CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Kamar Pasutri


__ADS_3

Kini tinggal Intan yang sedang bermain dengan Key , kadang Key hanya merespon dengan gumaman kecil atau pun bahasa tubuh seperti menggenggam jari Intan .


“ udah yuk mainnya , sekarang ayo kita panen baju buat kamu mandi “ ucap berdiri sambil masih menggendong Key .


Intan berjalan keluar kamar dan mulai memperhatikan baju atau pun aksesoris milik Key yang tergantung di tali yang menempel di tembok .


Intan berfikir ia harus segera membereskan barang yang tergantung di tali yang terletak di depan mulai dari pintu depan sampai ruang tamu , karena mungkin akan di pandang aneh jika ada tamu yang mengunjunginya atau Key .


lalu Intan memutuskan untuk turun , namun saat di tangga ia ragu untuk turun , karena tak ada orang yang bisa membantunya menuruni tangga , Intan melihat di ruang tengah ada Angga dan juga kevin yang rupanya sedang asik bermain game, namun dari tangga ia melihat kaki dengan masih memakai sepasang sepatu kantor , Intan juga melihat laptop warna abu abu yang tertetak di meja ruang tamu , Intan tau kalau itu adalah milik Putra .


“ minta tolong mas putra aja deh “ ucap Intan menggendong Key kembali ke kamar , Intan mengambil Hpnya dan menelfon Putra .


“ halo , assalamualaikum bro , lo di ruang tamu kan ?” ucap Intan di balik telefon


“ hmmm waalaikum salam , iya kenapa tan “ ucap Putra berbalik tanya .


“ di sana ada aksesoris sama baju baju key yang di gantung di tali mulai dari pintu depan , itu minta tolong ambilin barang yang di gantung di sekitaran ruang tamu “ ucap Intan .


“ oh oke , lo di kamar yang tadi kan “ ucap Putra .


“ iya , gua tunggu yah “ ucap Intan .


Intan pun menyiapkankan alat alat bayi yang biasanya di pakaikan ke bayi setelah mandi .

__ADS_1


di bawah Putra menuruti omongan Intan dengan memunguti baju dan aksesoris Key yang tergantung di tali yang berada di ruang tamu . dengan senang hati Putra mengantar barang pesanan Intan , karena yang ada di bayangan Putra ia akan bisa berbicara berdua dengan Intan .


“kenapa abang lo kok senyum senyum ?” tanya Angga yang melihat wajah sumringah dari Putra yang berjalan melewati mereka berdua di ruang tengah


jelas Angga heran bukannya belum lama tadi Putra terdengar kesal saat Johnny memberinya perintah. Angga dan Kevin tidak jadi tertidur karena keasyikan tertawa tadi , jadi mereka memutuskan bermain game online di HP mereka


Putra berjalan melewati mereka seperti tidak ada orang di ruang tengah , membuat perhatian Angga dan Kevin teralihkan , di tambah dengan senyuman di wajah Putra.


“ tau , ntar juga turun , ilang tuh senyum , pasti asem mukanya lihat aja , eh lo kenapa manggil LO GUA” ucap Kevin menatap Putra yang menaiki tangga lalu kembali menatap HP nya .


“ ya elah LO kan calon adik ipar gua “ ucap Angga dengan santainya mengingatkan kalau Rara atau calon Kevin adalah adik sepupu Nadia .


Benar perkiraan Kevin, saat Putra hendak membuka pintu kamar Intan . Putra di hadang oleh Johnny yang baru saja datang dari mushola yang berada di sebelah kamar Intan .


“ ekhem mau ngapain ?” ucap Johnny .


“ mana biar gua bawa , gua juga mau masuk , mau mandi , mungkin juga lagi mandi “ ucap Johnny mengambil semua barang dari tangan Putra .


“ papa mau mandi , oh ya cio mau ke kamar dulu ya pa “ ucap Cio lalu berlari menuju kamarnya .


“ katanya ke mama lagi “ ucap Johnny pada Cio .


“ bentar mau gambil baju “ ucap Cio .

__ADS_1


“ lo , ngapain diem di sini , sana turun makasih tuh gua wakilin dari intan , bentar lagi tukang catring dateng bantuin , sama team sukses nadia kalo udah pada bangun suruh bantuin dekor halaman belakang juga “ ucap Johnny lalu membuka pintu kamar .


“ oh yah , lain kali kalo mau masuk kamar pasutri ketuk pintu dulu , lo ga tau kan apa yang di lakuin pasutri sewaktu waktu “ ucap Johnny lalu menutup pintu kamarnya lagi .


.


.


.


.


.


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh

__ADS_1


HADIAH boleh


MAKASIH SEMUANYAAAA


__ADS_2