
Salsa berlari menuju Kevin yang tertidur dengan posisi duduk di Sofa .
“ om mbak rara mau di ambil om om , gimana dong om , cepet om “ ucap Salsa membangunkan Kevin yang membuat Kevin bergegas bangun dan hendak langsung berlari .
“ mau kemana om ?” tanya Salsa .
“ mana rara di bawa siapa ?” tanya Kevin yang kesadarannya belum penuh .
“kan om juga om om , gimana sih om hihihi” ucap Salsa lalu tertawa .
“ tinggal satu , gimana cara bangunin mas angga “ ucap salsa berfikir hal jahil lainnya . “ oh aha , mas angga di suruh pulang sama ibunya “ ucap Salsa menggoyang goyangkan badan Angga yang tengah tertidur di meja makan .
“ uhm bentar “ ucap Angga namun malah berbalik membelakangi Salsa .
“ oh iya , mas angga , mbak nadia badmood tuh marah marah , mas angga cepetan nanti mbak nadia ngambek “ ucap Salsa yang langsung membuat Angga bangun dan menoleh ke kanan kiri dengan mata yang setengah terpejam .
“ uh salsa astaga “ ucap Angga yang menyadari itu hanya ulah jahil Salsa , lalu menunduk dan memegangi keplanya .
“ salsa ga boleh gitu yah kasian “ tegur Mama Seo yang melihat kejadian itu karena tengah memasak di dapur .
“ kan oma gak bilang kalau suruh pelan , oma cuma bilang ke mia hihi “ ucap Salsa lalu berlari kabur ke ruang tengah .
“ kenapa mia ?” tanya Salsa melihat Mia yang kesulitan membangunkan Nadia .
“ itu tante nadia susah bangunnya “ ucap Mia .
“oh yah kata mbak intan itu cara ampuh bangunin mbak nadia itu gini “ ucap Salsa lalu menyubit keras hidung Nadia , membuat Nadia langsung terbangun karena susah bernafas .
“huh di ajarin mbak intan kan kamu “ ucap Nadia kesal .
__ADS_1
“ yee bangun “ ucap Mia senang .
“ jangan di tiru yah mia “ ucap Papa Seo yang melihat kelakuan Salsa .
“ siap “ ucap Mia hanya menyetujui ucapan Papa Seo .
“ udah kalian sholat trus makan , itu mama udah masak “ ucap Mama Seo menyusul ke ruang tengah .
“ sabar yah tante , salsa emang ngeselin “ ucap Cio yang baru saja datang dari kamar tamu .
“ eh cio , wah ganteng banget “ ucap Salsa yang terpesona dengan Cio yang memakai setelan jas hitam dan kemeja putih di lengkapi dasi kupu kupu .
“ cio gitu loh “ ucap Cio dengan bangga .
” dasar bocil “ ucap Nadia dengan kesal langsung menuju kamar tamu untuk mencuci muka.
Nadia dan rara sedang berhalangan jadi mereka tidak ikut sholat berjamaah , mereka memilih duduk melamun di ruang tengah . tak lama orang orang yang telah melaksanakan sholat berjamaah turun dari lantai atas .
mereka pun langsung berkumpul dan makan bersama di meja makan , kecuali Nadia dan Rara yang masih melamun
“ astaga itu anak dua kompak banget , ekhem ekhem ekhem “ ucap Mama Seo lalu berdehem untuk memperingatkan Nadia dan Rara agar segera sadar dari lamunan mereka .
“ siap opa “ ucap Nadia dan Rara yang tersadar dari lamunan bersama , dan berbicara seperti pada kartun upin ipin .mereka pun menyusul yang lain yang sudah berada di meja makan bersiap untuk sarapan .
“ kira kira mbak intan masih mau kerja nggak setelah ini “ ucap Rara .
“ mau ga mau harus iya , soalnya kan yang megang bisnis ayah masih intan “ ucap Mbak Ismi .
“ kalian bisa juga kan bantuin , walaupun dikit dikit “ ucap Mama Seo .
__ADS_1
“ bisa sih cuma yang tau seluk beluk nya sama yang ampuh banget hadepin rekan bisnisnya ayah , cuma mbak intan , kaya pak bambang yang tampangnya nyeremin di depan mbak intan cuman jadi kucing kampung , ga heran sih tatapannnya mbak nyeremin emang “ ucap Nadia .
“ lancer banget kalo julid , laper itu makan nih ada banyak makanan bukan makan orang “ ucap Angga .
“ nye nye nye “ ucap Nadia mengejek Angga yang mengomelinya .
“ cocok banget lo berdua , satunya dosen bahasa satunya tukang julid , jadi nanti anaknya ngejulid pake bahasa yang baik dan benar “ ucap Mas Adi .
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
__ADS_1
MAKASIH SEMUANYAAAA