CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)

CEO Duda & Pemimpi Besar (JOHNNY NCT)
Matahari Nasi


__ADS_3

" oh pada di sini " ucap Rara berjalan ke ruang tengah.


Rara melihat orang orang tertidur di ruang tengah dengah dengan tak beraturan posisinya , dan ia melihat Nadia yang tertidur di samping laptop yang tersambung dengan alat pengeras suara , rara juga melihat nadia masih memegang balon yang belum di tiup , ia mengambilnya dan meniupnya lalu melemparkan ke sembarang arah .


setelah meniup balon , Rara tak langsung membangunkan orang orang karena matahari belum terlalu tinggi namun ia malah juga ikut meringkuk dan mendorong punggung Nadia dengan kepalanya , lalu ikut tidur di belakang Nadia yang tertidur dengan posisi menyamping .


tak lama Mama dan Papa Seo datang dengan Mia , Salsa dan Cio yang kemarin malam di ajak olehnya camping atau kata Mama Seo fast vacation .


” assalamualaikum “ ucap semua orang yang baru datang .


“ kok ga ada yang jawab pa “ ucap Mama Seo mengetuk pintu depan rumah Intan .


“ ga tau ma . lagi sibuk mungkin “ ucap Papa Seo .


“ eh ini pintunya kok di kunci “ ucap Mama Seo mencoba membuka kuncinya namun tidak bisa karena kemarin malam Nadia menguncinya agar tali yang diikat di gagang pintu tidak kendor karena terlalu sering di buka tutup .


“ muter aja ma , lewat pintu belakang yang deket pantai “ ucap Papa Seo .


“ ayo anak anak kita lewat belakang “ ucap Mama Seo menggiring para anak kecil agar mengikuti Papa Seo yang sudah berjalan mendahului mereka .


mereka berjalan memutar untuk menuju pintu belakang rumah Intan yang dekat dengan pantai , jadi mereka harus melewati pagar panjang disamping rumah Intan yang memiliki pemandangan pantai langsung .


“ wah sunset “ ucap Salsa terpesona dengan pemandangan pantai saat pagi hari .


“ sunrise , bukan sunset “ ucap Cio mengoreksi kata yang di ucapkan Salsa .

__ADS_1


“ matahari nasi dong “ ucap Salsa dengan polosnya


“ ga gitu juga , tapi kan emang gitu mataharinya lagi ada di timur berarti kan terbit matahari terbit itu sunrise , bukan sunset sejak kapan matahari terbenam di sebelah timur “ ucap Cio menjelaskan pada Salsa .


“ terserah aku dong , sejak tadi aku bilang “ ucap Salsa dengan centil .


“ hii ngeri , kata mama pernah bilang , katanya kalau matahari terbenamnya di timur itu kiamat tau “ ucap Cio masih mengomeli Salsa yang keras kepala .


“ heh udah udah kok malah ribut masih pagi loh “ ucap Mama Seo melerai pertikaian kedua bocah yang terkenal jarang akur .


Cio dan Salsa pun langsung diam namun Salsa masih menunjukkan muka centilnya sambil berjalan lagi yang menurut Cio sangat menjengkelkan .


“ apa mau kamu aku buang ke laut , biar di makan megalodon “ ucap Cio pelan sambil mentap Salsa sinis .


“ mana ada , aku pernah kesini beli ikan ke pelayan di pelabuhan sana , adanya ikan teri ,ikan tongkol “ ucap Salsa .


“ hihi bisa gitu , kalo kamu mah hiu ganteng “ ucap Salsa lalu mengedipkan matanya sebelah .


“ ih ngeri “ ucap Cio lalu berjalan mendahului mereka dan langsung membuka pintu belakang rumah .


“ eh ga di kunci nak ?” tanya Mama Seo .


“ nggak oma , itu bisa di buka “ ucap Cio menarik gagang pintu membuat pintunya terbuka


mereka bejalan masuk dan menemukan orang orang sedang tertidur di ruang tengah tak beraturan tempatnya .

__ADS_1


“ssth anak anak jangan ramai yah , mia kamu bangunin mama papa kamu sama tante nadia , tante rara juga , pelan pelan aja yah , salsa kamu bangunin om angga sama om kevin yah , cio ini baju kamu ganti di kamar mandi yang di kamar tamu aja yah , terus semua kalo udah jangan pegang pegang hiasan apapun yah , kasian mereka udah susah bikin , liat kan mereka kecapekan sana ke tugas masing masing “ perintah Mama Seo


“ siap oma “ ucap ketiga anak kecil dengan kompak sambil memberikan hormat .


.


.


.


.


.


JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN


FAVORIT boleh


VOTE boleh


HADIAH boleh

__ADS_1


MAKASIH SEMUANYAAAA


__ADS_2