CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
My World


__ADS_3

" ya mangkanya , jangan nolak kalo di cium suami ,dosa tau , apalagi kalo suami minta lebih ya nggak “ ucap Johnny menaik turun kan alisnya .


“ bu kayaknya kita harus pulang , udah di usir halus” ucap Pak Slamet menoleh ke Bu Yuli .


“ iya mas , ada yang ngga inget kalo punya anak 2” ucap Bu Yuli


“ ayo il , ada yang mau ngasih key adik kayaknya “ ucap Pak Slamet mengajak Lek Mimi untuk pulang juga .


“ tuh babe , ayah udah minta cucu lagi “ ucap Johnny menggoda Intan .


“ jangan dulu “ ucap Bu Yuli menentang omongan Johnny .


“ iya bu , udah tau kok , cuma mau usilin intan aja , mama tadi udah bilang , tenang aja , johnny belum kepikiran ngasih key adik , yang aku tau masa emas anak itu sampai usia 3 tahun , intan juga masih nifaskan “ ucap Johnny .


“ ya udah kalo udah tau , ibu beneran pulang aja , biar kalian berduaan , ga bakal kelebihan juga kan kalo udah tau “ ucap Bu Yuli .


“ uluulu manisnya , ya udah ayah ibu sama lek mimi pada pulang gih hihihi , aku mau bertigaan dulu” ucap Intan menarik tangan Johnny dengan manja .


“ udah mau ya kan , soalnya di jamin aman kan “ ucap Lek Mimi .


“ haha iya lah , kan kalo gini aman kalo mau bertigaan “ ucap Intan tersenyum meringis .


“ kok bertigaan babe , mau ngajak siapa ?” tanya Johnny .


“ key ? , masak udah lupa ,kasian kamu nak baru lahir udah di lupain “ ucap Intan .

__ADS_1


“ eh ga ga , tenang aja princess ku “ ucap Johnny langsung menoleh ke box bayi tempat Key di tidurkan .


Pak Slamet , Bu Yuli dan Lek Mimi pun berpamitan pulang dan hanya menyisakan Johnny dan Intan , juga tentunya Key yang hanya bisa tidur , namun kadang meringik karena terusik suara Intan atau pun Johnny yang terlalu keasikan menonton pertandingan sepak bola .


“ kamu ga tidur babe , mumpung key , ga rewel masih tidur dia “ ucap Johnny memegang tangan Intan .


“ bentar , ngelanjutin lihat ini dulu , 5 menit waktu tambahannya “ ucap Intan tak menoleh kearah Johnny .


Johnny hanya bisa parah dan duduk kembali di sofa , Johnny memutuskan mengirim pesan chat pada Putra untuk menanyakan kabar perusahaan , Johnny menerima kabar kalau perusahaannya baik baik saja


Putra juga memberitahukan kalau banyak karyawan yang menyarankan agar Johnny menanggal merahkan satu hari special untuk merayakan kelahiran Key , namun itu kembali kepada Johnny apakah menyetujuinya atau tidak .


“ babe “ panggil johnny setelah mengurus urusan pekerjaannya dengan Putra , namun panggilan itu tak mendapakan respond .


“ babe kamu harus tidur ,supaya optimal tubuh kamu kan katanya besok mau langsung pulang “ ucap Johnny tanpa melihat ke arah Intan yang ternyata sudah tertidur .


“ kasian , cape juga kamu akhirnya ngomel ngomelnya “ ucap Johnny menghampiri ranjang Intan lalu mengelus kepala Intan .


Johnny mengangkat kepala Intan pelan dan menidurkannya di tangannya , lalu tangan satunya lagi mengatur ranjang agar kembali ke posisi berbaring , setelah itu Johnny pelan pelan menaruh kembali kepala Intan , lalu mengecupnya .


“ makasih banyak , my world , bidadariku , kamu hebat , kamu mau terima cio dan kamu jadi sangat berharga saat kamu kasih aku malaikat kecil , aku beruntung , kita beruntung di kasih dua titipan Allah , untuk aku tiga , kamu salah satu hal yang harus aku jaga , kamu berharga , makasih banyak babe “ ucap Johnny mengungkung tubuh Intan sambil menatapi Intan yang sedang terlelap , terakhir ia mencium bibir Intan .


“sama sama , kamu juga harus istirahat “ ucap Intan membalas kecupan Johnny , Intan ternyata masih bisa mendengar semua kata kata manis yang diucapkan suaminya .


.

__ADS_1


.


.


.


.


salting ga nih aaaaa , gua baper tolong


tenang masih ada lanjutannya , mohon di siapkan hatinya hihiw


BTW Nadia in real life Ultah , yup Nadia Adek gua


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh


HADIAH boleh

__ADS_1


MAKASIH SEMUANYAAAA


__ADS_2