
" ya mangkanya , jangan nolak kalo di cium suami ,dosa tau , apalagi kalo suami minta lebih ya nggak “ ucap Johnny menaik turun kan alisnya .
“ bu kayaknya kita harus pulang , udah di usir halus” ucap Pak Slamet menoleh ke Bu Yuli .
“ iya mas , ada yang ngga inget kalo punya anak 2” ucap Bu Yuli
“ ayo il , ada yang mau ngasih key adik kayaknya “ ucap Pak Slamet mengajak Lek Mimi untuk pulang juga .
“ tuh babe , ayah udah minta cucu lagi “ ucap Johnny menggoda Intan .
“ jangan dulu “ ucap Bu Yuli menentang omongan Johnny .
“ iya bu , udah tau kok , cuma mau usilin intan aja , mama tadi udah bilang , tenang aja , johnny belum kepikiran ngasih key adik , yang aku tau masa emas anak itu sampai usia 3 tahun , intan juga masih nifaskan “ ucap Johnny .
“ ya udah kalo udah tau , ibu beneran pulang aja , biar kalian berduaan , ga bakal kelebihan juga kan kalo udah tau “ ucap Bu Yuli .
“ uluulu manisnya , ya udah ayah ibu sama lek mimi pada pulang gih hihihi , aku mau bertigaan dulu” ucap Intan menarik tangan Johnny dengan manja .
“ udah mau ya kan , soalnya di jamin aman kan “ ucap Lek Mimi .
“ haha iya lah , kan kalo gini aman kalo mau bertigaan “ ucap Intan tersenyum meringis .
“ kok bertigaan babe , mau ngajak siapa ?” tanya Johnny .
“ key ? , masak udah lupa ,kasian kamu nak baru lahir udah di lupain “ ucap Intan .
__ADS_1
“ eh ga ga , tenang aja princess ku “ ucap Johnny langsung menoleh ke box bayi tempat Key di tidurkan .
Pak Slamet , Bu Yuli dan Lek Mimi pun berpamitan pulang dan hanya menyisakan Johnny dan Intan , juga tentunya Key yang hanya bisa tidur , namun kadang meringik karena terusik suara Intan atau pun Johnny yang terlalu keasikan menonton pertandingan sepak bola .
“ kamu ga tidur babe , mumpung key , ga rewel masih tidur dia “ ucap Johnny memegang tangan Intan .
“ bentar , ngelanjutin lihat ini dulu , 5 menit waktu tambahannya “ ucap Intan tak menoleh kearah Johnny .
Johnny hanya bisa parah dan duduk kembali di sofa , Johnny memutuskan mengirim pesan chat pada Putra untuk menanyakan kabar perusahaan , Johnny menerima kabar kalau perusahaannya baik baik saja
Putra juga memberitahukan kalau banyak karyawan yang menyarankan agar Johnny menanggal merahkan satu hari special untuk merayakan kelahiran Key , namun itu kembali kepada Johnny apakah menyetujuinya atau tidak .
“ babe “ panggil johnny setelah mengurus urusan pekerjaannya dengan Putra , namun panggilan itu tak mendapakan respond .
“ babe kamu harus tidur ,supaya optimal tubuh kamu kan katanya besok mau langsung pulang “ ucap Johnny tanpa melihat ke arah Intan yang ternyata sudah tertidur .
“ kasian , cape juga kamu akhirnya ngomel ngomelnya “ ucap Johnny menghampiri ranjang Intan lalu mengelus kepala Intan .
Johnny mengangkat kepala Intan pelan dan menidurkannya di tangannya , lalu tangan satunya lagi mengatur ranjang agar kembali ke posisi berbaring , setelah itu Johnny pelan pelan menaruh kembali kepala Intan , lalu mengecupnya .
“ makasih banyak , my world , bidadariku , kamu hebat , kamu mau terima cio dan kamu jadi sangat berharga saat kamu kasih aku malaikat kecil , aku beruntung , kita beruntung di kasih dua titipan Allah , untuk aku tiga , kamu salah satu hal yang harus aku jaga , kamu berharga , makasih banyak babe “ ucap Johnny mengungkung tubuh Intan sambil menatapi Intan yang sedang terlelap , terakhir ia mencium bibir Intan .
“sama sama , kamu juga harus istirahat “ ucap Intan membalas kecupan Johnny , Intan ternyata masih bisa mendengar semua kata kata manis yang diucapkan suaminya .
.
__ADS_1
.
.
.
.
salting ga nih aaaaa , gua baper tolong
tenang masih ada lanjutannya , mohon di siapkan hatinya hihiw
BTW Nadia in real life Ultah , yup Nadia Adek gua
JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
FAVORIT boleh
VOTE boleh
HADIAH boleh
__ADS_1
MAKASIH SEMUANYAAAA