
HARI SENIN nih mana VOTE nya đź¤
Pake Voucher BACA nya untuk VOTE COUPLE DANIA (Daniel Naynia) ya đź¤
Jangan lupa LIKE dan ramaikan komennya 🤗
Biar miss semangat CRAZY UP NIH 🥰
Setelah kepergian para maid, Naynia memang ingin beristirahat, namun hati dan pikirannya tak bisa beristirahat. Naynia malah melamun dengan posisi miring ke kiri karena bahu kanannya terasa sangat sakit. Ucapan Marian sangat terngiang di telinganya.
“Apakah benar yang dikatakan nyonya Mariana, mas Daniel hanya menganggapku pemuas napsunya? Apakah aku sehina itu di matanya?” Tak terasa buliran bening menetes dari pipinya. “Aku ingin memastikkannya, apakah aku di matanya seperti itu?
"Sesak rasanya jika mas Daniel memang menganggapku seperti itu. Aku akan memilih pergi jika hanya untuk memuaskan kebutuhan biologisnya." Naynia memukul dadanya yang terasa sesak seperti tertusuk ribuan jarum akan ucapan Mariana
"Aauuw.., mengapa perutku sekencang ini bahkan bawah perutnya sangat ngilu. Ada apa dengan perutku? Rasanya seperti sakit berhalangan, tapi aku tak sedang berhalangan.” Naynia mencoba meredakan rasa nyeri dengan mengelus-ngelus perut dari atas ke bawah perutnya. Tak lama ia pun terlelap karena kelelahan
Daniel sejak siang tadi menelepon Naynia seperti biasanya namun karena Naynia sedang kedatangan Mariana sampai kepergiannya Naynia belum menyentuh gawainya.
Karena telepon Naynia tak kunjung di angkat dan hari ini Daniel mulai melakukan tugasnya bekerja sama dengan Perusahaan Orion yang cukup melelahkan Daniel terlelap begitu saja di sofa saat berusaha menelepon Naynia kembali.
Naynia yang baru terbangun di jam empat sore, merasa badanya terasa sakit dan ngilu terutama di bahu dan perutnya. Naynia pikir dengan beristirahat akan baik-baik sajam. Tapi rasa ngilunya tak juga menghilang. Naynia membersihkan tubuh dahulu, setelahnya ia membuka gawai yang tak ia sentuh sejak ada Mariana.
Sepuluh panggilan video tak terjawab dan lima belas pesan beruntun dari Daniel.
“Kenapa tak menjawab?
Sayang...,
Sedang apa?
__ADS_1
Kamu baik-baik saja kan?
Sayang..,
Aku merindukanmu..,
Angkatlah?
Kamu sedang bermain dengan El kah?
Sayang..,
I love you
Sayang..,istriku..,,,
Angkat
Sayang...,ibu dari anak-anakku aku merindukanmu
Jangan seperti ini aku sangat merindukanmu
isi lima belas pesan yang dikirim Daniel kepada Naynia
Naynia tak membalas satupun pesan Daniel ia lebih memilih memanggil Daniel dengan panggilan video. Namun sang punya gawai sedang terlelap.
“Mungkin mas Daniel sedang istirahat di sana." Naynia keluar dari kamarnya mendengar suara baby El menangis.
“Maaf nona, baby El menangis mencari anda.”
__ADS_1
“Mom..mommy hiks..hiks..” El merentangkan tangannya ingin di gendong saat melihat Naynia keluar dari kamar utama
“Sayang mommy di sini, maaf ya mommy meninggalkanmu. Sst..sudah sudah anak mommy tidak cengeng, mommy sudah di sini sayang.” Naynia mengelus punggung El dengan lembut
“Kita duduk ya,” Naynia memilih duduk di ruang makan dekat dapur karena ia merasa perutnya masih ngilu ditambah menggendong baby El yang cukup besar dan berat
“Mommy..., El..ca yang mom..”
“Mommy juga sayang El. No cry baby, mommy di sini.” Naynia menghapus air mata di kedua pipi baby El yang basah
El menelusupkan wajahnya di dada Naynia.
Tak lama suara dering Naynia bergetar. Nama my future husband muncul dari layar gawai Naynia. Naynia segera menggeser tanda hijau
“Sayang maaf mas ketiduran, kamu dan El baik-baik saja?” Ucap Daniel dengan suara serak khas bangun tidur
“Tidak apa-apa mas lanjutkan istirahatmu, aku dan baby El baik-baik saja. Maaf tak menjawab atau membalas panggilanmi tadi siang ada mamah Mariana."
“Apa yang mamah lakukan hingga membuat matamu sembab? Apa mamah membuatmu menangis? Dan kenapa dengan El? Ada apa dengan kalian?” Dari layar gawai terlihat mata Naynia yang sembab dan baby El yang masih sedikit terisak dipelukkan Naynia.
“Tak ada yang mamah lakukan mas. Mataku hanya perih bekas memotong bawang merah, El menangis karena tak melihatku yang sedang di toilet. “ Bohong Naynia
"Dad..,daddy..," El memperlihatkan mata sembabnya
“Hallo anak daddy what's wrong with you?” Daniel terkadang mengajak El berbicara bahasa inggris
“Mommy.., cakiit.., kul glan ma..” Walau ucapan El belum jelas mengucapkan kata namun Daniel cukup mengerti ucapan El.karena seringnya Daniel mengajak bermain dan berkomunikasi baby El setiap pulang kerja karena itu Daniel mudah memajami ucapan baby El.
Apa yang El katakan membuat tangan Daniel mengepal dan rahangnya mengeras
__ADS_1