CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Rasa


__ADS_3

“ lagian ngapain , kan si kecil udah ada kamarnya sendiri , kalo mau anu kan tinggal mindahin , nih kamar juga udah ada kedap suaranya kan “ ucap Putra kembali berbicara .


” putra !! oke , ga jadi potong gaji , sebagai gantinya mas johnny bakalan kerja dari rumah kan kalian yang pengen kalo mas johnny deket terus sama aku , jadi selama 1 tahun ke depan mas putra yang gantiin , tenang masih di awasin sama mas johnny tapi dari rumah , gimana babe boleh kan “ ucap Intan .


“ tentu boleh dong , dan semua meeting lo yang megang , wajib laporan ke gua 1 bulan sekali bukan 6 bulan “ ucap Johnny menyetujui permintaan Intan .


Semua yang ada di sana berusaha menahan tawa saat Putra mendapatkan hukuman atas ucapannya yang sangat terang terangan .


“ yah yah , tau lah pasrah “ ucap Putra yang hanya bisa meratapi nasibnya .


“ oke setelah kado yang cukup waw tadi , ini bang kado dari saya “ ucap Angga yang memberikan selembar kertas .


“ surat percobaan masa mengajar” ucap Johnny membaca tulisan yang berada di bagian judul pada ketas yang di berikan Angga .


“ iya mendukung banget kan sama keputusan kalian, saya di amanati 1 angkatan sebagai masa percobaan , angkatanya rara , bang jo cuma perlu dateng kalau ada rapat atau konsultasi mengenai skripsi atau kurikulum kampus “ ucap Angga .


“ wahh good luck yah , nanti kalo ada yang keperluan atau bantuan bicarakan saja sama saya dirumah” ucap Johnny sambil menepuk pelan lengan Angga .


“ gini baru enak banget hadiahnya bener gitu ,gak 18+ “ ucap Intan .


“ syukurin aja babe , siapa tau berguna juga kan aku banyak liburnya sekarang “ ucap Johnny .

__ADS_1


“ malu malu mau jadinya , terserah deh “ ucap Putra .


“ bro lu kok ngeselin sih “ ucap Johnny memberi tatapan tajam pada Putra yang duduk di sebrang kirinya .


“ emang “ sahut Kevin sebagai adik kandung Putra membenarkan ucapan Johnny .


“ yee lo juga , ga begitu kentara sekarang mentang mentang ada calon , kalo ga ada aja gua yakin lo masih bandel “ ucap Putra .


“ tapi kalo pun ga ada rara , peluang gua kan dikit ketemu dia , abang mah hampir tiap hari kalo kerja “ ucap Kevin membantah omongan kakaknya .


“ kalian ngomongin apa sih , kok malah ribut sendiri “ ucap Intan membelah keributan adik kakak .


yang di maksud Kevin dan Putra adalah tentang perasaan suka mereka pada Intan yang sebenarnya masih ada , mereka masih sering membicarakan tentang Intan , mereka tau dan sadar kalau Intan sudah memiliki dan di miliki Johnny seutuhnya , dan mereka tau kalau Johnny bukanlah tandingan mereka , tapi mereka belum mau menghapus rasa mereka .


Intan tak tahu kalau ia yang menjadi sumber keributan di antara kakak adik tadi , sebenarnya Intan sempat berfikir tentang Rara yang menyukai dan akan di lamar oleh orang yang pernah menyukainya yaitu Kevin , dan bahkan Kevin masih mengejarnya saat masa KKN yang berarti waktu itu Mita sudah hamil anak Kevin .


Intan masih ragu kalau Kevin tak akan memperlakukan Rara dengan buruk atau tidak . entah kenapa dunia Intan begitu sempit orang orang yang ada di hidupnya masih saling berhubungan , bahkan Angga yang sekarang menjadi calon Nadia adik kandungnya sendiri , pernah menyukainya , namun Angga sudah menyerah pada perasaannya dan beruntung ia mendapatkan Nadia yang ternyata menyukainya .


“ udah udah , kalian sekarang istirahat , ayo babe kamu juga istirahat “ ucap Johnny yang risau karena Intan yang mungkin akan terpancing emosinya jika itu mengenai keluarga nya


Intan masih menjadi tameng untuk keluarganya walaupun Intan sudah memiliki keluarga sendiri . orang orang pun bubar dari ruang cinema dan keluar satu persatu dari kamar Intan dan Johnny .

__ADS_1


.


.


.


.


.


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh


HADIAH boleh

__ADS_1


MAKASIH SEMUANYAAAA


__ADS_2