CEO Kejam Penoreh Dan Penyembuh Luka

CEO Kejam Penoreh Dan Penyembuh Luka
73. Ke Butik Tante Adelia


__ADS_3

Ini kenapa ya misstizen yang setia membaca cerita Daniel VOTE dan Bunganya sikit sekali nggak nambah-nambah padahal miss nyempetin waktu di sela-sela kesibukkan real life nih 😢


Miss tunggu LIKE, VOTE & BUNGA nya yaa


Ini miss crazy up loh 😭😭


Hari ini Daniel akan mengajak Naynia ke butik Adelia kedua kalinya. Jika membeli pakaian swag style untuk tubuh berisi Naynia. Kali ini mereka akan fitting pakaian pengantin saat akad dan resepsi.


Sepanjang jalan Daniel menggenggam tangan Naynia. Mereka duduk di kursi penumpang karena yang mengemudikan mobil Daniel, Dirga.


“Mas mau bawa aku kemana?”


“Kita akan ke butik tante Adelia sayang.”


“Mas pakaian yang kamu belikan saja masih banyak yang belum dipakai, masa mau beli lagi.”


“Kita akan fitting pakaian pengantin sayang. Kamu lupa empat hari lagi mau apa?” Dalam waktu singkat Adelia bisa menyiapkan pakaian pengantin Daniel dan Naynia tentunya karena kocek yang Daniel keluarkan tak tanggung-tanggung untuk dua pasang pakaian pengantin saja bisa seharga rumah elit di Jakarta ditambah seragamn pakaian keluarganya dan Naynia. Karena dalam waktu kurang seminggu Adelia harus mengutamakan pembuatan pakaian bersejarah Daniel dan Naynia.


“Aku pikir mas mau membelikkan lagi aku pakaian.”


“Untuk itu juga sayang.” Daniel memang akan merubah style gaya Naynia seperti biasanya yang menggunakan midi dress kini Daniel ingin Naynia menggunakan mini dress selututnya


“Tuhkan, “

__ADS_1


“Karena empat hari lagi kamu resmi menjadi istriku, aku ingin selama di rumah kamu menggunakan pakaian yang memperlihatkan lekuk tubuhmu yang semakin berisi dan seksi sayang.” Bisik Daniel di telinga Naynia. “Tapi hanya saat ada aku di mansion.”


“Mas tapi aku malu,”


“Kenapa malu? Toh hanya maid wanita yang berada di mansion utama.”


“Apa kata mereka yang melihat perutku sudah mulai membesar mas.”


“Tak akan ada yang berani mengataimu sayang. Apalagi mengomentari dirimu dan kedua anak kita. Jika ada yang berani aku tak segan memberi hukuman yang membuat mereka jera.”


“Mas aku akan berusaha mengabaikan ucapan orang lain, tapi jangan sampai kamu memberi hukuman berat untuk mereka.”


“Akan ku pertimbangkan kesalahan mereka. Aku tak suka dengan sikapmu yang terlaku berbaik hati dan pemaaf. Tak semua orang bisa ditoleransi. Jika kamu terus seperi ini kamu akan mudah dimanfaatkan dan orang akan sewena-wena terhadapmu sayang.”


“Aku yakin tak akan ada yang melakukan itu karena ada kamu di sisiku mas.”


Belajarlah menjadi wanita tegas dan berani menghadapi orang-orang seperti Fely dan mamah. Aku tak mengajarimu melawan atau menberontak tapi ada waktunya kamu harus memberikan pelejaran untuk orang yang sewena-wena terhadapmu.”


“Iya mas aku akan berusaha, maafkan aku yang tak seberani dan setegar dahulu ketika awal pertemuan kita.”


“Aku paham mungkin ini karena hormon kehamilanmu yang membuat dirimu lebih sensitif sayang.”


“Iya mas. Mas..,”

__ADS_1


“Iya sayang?”


“Ingin dipeluk.” Pinta Naynia lirih dengan menundukkan wajah karena malu meminta hal sederhana tersebut. Semakin hari dirinya tak bisa sekali saja tak dipeluk Daniel. Bawaan kedua jabang bayi diperutnyalah yang membuat Naynia terkadang manja.


“Hahaha kenapa perlu malu sih sayang, aku suka saat kamu manja seperti ini.” Daniel memeluk Naynia dari samping, mengecup pipi Naynia yang mulai sedikit chubby dengan tangan mengelus perut Naynia


“Terimakasih mas.”


“Hanya sebuah pelukan saja? Lebih dari ini juga bisa sayang.” Goda Daniel, Naynia mencubit perut Daniel


“Aauw sakit sayang.”


“Kamu jangan macam-macam mas ini di mobil.”


“Iya mas tahan empat hari lagi sayang.”


Naynia hanya tersipu malu dengan ucapan Daniel


Mereka akhirnya sampai di butik Adelia dan sudah ditunggu Adelia.


“Hallo gadis manis, uups sudah bukan gadis tapi wanita keponakanku.” Goda Adelia menyambut kedatangan Naynia dengan mencium pipi kiri dan kanan Naynia


“Sudah jadi tan?” Tanya Daniel mengenai pakaian pengantinnya

__ADS_1


“Sudah dong, coba tante ingin menyentuh perutmu? Kenapa masih pakai pakaian oversize sih Niel? Wanita hamilkan seksi pakai pakaian biasa.” Adelia tahu Naynia tengah mengandung anak Daniel karena diberitahui Daniel., ia mengelus oerut Naynia yang menyembul


“Untuk itu sekalian fitting pilihkan pakaian rumah dan tidur yang pas ditubuh istriku. Aku ingin bahan yang streach tak membuat anak-anak kami terhimpit dan kesakitan."


__ADS_2