CEO Kejam Penoreh Dan Penyembuh Luka

CEO Kejam Penoreh Dan Penyembuh Luka
84. Petuah Para Orang Tua


__ADS_3

LIKE, VOTE, BUNGA nya zhyenx 🤗


miss crazy up nih 🤭


Naynia cukup terkejut, permohonan maaf dan terimakasih tulusnya masih dibalas dengan hinaan yang sangat menyakitkan. Ditambah kedua malaikat kecil yang tak berdosa di rahimnya tak diakui sebagai cucu dari wanita kejam tak berhati di hadapannya. Walau terluka Naynia tak bisa berbuat apa-apa sungkeman masih berlangsung dan beralih kepada orang tua masing-masing.


“Terimakasih mah telah datang menghadiri pernikahan Niel. Niel anggap ini sebagai restu mamah untuk kami.”


“Selama kamu tak melupakan kewajibanmu sebagai anak satu-satunya mamah Niel. Jika memang kamu bahagia bersamanya mamah bisa apa. Semoga tak ada perceraian kembali. Bersikap adilah pada istri barumu dan El dia masih sangat membutuhkan perhatianmu.” Lain di mulut lain di hati itulah Mariana. Dalam hatinya penuh gerutuan dan umpatan untuk Naynia


“Terimakasih mah, Niel tak akan melupakan kewajiban Daniel. Tentu Niel akan memperhatikan istri dan anak-anak Daniel. Apalagi sekarang ia mengandung kedua calon cucu mamah. “ Walau tak sepenuhnya Daniel percaya namun Daniel meyakini jika sang ibu tulus mengatakan ucapannya


“Cucuku hanya El Niel hanya El. Sampai kapanpun dua bayi kalian tak akan pernah menjadi cucuku.” Namun itu hanya bisa dikatakan dalam hati Mariana saja

__ADS_1


Kini Niel beralih kepada sang papah. “Terimakasih pah selalu mendukung pilihan Daniel dan merestui pernikahan Daniel.”


“Iya nak jaga Naynia dengan baik. Dia bukan wanita sembarang, dia wanita baik yang mau mencintai dan menyayangi El dengan tulus walau bukan terlahir dari rahimnya. Dan kini ia juga mau mengandung dua buah hatimu. Tak mudah baginya yang pertama kali mengandung dua buah hati secara langsung. Jadilah suami siaga, selalu ada di sisinya. Jika ia tak sengaja melakukan kesalahan jangan pernah sakiti ia kembali dengan amarah dan tanganmu. Jika kamu tak ingin menyesal dan kehilangannya.”


“Iya pah Niel janji akan menjaga Naynia dan anak-anakku sepenuh hati dan jiwa ragaku. Niel akan berusaha menjadi lelaki yang bijak menghadapi masalah yang akan kami jalani. Niel mohon selalu dukung keputusan Niel.


“Pasti Niel papah akan selalu mendukungmu walau tak selalu ada di sampingmu.” Bernandez memeluk Daniel dan menepuk punggung lebarnya


“Bu maafkan Naynia belum bisa menjadi anak yang berbakti kepada ibu selama ini. Dan terimakasih telah menjaga Naynia dengan baik sampai saat ini.”


Tuhan mengirimkan dirinya untuk membahagiakanmu nak. Semua kebaikanmu terbalas oleh hadirnya Daniel kehidupanmu. Ibu do’akan semoga kebahagian selalu menghampirmu kelak.


Bagaimanapun sikap Daniel padamu kamu wajib menurutinya kini ia suami dan imammu. Jika ia melakukan kesalahan bicarakan baik-baik dan jangan gunakan emosimu untuk mengambil keputusan.

__ADS_1


Jadilah istri yang berbakti nak. Ibu dan ayah mertuamu adalah orang tuamu sekarang jadi anggaplah mereka seperti ibu dan ayah.”


“Baik bu, Naynia berjanji akan menjadi istri yang berbakti kepada mas Daniel. Dan menjadi menantu yang baik untuk orang tua mas Daniel bu.”


Kini giliran sang ayah Naynia yang mendekap putrinya. “Maafkan Nay yah, Nay belum bisa menjadi putri ayah yang berbakti dan terimakasih telah menjaga dan memberi kasih sayang yang berlimpah untuk Nay yah.”


“Tak perlu meminta maaf sayang, ayah yang harus meminta maaf menjadikanmu tulang punggung keluarga kita. Ayah lepas dirimu untuk suamimu. Berbahagialah nak, semoga keluargamu menjadi keluarga yang sakinnah, mawadah, warahmah.


Pengorbanamu dan perjuanganmu selama ini yang bekerja keras untuk kami berbalas kebaikan dan kebahagian untukmu dan keluargamu kelak. Menurutlah kepada Daniel yang telah menjadi suamimu dan imammu.


Jangan melanggar aturannya nak. Jika kerikil datang di rumah tanggamu bicarakan baik-baik. Jadilah wanita yang kuat dan tangguh bisa menjadi penenang dan sandaran untuk suamimu yang berjuang menafkahimu dan anak-anakmu kelak. Terimalah semua baik dan buruknya suamimu, agar kehidupan pernikahan kalian langgeng.”


Walau ayah tak selalu bersama anak-anak di dalam rumah, namun sejujurnya ayahlah yang lebih berat melepas anak perempuannya ke tangan lelaki lain. Itulah yang akan dirasakan setiap ayah di dunia ini.

__ADS_1


“Terimakasih yah, Nay janji akan berusaha menjadi istri yang baik dan penurut untuk mas Daniel. Nay akan bahagia hidup bersama mas Daniel dan anak-anak Nay kelak. Ayah tak perlu khawatirkan Nay.”


Selama sungkeman Naynia tak henti berkata dengan terbata dan terisak sebagai luapan rasa bersalah dan terimakasih. Ditambah ucapan menyakitkan sang mertua Mariana.


__ADS_2