
Pagi hari
"oh udah bangun ?" tanya vero .
Intan yang melihat seorang laki laki tidak di kenal saat ia bangun mencoba menjauh .
" udah gapapa , jangan nangisin orang ga guna kaya dia , jadi lah orang yang tidak punya perasaan " ucap vero lagi .
"ya iya dong suamiku, dia kan mafioso ahliku " ucap dimas tiba tiba datang membawa nampan berisi bubur dan air putih .
"(what suami ?)" batin intan
Intan kebingungan karena saat bangun tidur sudah di suguhi percakapan seperti itu .
"gua dimana ? " tanya intan .
" lo di villa pribadi gua " jawab dimas .
" sekarang kita di Indo ?" tanya intan lagi .
" yup, yaudah sayang aku tunggu di kamar yah , aku masih pengen , udah lama soalnya kamu gak jamah aku " ucap dimas dengan nada sedikit menggoda.
lalu pergi meninggalkan kamar . Ucapan dimas membuat intan merinding.
"wait kenapa gua bisa di sini ? Dan lo siapa kenapa se ranjang sama gua " tanya intan .
" gua vero , seme sekaligus suaminya dimas , dan kenapa gua bisa seranjang , ya karna gua udah ngambil mahkota lo , tenang aja gua bakal jadiin lo jadi nyonya vero yang kejam , gua udah bosen sama si dimas, gua tunggu jatah gua lagi , oh ya kejadian kemarin coba inget aja sisanya " jelas vero lalu pergi meninggalkan kamar intan .
"WHAT! hiks hiks" teriak intan lalu menangis .
Flashback on
Seseorang tiba tiba membius tubuh intan yang sudah lemah karena terlalu banyak menangis dan membawa nya ke sebuah villa pribadi dimas .
" kalo dia sadar , cekok in dia wine dan bawa ke kamar " ucap vero .
" eh kamu ga boleh nyentuh dia , dia mafioso pribadiku " larang dimas yang cemburu .
"(shiit gagal gua gagahin nih cewe , gua bosen tau sama anj)" batin vero .
" em kita nglakuinnya di atas dia aja biar badannya sakit semua dan dia ngira kehilangan mahkotanya , dengan gitu lo ga akan kehilangan dia " ucap vero .
Mereka pun melakukannya di atas tubuh intan dan saat vero diam diam ingin memegang megang intan namun selalu di halangi oleh dimas yang sangat posesif .
__ADS_1
Setelah itu intan di letakkan dengan posisi tidur di tengah tengah vero dan dimas seakan mereka sudah melakukan hal yang intim bertiga .
Flashback off
Intan hanya mengingat ia di sekap dan saat bangun kepalanya pusing karena mabuk dan kembali pingsan .
"nona di panggil tuan di ruang tengah " ucap tian pada intan yang masih kebingungan .
Di ruang tengah terdapat sepasang kekasih yang sedang bertengkar .
" mana janjimu dulu hanya akan bersuami dan tak ber istri " ucap dimas pada vero .
" aku janji kok sayang kamu bakal jadi yang utama " ucap vero mencoba meyakinkan dimas .
"(ini keterlaluan tan , ini di luar perjanjian lo mereka udah keterlaluan , tapi lo bodoh kenapa lo bisa kehilangan mahkota lo argh )" batin intan yang sedang duduk melamun di tengah pertengkaran dua sejoli .
" jadi lo gimana tan mau kan "tanya vero .
" lo ga bisa maksa dia , dia itu punya gua " ucap dimas .
" gua yang udah bikin lo kaya gini " bantah vero .
"UDAH STOP , IYA GUA MAU , syaratnya lo harus ngambil in bantal domba gua di rumah gua " ucap intan di tengah tengah keributan .
" are you serious, that my husband " ucap dimas yang tidak percaya intan menerimanya.
(kamu serius , itu suami saya -translet) .
"that your self problem " ucap intan lalu pergi kekamarnya.
(itu masalah pribadimu-translet)
Kini dimas hanya bisa meratapi nasibnya , ia yang mengajari intan untuk tidak berperasaan ,namun malah dia sendiri yang terkena dampaknya .
Malam harinya mereka vero , intan dan beberapa bodyguard berangkat ke rumah intan , mereka masuk secara diam diam saat tengah malam dan intan menyuruh vero tetap di luar .
Saat di dalam intan menuliskan " mansion di hulu sungai busan " menggunakan aksara jawa di meja riasnya , ia juga meninggalkan kardigan yang selalu ia pakai di kasur dan membawa boneka dombanya .
setelah intan keluar kamar vero menyuruh bodyguarnya memeriksa apakah intan membuat satu petunjuk dan bodyguard tidak menemukan apa apa karena dia orang asli jepang jadi dia tidak bisa membaca aksara jawa . Dan intan berdoa semoga adiknya mengingat nama dimas sesuai petunjuknya dulu.
Keesokan harinya di rumah intan ricuh karena mengira rumah mereka di bobol . Kelompok KKN intan mengunjungi rumahnya karena intan tidak ikut evaluasi akhir masa KKN dan mengira intan sudah pulang .
Nadia memasuki kamar kakaknya dan menemukan kardigan kakaknya di atas kasur , ia juga tidak melihat boneka kesayangan kakaknya .
__ADS_1
" ini kardigan mbak bukannya di bawa , loh si gembel mana? " ucap nadia , ia juga melihat tulisan aksara jawa di samping ranjang .
" fiks mbak di culik " ucap nadia , lalu tanpa sadar di dengar oleh pak slamet .
" apa ? " ucap pak slamet kaget .
" iya pak mbak pernah bilang kalo si gembel , eh boneka dombanya nya mbak sampe keluar kamar berarti mbak di culik , tapi aku lupa ini ada hubungannya sama siapa kayaknya temennya si om yang pernah nginep di sini dulu" jelas nadia .
Mereka segera melaporkan hilangnya intan , tapi mereka tak mempunyai banyak bukti untuk penculikan intan. Kevin yang mengetahui itu segera memberi tahu putra .
[ kak , intan hilang kata adeknya di culik temennya , mas johnny , yang nyulik bukan kakak kan ?] chat kevin ke putra .
[sialan , bukanlah curut anj , lo sekarang tenangin keluarganya intan dan gua ngasih tau ke johnny ] balas putra .
Putra segera ke apartemen keluarga seo dan menemui johnny , di jalan tangannya sangat gatal dan tidak sabar melayangkan bogeman mentah ke wajah johnny ,namun saat ia ke apartemen yang membukakannya adalah cio yang hendak berangkat ke sekolah asramanya .
" intan di culik dimas , sekarang lo ikut gua ke indo , lo harus tanggung jawab ini gara gara lo " jelas putra mencoba tidak berkata kasar karena ada mami seo .
.
.
.
.
.
huaaaaa Johnny (RL) tatoan aaaaaaa
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
TERIMA KASIH:)
__ADS_1