CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Best Couple


__ADS_3

Kevin langsung mengerti orang yang di maksud adalah Nadia, namun saat ia ingin menjelaskan pada supir pick up , sang supir malah menyelatnya .


" eh mas nya ga bercanda kan mas ? " tanya supir pick up memegangi tengkuknya karena merasa merinding .


" saya ga bercanda loh , istri saya baru saja meninggal kemarin lusa " jelas Kevin .


" emang sekarang beneran boleh bawa telfon ke alam barzah , bapak saya kok ga pernah ngabarin saya di sana " ucap supir pick up yang membuat suasana menjadi haru.


“ kalo itu temen saya masih hidup kok orangnya , ya udah bentar ini mas “ ucap Kevin merogoh sakunya untuk mengambil beberapa lembar uang 100 ribu dan memberikan uangnya pada supir pick up .


“ bang tinggal kaos kaki kan , gua tinggal nganter supir dulu yah “ ucap kevin berpamitan pada Mas Adi


di jawab anggukan pada Mas Adi yang sedang mengeluarkan semua kaos kaki bayi dari kemasannya karena hendak di cuci.


“ eh vin , sekalian jemput rara atau siapa gitu di sini butuh bantuan biar cepet selesai “ ucap Mbak Ismi berpapasan dengan Kevin di depan tempat laundry .


“ oke siap mbak “ ucap Kevin .


Kevin pun mengantarkan supir ke tempat kerjanya , Kevin sempat mampir ke restoran untuk membeli makanan untuk Rara .


“ assalamualaikum “ucap Kevin mengetuk pintu rumah .


“ waalaikum salam , bentar jangan di dorong pintunya “ jawab Rara di balik pintu karena Rara sedang mengaitkan tali rami pada gagang pintu .


“ loh rara ngapain ra “ ucap Kevin .


“ bentar , nah , masuk gih “ ucap Rara mempersilahkan Kevin untuk masuk .


“ mana yang lain ?” tanya Kevin .

__ADS_1


“ nadia sama angga lagi di kamar “ ucap Rara mengambilkan Kevin es yang yang ia buat tadi .


“ wah ngapain tuh “ ucap Kevin curiga .


“ punya otak tuh jangan sukanya traveling “ ucap Nadia turun dari tangga .


“ yah abis , laki perempuan di kamar berduaan ngapain coba “ ucap Kevin .


“ jangan salah mbak intan sama bang jo waktu habis nikah di bali mereka siang siang ga keluar kamar , mereka ngapain hayo “ucap Rara memberikan tebakan pada Kevin .


“ ngapain ?” tanya kevin .


“ main domino! lo tau , trus dandan dandanan , ga macem macem padahal mereka baru aja nikah , tapi waktu itu puasa “ ucap Nadia menyambung cerita tebakan Rara


“ yee kalo intan mah ga kaget , mereka emang best Couple , eh ini ada makanan buat lo , sama rara gua ajak kesana yah soalnya butuh tambahan orang biar cepet selesai “ ucap Kevin .


“ nih “ ucap kevin memberikan pada Nadia .


“ NGGA , SAYANG , TURUN DULU ADA MAKANAN , NANTI DI LANJUT INI KEBETULAN ADA BANG KEVIN “ ucap Nadia memanggil Angga .


“ yaudah ayo ra “ ucap Nadia menarik tangan rara pelan .


“(padahal niat nya kan gua pengen ngobrol berduaan sama rara )” batin Kevin.


Niat awal Kevin ingin mengajak Rara untuk membantunya di laudry sekalian agar dia dapat berbincang bincang dengan Rara saat perjalanan , namun batal karena Nadia , Kevin berjalan ke lantai atas untuk memanggil Angga .


di sisi lain Nadia mengendarai mobilnya dengan Rara di sampingnya , mereka banyak berbicara dan bercerita tentang bagaimana kehidupan mereka yang terpisah setelah lulus SMA , karena Nadia dan Rara yang sedari taman kanak kanak sudah satu sekolah dan bahkan satu kelas .


“ kruk krukkk krukk” suara perut Rara memecah pembicaraan antara dirinya dan Nadia .

__ADS_1


“ haha , gua lupa lo belum makan , oke bentar ke rumah sakit dulu “ ucap Nadia .


“ mau apa ?” tanya Rara .


“ udah lo tunggu sini , gua masuk bentar , kalo ada yang ngamen atau pengemis , di loker depan lo ada uang “ ucap Nadia , lalu turun dari mobil dan berlari ke dalam rumah sakit .


.


.


.


.


.


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh


HADIAH boleh


MAKASIH SEMUANYAAAA

__ADS_1


__ADS_2