
“ (bukannya Mama tadi nelfon katanya , Nadia mau bantuin disini kenapa mendadak Nadia juga nyuruh buat tutup Tempat laundry , mesti lagi males nih kebiasaan dari dulu)” batin Rara setelah Nadia menuruhnya untuk menutup laundry dalam waktu yang lumayan lama .
" ra denger kan , paham kan ? " tanya Nadia karena tak menerima respon dari Rara yang hanya diam setelah ia beri perintah .
“ ha iya paham , mas kevin belum kesini “ ucap Rara .
“ yah di wa lah “ ucap Nadia menanggapi ucapan Rara dengan simple.
" ya ga bisa " ucap Rara
" emang Napa " tanya Nadia kebingungan mendengar ucapan Rara
“ ga punya wa nya “ jawab Rara yang tak kalah simple .
“ astaga , gebetan sendiri gak punya nomornya , padahal udah mau serius loh , kok bisa sih ga minta nomornya “ omel Nadia yang heran dengan Rara.
tak lama Mbak Ismi dan Mas Adi datang menemui Nadia di café , karena Mbak Ismi sudah di beri tahu lokasinya . juga sebelumnya Mbak Ismi telah berdiskusi dengan Nadia di grup chat yang mereka buat .
“ yah kan baru deket , kemarin malem aja ga sengaja , gua juga ga nyangka bisa kaya gitu ceritanya “ucap Rara dengan wajah sedikit memerah karena teringat kejadian kemarin malam .
“ pesen aja mbak “ ucap Nadia pada Mbak Ismi yang baru saja duduk .
“ ha pesen , apaan , lah emang mas kevin sekarang nge gojek? “ ucap rara salah paham mendengar ucapan Nadia yang sebenarnya di maksudkan untuk Mbak Ismi .
“ ga gitu , siapa yang ngomong sama lo sih “ ucap Nadia .
“ yah ini telfon ngapain nadiaa senam gitu “ ucap Rara .
“ hadeh , punya nomornya bang kevin nggak “ ucap Nadia menggelengkan kepala karena sudah lelah dengan sepupunya , lalu bertanya pada Mbak Ismi .
“ ngga “ jawab Mbak Ismi menggelengkan kepalanya .
__ADS_1
“ kan gua tadi bilang ga punya nadia , malah nanya lagi lupa apa gimana sih “ ucap Rara mulai jengkel juga dengan ucapan Nadia , karena Rara kembali salah paham .
“ nah kan mangkannya , mute dulu baru ngomong biar ga Miss Comunication “ ucap Angga .
seperti biasa Kevin akhirnya datang untuk mengecek laundry yang juga bagian dari bisnis keluarga Pak Slamet .
“ diem lo” ucap Nadia membungkam mulut Rara dan Angga sekaligus .
“ ah tau , eh ini mas kevin udah sampe , share lok cepet “ ucap Rara .
“ kevin tau ra , kasih telfonnya ke kevin “ ucap Mbak Ismi ikut berbicara .
Rara pun memberikan telfonnya Pada Kevin yang baru datang , bahkan belum sempat mengucapkan salam , membuat Kevin bingung .
“apa kenapa ha “ ucap Kevin kebingungan namun kata tambahan ha terlihat seperti menantang .
“ sante wee kalo ngomong” ucap mbak ismi yang menyangka Kevin menantangnya .
“ lah , siapa sih ra ?” tanya Kevin .
“ lah tapi mbak ismi “ ucap Kevin .
“ biarin mau apa lo , eh curut kesini , café punya nya johnny “ ucap Mbak Ismi .
“ iya deh “ ucap Kevin pasrah lalu mematikan telefon .
“ra , ayo nutup luondry , tunggu aja di depan “ ucap Kevin .
Rara pun menurut dan langsung keluar dari tempat loundrynya , Kevin mulai mulai membereskan barang barang dan tak lupa menutup pintu tempat laundry , Rara menuliskan kalau tempat loundry akan buka kembali pada hari rabu .
“ kok lama banget ra , udah bilang pak slamet ?”tanya Kevin saat Rara menulis di papan pengumuman depan pintu .
__ADS_1
“ ga tau , di suruh nadia , udah ayo “ ucap Rara mengajak Kevin untuk segera berangkat .
Beberapa menit kemedian Rara dan Kevin tiba di café yang Nadia maksud , mereka langsung bergabung dengan Nadia dan Mbak Ismi yang sudah datang dengan pasangannya masing masing .
“ ada apa nih , ceritanya tripel date gitu konsepnya “ ucap Rara .
“begayaan ngomong tripeldate segala , makanannya tempe menjes” ucap Mbak Ismi sedikit mengejek namun dalam niat bercanda .
“ loh jangan salah , makanan boleh tempe menjes tapi gaya harus steak , yah walaupun steak organic , hahaha “ ucap Rara .
“serah deh serah , dah yuk to the point” ucap Nadia .
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
__ADS_1
HADIAH boleh
MAKASIH SEMUANYAAAA