CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Panik


__ADS_3

“ hihi gimana tuh , julid pake bahasa baku “ ucap Rara tertawa membayangkan apa yang di katakam Mas Adi .


“ ya kayak kritikus politik , nanti kalo udah jadi mahasiswa , kalo demo bagian mediasi “ ucap Papa Seo .


“ nikah aja belum , udah bayangin anak nanti jadi mahasiswa , gapapa deh aamiin , makasih doanya papa” ucap Nadia .


Setelah makan mereka berkumpul di ruang tengah untuk menonton tv atau mengecek kembali persiapan kejutan untuk Intan . entah kenapa Nadia malah melamun lagi namun kali ini Rara tidak ikut melamun ia bermain hp sambil tersenyum senyum senang


“ kenapa lagi mereka berdua tadi kayak upin ipin sekarang jadi beda banget “ ucap Mama Seo memperhatikan Rara dan Nadia .


Sebenarnya Rara sedang mencari kado yang cocok untuk Intan , Ia mendapatkan ide dari percakapan di meja makan tadi , tentang Intan yang akan tetap menjadi wanita karir , karena kendali bisnis keluarga masih di tangan Intan


jadi Intan akan menjadi ibu karir , jadi Rara membeli suatu alat yang mungkin sangat bermanfaat untuk Intan nantinya , ia membeli di aplikasi online yang melayani pengiriman hari itu juga bahkan dalam beberapa jam sejak pembelian .


“ udah hihihi “ ucap Rara kegirangan


“ apanya “ tanya Nadia yang tersadar dari lamunannya setelah Rara bergerak gerak ke asikan sendiri .


“ kado , buat mbak intan “ ucap Rara sambil tersenyum senyum sendiri .


“ mana ?” ucap Nadia menoleh ke Rara .


“ nanti dateng “ ucap Rara menoleh ke Nadia balik .


“ jangan bilang lo pesen di online , trus nanti dateng masih bentuk lakbanan khas paket online gitu ?” ucap Mbak Ismi mendapat anggukan dari Rara.


“ gapapa lah , beda dari yang lain “ ucap Kevin membela calonnya .

__ADS_1


“ dia mah unik kelewat aneh “ ucap Mbak Ismi .


“ hush “ tegur Mas Adi menepuk paha Mbak Ismi yang berada di sampingnya .


Suasana di ruang tengah pun menjadi canggung , mama dan papa seo yang menyadari itu pun saling bertatapan , mereka tau kalau ada yang yang membuat mereka saling berdiam .


“ udah dong , jangan pada marahan , masa mau ngasih kejutan malah pada diem an , “ ucap Mama Seo.


“ HUAAA HIIII SALSAAAA!!!!!!” teriakan Cio dari taman belakang .


semua orang yang berada di ruang tengah serentak berdiri dan menghampiri Cio dan Salsa yang berada di taman belakang dengan sedikit berlari .


“ kenapa ini kenapa “ tanya Mama Seo .


“ ih oma , jas cio kotor , gara gara salsa “ ucap Cio dengan kesal .


“ aku ga sengaja , maafin yah “ ucap Salsa .


“”tin tin tin “”


suara klakson mobil dari depan rumah , semua orang kembali saling bertatapan dengan sedikit melotot , mereka menyangka itu adalah Intan . serempak kembali orang orang berlari ke arah pintu depan kecuali Angga yang memilih berjalan memutar rumah untuk mengecek siapa yang datang


“ eh ternyata bi sayu , sama pak supri “ ucap Angga lalu membukakan pintu gerbang


“ iya nak , sebentar lagi nak intan sama tuan johnny dateng , ini kita di suruh bawa barang barang sama hadiah punya anaknya tuan “ ucap Bi Sayu .


“ waduh , bi sayu sama pak supri muter aja lewat belakang yah , saya tinggal dulu “ ucap Angga sedikit membungkukkan badannya , berbalik badan dan berlari menuju pintu depan tempat orang orang di dalam rumah berkumpul .

__ADS_1


“ ada apa siapa , bukan mbak intan ?” tanya Nadia .


“ bukan , tapi bentar lagi oang nya dateng kalian siapin buat yang di pakein ke mbak intan , sama wadah yang isi kelopak bunga taruh di atas pintu ini “ ucap Angga membuka sedikit pintu .


“ ya lo muter tangga !!“ ucap Nadia lalu menutup kembali pintu .


Pak Supri dan Bi Sayu yang baru saja memasuki rumah lewat pintu belakang kaget melihat orang sibuk dengan urusannya masing , Bi Sayu juga melihat plastik baju yang memang sengaja di gantung di tali yang menempel di dinding dan hendak membersihkannnya .


.


.


.


.


.


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh

__ADS_1


HADIAH boleh


MAKASIH SEMUANYAAAA


__ADS_2