadain pesta , tadi Nadia pinjem kunci rumah yang di Deket pantai " Ucap Johnny membereskan barang barangnya .
" ha pesta oh mama tau , emang ,kamu ga kerja? “ tanya Mama Seo yang sepertinya mengerti pesta yang di maksudkan Nadia .
“ ga , udah tadi kerja di rumah , lagi pula jam segini , di kantor juga lagi istirahat , nanti aku samain sama kantor lanjut lagi sekarang mau ke intan dulu kangen “ ucap Johnny .
“ baru tadi pagi pisah nya udah uring uringan , manja banget “ ucap Papa Seo mengejek Johnny .
“ yee papa juga kan , ga bisa tidur kalo ga sama mama “ ucap Johnny .
“ ya udah , jangan ganggu intan biarin dia istirahat , dia pasti capek , plus jahitannya masih baru jadi jangan banyak gerak , biar nanti anak anak mama yang jemput , Mama juga mau ngadain pesta sama cucu mama “ ucap Mama Seo .
“ siap ma “ ucap Johnny bersaliman pada Mama dan Papa Seo .
“ eh john , setelah ini kamu harus libur dulu 3 – 5 bulan ke depan , tahu kan libur apa ?” ucap Mama Seo .
“ iya ma , insyaallah bisa , johnny juga belum punya pikiran buat ngasih key adek , masih pengen bantu intan ngerawat key bareng , mama juga bilangin ke anak cewe mama dong , anak mama juga sama sama kantong hormonnya loh “ ucap Johnny .
“ banyakan kamu! , ya udah ati ati “ ucap Mama Seo .
“ assalamualaikum “ ucap Johnny lalu pergi keluar rumah .
“ waalaikum salam " jawab Mama dan Papa Seo .
__ADS_1
“ tuh anak kamu kantong hormone “ ucap Mama Seo .
“ lagi ga mau bantah , iya aja udah “ ucap Papa Seo .
“ ga mau bantah atau emang bener turunan kamu " ucap Mama Seo .
Johnny pergi ke rumah sakit dengan gembira seperti seseorang yang kasmaran . anggap saja Johnny sedang masa kasmarannya dengan satu perempuan yang baru datang di hidupnya dan satunya lagi , sudah berarti segalanya menurut Johnny , mungkin karena itu Johnny berkendara dengan bahagia karena orang yang ia nantikan untuk bertemu ada dua langsung .
“ assalamualaikum “ ucap Johnny langsung membuka pintu ruangan Intan .
“ waalaikum salam , kok udah balik aja , kamu gak kerja , katanya mau balik lagi sama cio “ ucap Intan .
“ kerja dari rumah , cio masih nanti jam 3 pulang , eh mana key “ ucap Johnny .
“ itu baru aja tidur “ ucap Intan menunjuk box bayi yang berada di samping nya .
“ eh lek mimi juga tidur , bagus deh , ini salep dari kamu " ucap Johnny memberikan salep pada Intan .
“ ya gimana mau mempan , orang belum aku pake , ga bisa makenya aku , ga nyampe tanganku “ ucap Johnny .
“ tangan kamu panjang loh babe , bilang aja minta olesin , sini mumpung lek mimi tidur , dasar manja “ ucap Intan
“ hehe tau aja “ ucap Johnny .
Johnny melepas kaos yang ia pakai lalu duduk di kursi samping ranjang Intan , Intan dengan telaten mengoleskan salep pada punggung Johnny sambil sesekali memijatnya .
“ makasih “ ucap Johnny mencium pipi Intan yang sedang menutup salep .
“ sama sama , pake lagi bajunya , udah nempel kok salepnya , nanti mau tidur pake lagi jangan nungguin aku “ ucap Intan .
__ADS_1
“ paling juga nanti udah sembuh , lagian ga manjur kalo yang ngolesin salepnya bukan kamu “ ucap Johnny lalu memakai bajunya .
Nadia yang baru saja masuk keruangan tanpa mengetuk karena ia melihat di depan ruangan yang sepi .
“woahh” ucap Nadia yang melihat sekilas tubuh Johnny yang atletis .
“ pantesan mbak lengket banget sama bang jo , orang ada roti sobeknya , rasa coklat mantap “ ucap Nadia berbicara sendiri setelah menutup lagi pintu ruangan Intan.
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
__ADS_1
MAKASIH SEMUANYAAAA