CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Ada Apa sih?


__ADS_3

Tiba tiba Johnny berdiri dan menaruh Key di Ranjang , lalu ia juga pergi ke ruang ganti tanpa berbicara apa pun pada Intan . Intan yang melihatnya heran namun , tak begitu memikirkan juga , lantas Ia menggendong Key .


“ kasian di tinggal papa , emang dasar papa “ ucap Intan menimang nimang key .


Intan hendak menujukan kepada Key pemandangan dari balkon kamarnya yaitu suasana pantai saat menjelang sore , walaupun pengelihatan Key pastinya masih belum terlalu jelas untuk bayi yang baru lahir seperti umumnya .


namun saat berjalan menuju pintu kaca yang menjadi akses ke balkon , Intan di kejutkan dengan kain putih sedikit tebal menutupi matanya .


“ babe kamu ngapain “ ucap Intan , namun tidak mendapat balasan dari Johnny yang malah mengambil Key dari gendongannya .


“ lah babe ?” ucap Intan bertambah bingung , justru Johnny keluar kamar dan memanggil Mama Seo yang sudah sedia di depan kamar .


“itu ma , udah aku tutup matanya cepetan , tadi hampir aja lihat keluar balkon “ ucap Johnny sedikit pelan.


“ dia belum lihat kan “ ucap Mama Seo juga ikut mengecilkan suaranya .


dan entah saking bingungnya Intan tak memiliki pikiran untuk melepas penutup matanya padahal tak ada orang lagi di kamar itu. Mama seo pun masuk ke kamar dan langsung menggandeng Intan


“ loh mah , suami aku mana ma “ ucap Intan yang langsung mengenali telapak tangan Mama Seo .


“ kok kamu tahu sih , udah ayo ikut mama “ ucap Mama Seo menuntun Intan keluar kamar .


“ ma lepas dulu penutup matanya , ini mau turun kan “ ucap Intan .


“ percaya mama “ ucap Mama Seo .


Mama Seo membawa Intan ke halaman belakang yang telah di hias , lalu mendudukan Intan di ayunan yang terletak dekat dengan kolam renang .


“ mau ada apa ma di halaman belakang “ ucap Intan yang hanya duduk menuruti Mama Seo .

__ADS_1


“ kok kamu tahu lagi “ ucap Mama seo .


“ dari angin ma , bau laut juga , tuh ada suara ombak jelas “ ucap Intan .


“ kamu diem sini dulu “ ucap Mama Seo lalu meninggalkan Intan sendirian disana .


“ loh mah “ ucap Intan bertambah kebingungan .


“ perasaan bukan ulang tahun aku , hari ibu juga masih lama , aniv nikahan juga masih lama , belum setahun juga , kenapa di tinggal” gerutu Intan sendirian sambil menggerak gerakkan ayunan .


“ kok sepi banget yah rasanya ,ini beneran aku sendirian “ ucap Intan yang hanya mendengar suara ombak dan beberapa burung pantai .


“ babe kamu bawa key kemana , cio anak mama temenin mama yuk , babe nanti key nangis loh , mah kok lama sih ninggalinnya , ayaahh orang orang pada kenapa sih , kata mas johnny mama ayah sama ibu tidur di pavilion , masa ga kedengeran , masa masih tidur , bu ada apa sih bu “ omel Intan yang mulai memanggil orang orang terdekatnya .


“ tuh mulai ngabsen “ ucap Mama Seo berbisik .


“ eh mba santi , dah lama ga ketemu , jangan ganggu saya dulu , mbak lagi ga mau ribut “ ucap Intan yang malah menyapa suara kuntilanak , karena ia mengira itu berasal dari sosok kuntilanak yang kerap menampakkan diri sejak ia kecil di rumahnya dulu .


“ siapa santi “ tanya Mama Seo .


“ kuntilanak kenalannya intan “ ucap Johnny menanggapi pertanyaan Mama Seo dengan datar .


” eh beneran , baru tau gua “ ucap Putra yang mengaku kaget dengan pernyataan Johnny terkait istrinya .


“ emang , udah jangan di bahas , kata intan kalo di bahas sama aja manggil “ ucap Johnny .


“ emang intan bener bener bisa lihat ?” tanya Kevin .


“ nggak , katanya seringnya cuma siluet , jarang sih pikirannya juga otomatis gambarin sosoknya “ ucap Nadia .

__ADS_1


“ kok bisa langsung nebak si itu “ ucap Putra yang enggan menyebut nama sosok kuntilanak .


“ bestie mungkin “ ucap Nadia singkat .


“ oh “ ucap orang orang pelan namun serempak dan mempercayai omonngan Nadia dengan mengangguk angguk kan kepala , lalu mereka melanjutkan pekerjaan mereka sambil mengawasi Intan .


.


.


.


.


.


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh


HADIAH boleh


MAKASIH SEMUANYAAAA

__ADS_1


__ADS_2