CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Momong


__ADS_3

Intan yang mendengarnya hanya menunduk dan menjawab dengan deheman saja , Ia sekarang tak berani membantah karena Ia juga seorang ibu sekarang , lagi pula ini juga salahnya dan yang di katakan oleh bu yuli juga benar


bukan berarti sebelumnya Intan suka membantah , Intan akan bebicara jika menurutnya benar Pak Slamet juga selalu menjadi teman bagi Intan , karena Intan selalu bertanya pada ayahnya jika ada pendapat yang menurutnya benar .


“ pawangnya intan dari dulu itu emang mas slamet “ ucap Lek Mimi .


“ iya ini , aku lagi usaha buat jadi pawangnya juga , yah gimana sih caranya “ ucap Johnny pada pak Slamet .


“ tanya aja sama intannya sendiri maunya kamu jadi kaya gimana , tapi jangan terlalu nurut , Intan bakalan nyaman sama seseorang yang mampu jadi apa aja yang Intan butuhin “ ucap Pak Slamet .


“ oke oke markicob , mari kita coba “ ucap Johnny .


“ udah kayak review vloger aja babe “ ucap Intan .


“ hihi , wah ternyata sulit juga yah jadi pawangnya istri sendiri “ ucap Johnny dengan nada vloger vloger .


“dibasa , di coba saja “ ucap Intan membalas dengan nada yang sama .


“ hahahah” semua orang yang ada di ruangan tertawa melihat tingkah pasutri yang baru saja di karuniai anak keduanya


mungkin di setiap tawa mereka , juga tersirat harapan dapat melihat hal yang sama di kemudian hari, sehingga kehidupan rumah tangga mereka tetap harmonis


“ heung heung oek oek oek “ tangis Key yang mungkin ingin memberi tahu kalau di ruangan itu masih ada dia .


“ eh eh anak papa kenapa nangis, maaf yah ramai yah tadi sampe bikin key bangun ,sampe lupa kalau ada key hihi “ ucap Johnny menggendong Key lalu mendekapnya di pelukannya .


“ OEK OEK OEK ' tangisan key bertambah keras juga seiring wajahnya berubah menjadi kemerahannnya .


“ kenapa ini babe ?” tanya Johnny .

__ADS_1


“ bentar “ ucap Lek Mimi beranjak dari duduknya lalu menghampiri Key yang di gendong Johnny .


“ turunin dikit “ perintah Lek Mimi .


“ nih” ucap Johnny mengulurkan gendongan Key dengan sedikit membungkuk karena tubuh lek Mimi yang pendek . Lek Mimi memegang bagian bawah Key yang tertutupi bedongan bayi .


“ anget , pup dia , waktunya ganti baju juga , buat tidur biar nyaman “ ucap Lek Mimi , lalu mengeluarkan peralatan bayi dari laci dan juga mencari baju yang cocok untuk di pakai Key saat tidur .


“ kok tau ?” tanya Johnny .


“ anget bawahnya “ ucap Lek Mimi .


“ bisa gitu “ ucap Johnny sedikit terkagum dengan insting seorang ibu ibu .


“ya emang gitu namanya juga udah pengalaman “ ucap Intan .


” aku dulu ketemu Cio aja udah umur 2 ½ tahun dalam keadaan koma jadi ga tau , cio juga koma lama banget , udah berharap cio bangun biar bisa ngerasain ngerawat anak momong , eh malah sama Allah di kasih intan , cio bangun pas ada intan , alhasil ga pernah bener bener ngerasain ngurus sendiri “ ucap Johnny menaruh Key pada tempat untuk berganti popok .


“ Alhamdulillah , Allah emang punya skenarionya sendiri “ ucap Pak Slamet .


“ gimana mau coba sendiri atau gua aja, intan udah bisa ,karena dari SMK udah sering momong salsa “ ucap Lek Mimi .


“ mau coba deh biar bisa bantu “ ucap Johnny .


Lek Mimi dan Bu Yuli menuntun Johnny yang sedang belajar mengganti popok untuk Key yang pup .


“ assalamualaikum makan malamnya , trolinya saya taruh disini , kalau sudah biarkan di depan saja nanti ada perawat yang mengambil , baik saya permisi “ ucap perawat yang bertugas mengantar makanan untuk pasien .


orang orang menjawab salam dengan suara pelan juga hanya dengan memberikan anggukan untuk merespon ucapan suster tanda paham dengan apa yang perawat katakan,

__ADS_1


“ bentar babe , bentar lagi selasai “ ucap Johnny .


“ gapapa babe aku udah biasa kok , kamu lanjut aja , kan aku di suapin sama ayah “ ucap Intan .


“ bentar dikit lagi , nih udah , silah kan makan “ ucap Johnny


.


.


.


.


.


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh


HADIAH boleh


MAKASIH SEMUANYAAAA

__ADS_1


__ADS_2