CEO Kejam Penoreh Dan Penyembuh Luka

CEO Kejam Penoreh Dan Penyembuh Luka
103. Saling Mengingatkan untuk Saling Menguatkan


__ADS_3

"Lakukan apa yang setiap malam kamu lakukan.” Pinta Daniel saat mereka sudah memasuki kamar suite hotel mewah di pusat Seoul


“Mas ko tumben sih? Masih siang lagi.” Naynia Terkekeh


“Kamu tahu sayang aku tak mau mereka mengingat sembilan lelaki berwajah bak porcelain itu.”


“Baiklah suamiku sayang.” Naynia duduk di pangkuan Daniel yang terduduk di sofa depan ranjang kings kamar suite mereka


Baru juga duduk di pangkuan Daniel si perkasa Daniel sudah turn on. “Mas aku kan hanya akan merekam setiap inci wajahmu mengapa pusakamu terbangun?"


“Karena kamu duduk tepat di bawahnya sayang.” Ucap Daniel dengan suara seraknya


“Tahan ya masku sayang, aku akan merekam setiap inci wajahmu dahulu. Baru kamu boleh menjenguk anak-anak kita.” Ucap Naynia dengan tangan yang mulai mengelus rahang tegas Daniel


“Kamu semakin pintar menggodaku sayang “ Daniel tersenyum dengan mata terpejam menikmati sentuhan sensual Naynia yang semakin pintar mengikuti cara dirinya memberikan sentuhan sensual sebelum melakukan sesi bercinta mereka


“Anak-anak mommy, daddy kalian yang pencemburu ini tak ingin wajahnya mirip dengan salah satu idola mommy,


“Sayang ko malah ngadu sih?” Daniel langsung membuka matanya yang terpejam protes menatap manik mata Naynia yang berbinar meledek dirinya.


“Belum selesai dong mas, sudah nikmati saja. Aku baru akan melakukannya.”


“Jangan yang ngadu macam-macam sayang.”


“Aku tak mengadu memang kenyataan.”


“Baiklah.” Singkat Daniel.”Memang nggak ada habisnya melawan ibu hamil.” Batin Daniel yang lebih baik mengalah

__ADS_1


“Anak-anak mommy yang semakin tumbuh membesar mommy akan selalu mengingat wajah daddy kalian dalam ingatan mommy, rahangnya yang tegas, alisnya yang tebal, mata tajam seperti elang tapi penuh cinta, hidung mancung yang tegas dan bibir tipis yang selalu membuat mommy candu.”


Naynia sengaja mengatakan setiap katanya dengan nada sensual, satu tangan membelai setiap inci wajah Daniel dan satu lagi mengelus perutnya seolah menghubungkan sentuhannya di wajah Daniel dan anak-anaknya


Daniel hanya tersenyum dengan apa yang dilakukan sang istri s e k s i nya.


“Aku tak tahan sayang.” Selalu tanpa aba-aba Daniel menyambar bibir candu sang istri satu tangan menahan tengkuk Naynia dan satu tangan melingkar di pinggang Naynia


Saling membelit lidah sudah menjadi hal biasa bagi Naynia yang cepat belajar dari sang suami. Naynia lebih bisa mengatur napasnya saat melayani ciuman panjang suaminya Daniel.


Suara cecapan memenuhi ruangan suite hotel mewah di Seoul itu. “Aku akan membuat anak-anakku hanya mirip denganku dan dirimu sayang.” Daniel menggendong Naynia ke ranjang kings mereka


Melakukan kegiatan yang menghangatkan di negeri Seoul yang sedang diguyur salju. Karena mereka datang pada saat musim dingin.


Saling memberi kehangatan dan kepuasan. Melayang ke cakrawala bersama. Daniel memperlakukan Naynia lembut.


Meskipun hasratnya selalu menggebu namun Daniel lebih memperlakukan Naynia selembut mungkin, bukan hanya karena takut menyakiti anak-anaknya tapi Daniel juga tak akan lagi berbuat kasar pada wanita yang dicintainya.


Perlakuan Daniel semakin lembut seolah tak ingin sedikitpun tubuh wanita yang dicintainya terluka. Perlakuan Daniel itulah yang membuat Naynia semakin merasa dicintai, penghormatan Daniel kepadanya sebagai istri dan calon ibu dari anak-anaknya membuat Naynia semakin mencintai Daniel.


Keduanya semakin terikat kuat oleh cinta kasih dan ketulusan keduanya. Dalam kehangatan cinta dan kasih manusia terkadang lupa bahwa mentari tak selalu bersinar akan ada gelap bahkan pelangi setelah badai.


Kekuatan cinta kasih tulus mereka akan segera diuji. Apakah cinta kasih mereka hanya sebatas ucap dan bahagianya saja? Atau mampu melewati badai secara bersama. Bisakah Daniel menjadi pemimpin yang bijak menghadapi sesuatu yang melibatkan wanita yang dicintainya.


Di dalam cinta kasih tulus jangan pernah sekalipun kamu melupakan peran utama penyatuan hubungan indahmu bersama pasangan yaitu Tuhan. Atas izin dan takdir Tuhan lah kamu bersama dalam suka. Berpeganglah pada pedomannya, selalu memohon atas perlindungan untukmu dan keluargamu dari apapun yang akan menghampiri.


Sekaya apapun kamu, sebesar apapun kuasamu, jika tangan Tuhan sudah berkehendak kekayaan dan kuasamu tak ada apanya.

__ADS_1


“Sayang, aku mencintaimu.” Kalimat yang selalu Daniel ucapkan setiap waktu, hatinya selalu menghangat setiap kali mengucapkan kalimat itu untuk Naynia istrinya


“Aku juga sama mas aku sangat mencintaimu. Aku takut mas.”


“Apa yang kamu takuti sayang?”


“Aku takut jika di depan sana ada hal besar yang harus kita hadapi dan aku takut tak mampu menghadapinya. Aku bukan wanita sekelas denganmu bukan juga wanita yang berpendidikan tinggi.”


“Ssst berhentilah merendahkan dirimu. Apapun yang akan kita hadapi kita hadapi bersama. Kita akan saling menguatkan memeluk satu sama lain. Aku selalu bilang semua manusia di mata Tuhan sama. Yang membedakan hanya kebaikan dan amalnya.


Mereka yang tak berhenti berbuat kebaikan memiliki kedudkan tinggi di mata Tuhan. Jangan berhenti menjadi Naynia wanita baikku yang penyabar dan kuat. Jangan menyerah hanya karena kondisi atau situasi yang tak memungkinkan.


Aku tak selalu di sampingmu kuatkan hatimu, berdiri tegak dan angkat wajahmu jangan selalu diam saat diintimidasi karena kamu manusia makhluk yang memiliki kedudukan paling tinggi di mata Tuhan. Hadapi mereka yang memandangmu sebelah mata. Ingat ada aku suamimu. Jangan pernah takut menghadapi panggung sandiwara dunia yang penuh dengan keindahan fatamorgana menyilaukan.


Kita memang saling membutuhkan sebagai manusia tapi kita tak bisa selalu membuat semua orang bahagia. Abailan ucapan hal yang tak penting untuk hidup kita, mereka tak tahu kita . Jangan hidup karena ucapan orang lain. Mereka bukan sumber kebahagiaan kita.


Mulai sekarang belajarlah untuk acuh terhadap ucapan tak bermanfaat untukmu sayang. Hinaan, cacian dan ejekan hanya keburukan yang sedang mereka tanam untuk mereka sendiri. Ketidakbaikkan dan kebaikan akan kembali pada individunya masing-masing. Untuk itu mas selalu merasa bersalah pernah menyakitimu.”


“Terimakasih mas mau bersabar memberiku pengertian dan menguatkanku. Sudah cukup rasa bersalahmu mas. Aku sudah memaafkanmu, bukankah jika manusia sudah memaafkannya kamu tak perlu merasa bersalah terus. Kamu cukup menjadi pribadi yang lebih baik dan tak megulangi kesalahan yang sama.”


“Iya sayang untuk itu aku akan berusaha menjadi pribadi lebih baik dengan memberikan yang terbaik untukmu, keluarga kecil kita dan bermanfaat untuk sekeliling untuk menebus segala sikap kurang baikku. Aku tak ingin kesalahanku berakibat kepada keluarga kita kelak apalagi kamu dan anak-anak.”


“Iya mas aku mendukung apapun pilihan dan keputusanmu.”


“Terimakasih sayang.”


Miss double up kan sok atuh LIKE, VOTE nya kencengin zheyenx 🤗

__ADS_1


KOPI MANA KOPI MANA??? 🤣


Miss pengen ngupi dong zheyenx 🤗🤭


__ADS_2