
Semua berlalu cukup baik
seperti yang telah di atur saat Intan Johnny bekerja dari rumah , ini juga waktunya rapat perusahaan yang menwarkan proyek yang akan di pegang Intan dan Putra .
Intan dan Putra menangani tamu perusahaan , sedangkan di waktu yang sama Johnny sebagai kepala perusahaan harus memimpin acara seminar perusahaan yang terselenggara di aula perusahaannya .
rapat perusahaan yang di ikuti Intan telah selesai , sekarang Intan berada ruang kerjanya dengan memegang berkas persyaratan dengan perasaan bimbang .
“ apa ga bisa banget di nego , kudu banget , kita tinggal berdua loh bang “ ucap Intan yang tidak senang dengan persyaratan yang di berikan .
“ tapi kan emang mau ga mau , lagian sama Johnny udah di setujuin , proyek ini juga satu kali persetujuan , gua juga berusaha ngulur waktu sampe lo sendiri yang nanganin , ini juga udah di ulur hampir 2 bulan “ jelas Putra yang masih menemani Intan setelah rapat tadi .
"(masa iya mas johnny , ga baca persyaratannya , lagian , kalo proyek ini jalan , ga ada yang bantu mas johnny )" batin Intan memegangi kedua kepalanya .
“ lo kayaknya ga enak badan deh , gua anter pulang yuk , takutnya kalo minta anter supir lo , johnny juga butuh “ ucap Putra memegang pundak Intan .
“ gua mau pamit sama suami gua dulu “ ucap Intan beranjak dari duduknya .
Intan sampai di depan pintu aula , ia melihat juga beberapa orang seperti hendak melamar pekerjaan dan juga rata rata perempuan , Intan ingin masuk ke dalam ruangannya , namun security yang berjaga di depan ruangan mencegahnya.
“ maaf di dalam sedang ada sesi wawancara “ ucap security .
Intan tau security yang mencegahnya adalah security yang baru saja di recrut Putra beberapa hari yang lalu , Intan memutuskan ke meja resepsionis yang letaknya tak jauh dari sana .
“ mbak emangnya di dalem lagi ada wawancara karyawan baru , kok ga boleh masuk segala “ tanya Intan .
“ loh kok bisa ? bentar saya bilang security , maaf nyonya yah “ ucap resepsionis bergegas menghampiri security .
“ maaf nyonya saya tidak tahu “ ucap security meminta maaf karena ia tak tahu Intan adalah sekretaris utama yang juga istri CEO perusahaan jadi ia memiliki wewenang keluar masuk semua ruangan .
saat Intan masuk suasana sangat hening , bahkan bisa di bilang cukup menegangkan , suasana juga menjadi sangat canggung , saat otomatis semua perhatian tertuju pada Intan yang baru saja memasuki ruangan , Johnny menghela nafas dan bergegas menghampiri Intan .
“ wae-yo ?, why? , kenapa ?” tanya Intan yang kaget saat Johnny tanpa sadar menggeretnya keluar ruangan .
“ aku lagi ada rapat perusahaan “ ucap Johnny.
“ oh maaf , oh yah emang lagi butuh karyawan di bagian apa “ tanya Intan .
“ sekretaris , bentar lagi kamu kan harus di luar kota 2 , buat jalanin proyek yang kamu pegang “ ucap Johnny .
“ babe , jadi kamu tau persyaratan itu , kenapa kamu setuju “ ucap Intan memegang tangan Johnny , Johnny hanya diam ,lalu Intan memeluk Johnny .
“ babe kamu deg deg an , kenapa , kamu juga keringetan , kamu habis debat tadi , kenapa ga ngajak aku , emang mereka nekan kamu sama apa “ ucap Intan melepas pelukan .
intan paham betul , setiap kondisi Johnny .namun Johnny masih enggan menjawab pertanyaan Intan .
“ babe ,aku ga papa!! “ tegas Johnny yang tiba tiba memegang tangan Intan .
__ADS_1
“ selamat pak johnny , berhasil mendapatkan sekretaris saya setelah perdebatan tadi , sebagai gantinya sesuai perkataan pak johnny , proyek dubai akan di serahkan ke perusahaan kami “ ucap seorang partnership dengan seorang perempuan cukup cantik di samping nya .
deg!
Intan kecewa , dulu ia yang mendapatkan proyek itu hasilnya berdebat dengan Dimas . proyek itu juga impian mereka berdua yang ingin pergi ke dubai bersama sama .
“ kamu kan bisa tunggu dari wawancara orang melamar disini , ya udah ini keputusan kamu , aku mau pulang “ ucap Intan lalu pergi .
Seminar berakhir dan Johnny kembali ke ruangan , ia memeriksa cctv perusahaan dan menjadi sangat marah , ia bergegas mengendarai mobil untuk pulang ke rumah , namun saat di rumah ia tak menemukan Intan
ia membaca pesan dari Bu Yuli yang bertanya apakah mereka bertengkar , karena Intan pergi kerumahnya sendirian dengan diantar Putra , dengan cepat Johnny mengendarai mobilnya menuju rumah Bu Yuli .
saat sampai, Johnny langsung masuk ke kamar Intan , beruntung Cio belum pulang dari sekolah dan Key sedang di gendong oleh Bu Yuli .
“ babe aku mau bicara “ ucap Johnny dengan serius .
“ iya aku juga , kamu duluan aja , lagian aku udah ga punya hak lebih lagi , aku bukan sekretaris kamu lagikan “ ucap Intan .
“ kamu istri aku dan yang cuma berhak tau tentang privasi kita cuma kita , kalo pun orang lain tau , kenapa kamu persilahkan , kenapa kamu ijinin putra masuk ke ruangan pribadi kita “ ucap Johnny dengan nada agak tinggi .
ya, yang Johnny liat mulanya hanya adegan saat Putra memegang pundak Intan , namun ia tersulut saat melihat Putra masuk ke ruang pribadinya dengan Intan , dan Johnny melihat Intan hanya diam .
“ dia cuma ngambil key babe , cuma gitu kamu langsung salah paham , apa yang aku lihat tadi , sebuah reward sekretaris baru yang cantik ,kamu bahkan lupain impian kita jalanin proyek di dubai , kamu bahkan ga sadar geret aku keluar ruang meeting” ucap Intan .
“ INI JUGA DEMI IMPIAN KAMU “ bentak Johnny .
“.... what , apa yang kamu bilang “ ucap Johnny terdiam sejenak .
“ kamu yang bilang sendiri mau ngurus anak anak kita bareng , dengan kamu lepasin aku buat proyek ini , yang artinya kamu biarin aku ngurus key sendirian , dan lebih parah nya dengan ikhlas kamu biarin sekretaris kamu tinggal sama orang lain , aku bukan cuma sekretaris kamu , aku masih istri kamu “ ucap Intan lalu pergi keluar kamar.
Tepat saat intan membuka pintu , ada Cio berdiri di depan pintu kamarnya .
“ papa mama , jangan bertengkar lama lama yah , soalnya cio harus belajar minggu depan udah ujian “ ucap Cio dengan polosnya .
“ maafin mama yah “ ucap Intan berjongkok lalu memeluk Cio .
“ kalo papa sama mama masih mau dikamar buat bicara bareng gapapa , biar cio di kamar sebelah aja “ ucap Cio membalas pelukan Intan . intan kembali masuk ke kamar
” aku mau nenangin diri “ ucap Intan .
“ ayo “ ucap Johnny yang paham dimana biasanya Intan menenangkan diri , yah di rumah Intan sendiri .
“ aku mau sendiri , lagi pula kamu ga butuh aku kan, kamu kalah sama ego kamu “ucap Intan setelah sampai di rumah .
tiba tiba Johnny menggendong tubuh Intan , masuk ke dalam kamar dan membanting tubuh Intan ke kamar .
” akh , hahaha kamu bener bener kalah “ ucap Intan tertawa miris saat Johnny sudah berani kasar terhadapnya .
__ADS_1
Johnny mencium bibir Intan dengan kasar , Intan yang mulanya menolak namun lama kelamaan terbawa suasana .
“ maaf “ ucap mereka berdua bersamaan setelah tautan bibir terlepas .
“Aku kembali diriku yang dulu , aku tak ingin anak anakku mengalami masa remaja yang sama seperti yang ku alami , semua terpenuhi tapi terasa hampa dan nyaris hancur karena ego kita ,Tak selamanya si pemimpi besar harus mendapatkan mimpinya , ini saatnya si pemimpi besar membangun mimpinya bersama apa yang telah ia capai “ ucap Intan dengan sesekali dessahan menyela karena aktivitas Johnny di dadanya, yang semakin lama semakin kebawah .
“ dan cukup satu kali aku menyandang status duda walau dengan tahta dan harta yang kupunya , jangan pernah ingin sendiri , kamu punyaku dan aku juga punyamu babe , let me in “ ucap Johnny yang sudah memasukkan Johnny junior ke sarangnya .
“ akh sure , akh im yours, and you are mine , only me “ ucap Intan menikmati permainan Johnny .
sangat unik masalah mereka berakhir di ranjang , cocok dengan julukan pasangan kelebihan hormone , kadang pasangan hanya membutuhkan waktu berdua yang cukup intim seperti ini untuk menyelesaikan masalahnya .
tenang saja mereka masih mengingat jika mereka memiliki anak yang masih bayi , mereka juga tak berniat memberi Key adik terlebih dahulu , sehingga Johnny mengeluarkan benihnya di luar . bisa di pastikan kehidupan rumah tangga mereka akan harmonis ke depannya dengan cara mereka sendiri menghadapi masalah bersama , dan tempat baru ?
.
.
.
.
.
yeaayy It's ending, gimana Ending yang membagongkan , Happy ending ga sih kalo gini
makasih semuanya yang udah nyimak mulai dari episode pertama sampe ending , bahkan makasih banyak buat yang nemenin dari awal terbit sampe sekarang udah mau 1 tahun aja.
novel ini awalnya di buat menyalurkan halu , tapi juga share cerita kehidupan sedikit , buat inspirasi juga ,
sebenarnya udah ada mungkin sinopsis buat lanjutin ini , mungkin bakal cerita tentang anak anak Johnny sama intan atau cerita Johnny sama intan yang masih akan berlangsung , tapi melihat kemungkinannya , gua juga ga tau bakal sebisa apa nulis kedepannya , karena udah mau masuk kuliah , juga sekarang ada hobi baru traveling, ga sering dan ga terlalu jauh juga .
.ALHAMDULILLAH DAN TERIMA KASIH BANYAK.
" tak selamanya si Pemimpi besar harus mendapatkan mimpinya , mungkin ini waktunya si Pemimpi menceritakan mimpi indahnya bersama apa yang telah ia gapai " Intan
cast Intan
"Jangan pernah ingin sendiri , aku punyamu dan kamu punyaku" Johnny
cast Johnny
__ADS_1
✨HAPPY ENDING ✨