
Setelah pemeriksaan di Rumah Sakit ibu dan anak, yang menyatakan kandungan Naynia baik-baik saja. Rasa sakit di perutnya hanya karena sebuah ketegangan atau stress membuat Daniel bernapas lega.
Kini Daniel dan Naynia berada di salah satu kamar hotel suite terdekat dari rumah sakit. Tentunya hotel berbibtang lima. Harusnya mereka mengjabiskan malamnya di hotel tempat pernikahan, namun keadaan yang tak memungkinkan membuat Daniel merubah rencana secepat kilat.
Naynia sedang memberishkan tubuhnya, Daniel menunggu Naynia di ranjang kings mereka. Tak lama Naynia keluar dengan bathrobe mandinya.
“Mas membersihkan tubuh dahulu ya, jika lelah tidurlah terlebih dahulu.”
“Iya mas.” Naynia naik ke ranjang setelah Daniel menutup pintu kamar mandi. Daniel tak meminta haknya malam ini. Walau malam ini harusnya malam pertama mereka setelah pernikahan walai kan yang pertama. Tapi Daniel mengurungkan niatnya untuk memintaa haknya. Daniel tak ingin Naynia semakin kelelahan dengan energinya jika sudah menyentuh Naynia.
Daniel dengan bertelanjang dada dengan handuk melilit di bawahnya menggosok rambutnya yang basah dengan handuk kecil di tangannya mendekat ke arah ranjang. Naynia berada di bawah selimut menghadap ke arah kanan.
Daniel ikut merebahkan tubuhnya di samping Naynia tanpa memakai apapun kecuali boxer di balik handuk yang sudah dilepasnya.
“Sayang mengapa bathrobenya tak dibuka.”
“Pakaianmya terlalu terbuka mas.” Jawab Naynia mmebalikkan posisi menghadap Daniel
“Pasti ini ulah Dirga, cih aku memintanya membelikan pakaian tidur malah kain transparan yang akan membuatku tak tahan menyentuhnya “, Batin Daniel yang tahu ulang asistennya
“Tak apa sayang buka saja, ini di dalam selimu.”
“Tapi aku malu mas.”
“Kenapa malu aku sudah melihat semuanya, dan kini aku suamimu yang berhak atas tubuhmu.”
Naynia yang tak ingin menolak permintaan suaminya pun, bangun membuka bahrobenya menyimpan di kursi depan nakas.
Baru belakang punggung halus Naynia saja yang terlihat sudah membuat perkasanya berdiri. Tanpa aba-aba memeluk Naynia dari belakang dengan posidi mereka duduk. Menenggelamkan kepalanya di ceruk leher Naynia lalu menyesap telinga Naynia.
__ADS_1
“Kamu lelahk?Apakah aku boleh meminta hakku malam ini sayang?”
Naynia hanya menganggukkan kepala. Dengan perlahan Daniel merebahkan tubuh Naynia menindihnya dengan menopang tubuh atletisnya agar tak mengenai kandungan Naynia.
Mencium, menyesap, ******* dalam bibir hingga rongga mulut Naynia yang candu awal dari hasratnya yang menggebu, perkasa sudah bangun tegak semourna di bawah sana. Namun Daniel ingin memberi pemanasan dahulu untuk sang istri. Untuk pertama kalinya Daniel memasukkan satu jari ke dalam sarang indah Naynia.
Jelas hal itu memberi sensai baru untuk Naynia. Naynia hanya bisa mengerang men de sah, menyebut nama Daniel berulang dengan permainan nakal Daniel.
“Mas...,aaah..ada yang mau keluarm”
“Keluarkan lah sayang.”
Byaaar
Cairan basah dan lengket keluar dari sarang Naynia, sisa di tangan Daniel ia jilat.
“Ini sangat harum dan nimmat sayang. “ Daniel kembali menyesap bibir candu Naynia. Lalu melepaskan dan menatap lekat tubuh Naynia yang sudah polos. Terlihat semakin seksi dan berisi apalagi dengan perut yang mulai membuncit seksi berisi dua anak hasil benihnya.
“Aku masukkan sayang.” Ucap Daniel dengan suara serak menahan hasrat yang menggebu. Memasukkan perkasa besar panjang beruratnya ke sarang sempit Naynia yang menjepit kuatiliknya. “Mililmu masih terasa sempit sayang, menjepit kuat perkasaku aaah..,” Di sela pompaan yang Daniel lakukan
Naynia hanya bisa mengeluarkan suara-suara merdu yang membuat Daniel semakin menggila. Menelusuri bagian tubuh Naynia dengan bibir tipisnya. Mengecup perit buncit Naynia yang terlihat seksi. “Daddy tak sabar melihat kalian terlahir ke dunia ini sayang-sayangnya daddy.”
Cup
Cup
Cup Daniel mengusap ngusap sensual perut buncit seksi Naynia dengan kecupan-kecupan yang membuat Naynia tak tahan. Naynia merasakan banyak bagian tubuhnya yang sensitif hanya di sentuh dengan lembut tangan Daniel. Bahkan sentuhan sensual di perutnya membuat diirnya melepaskan yang tertahan kembali.
“Mas..,akh...,”
__ADS_1
“Tak apa sayang keluar bersama..” Energi Daniel yang tak diragukan membuat Naynia terbang ke cakrawala, berapa kalipun walau kelelahan, Daniel mampu membuat Naynia menginginkannya. Jelas Daniel mampu membuat sang istri candu akan sentuhannya karena pengalamannya dahulu menghasilakn baby El.
“Terimakasih istriku, aku sangat mencintaimu. Istirahatlah.” Daniel mengecup kening Naynia yang sudah bermata sayu karena kelelahan
Naynia hanya bisa mengangguk dengan tersenyum. Daniel membawa Naynia dalam dekapannya.
“Entah karena ada dua anak kita di rahimmu. Kamu sangat terkihat lebih berisi dan seksi sayang “ Gumam Daniel lirih masih terdengar di telinga Naynia yang baru akan memejamkan matam Naynia pun hanya tersipu malu mendengar pujian Daniel.
Niat hati tak ingin menyentuh Naynia di malam pertamanya namun lekuk tubuh indah sang istri membuat perkasanya tak bisa dibohongi untuk tak memasuki sangkarnya.
Daniel lelaki setia yang tak pernah memuaskan nafsunya dengan sembarang wanita walau bergelimang harta. Seperti mendapat air di gurun sahara saat memiliki Naynia. Cinta dan kesetiaan Daniel tak bisa diragukan jika ia sudah memiliki satu hati dan raga. Ia tak akan pernah berpaling.
Apalagi wanita polos yang di dapatnya dalam keadaan per awan mampu memuaskan hasratnya yang tertahan selama ini. Seluruh tubuh Naynia membuat dirinya candu, jika ketika awal ***** yang berperan kali ini cinta dan kasih tulusnya yang memegang peran. Memperlakukan sang wanita bak ratu, walau tak bisa mengimbangi dirinya, namun mampu memberi ya kepuasan tersendiri. Cukup Naynia hanya Naynia miliknya dan memilikinya.
"Entah karena aku melakukannya setelah ikrar suci kuucapkan, rasanya semakin nikmat menyentuhmu. Walau ini bukan yang pertama sayang." Batin Daniel menatap lekat wajah sang istri yang sudah terlelap kelelahan karena ulahnya
"Ku pastikan kamu dan anak-anak kita terlindungi dari apapun yang ingin memisahkan kita. Walau mamah tak merestui kita, tak menganggap kehadiranmu dan dua buah cinta kita di rahimmu, tak akan ku biarkan kamu dan mereka kehilangan kasih sayangnya. Cukup cinta dan kasih dayangku untuk kalian."
"Aku sangat mencintaimu istriku, Nayniaku, ibu dari anak-anakku. Aku akan mencari tahu siapa sebenarnya dirimu. Mengapa ayahmu saat ini berbeda dengan lelaki paruh baya dahulu saat pertama kita bertemu?" Batin Daniel merasa Naynia bukanlah wanita sembarang karena Naynia termasuk gadis polos yang bisa membawa diri di manapun dia berada.
Sikap, cara bicara dam body languagenya tak menggambarkan seorang wanita tak berpendidikan. Walau kenyataannya Naynia hanya gadis lulusan sekolah menengah kejurusan.
Namun Daniel yakin latar belakang yang tak diketahuinya tentang Naynia bisa menjawab semua tanya yang mengganggu pikirannya.
Lebih heran lagi Naynia tak mengingat dirinya, padahal sudah jelas tanda luka di kaki Daniel saat kecil bertemu Naynia kecil yang mengobatinya mampu menjadi petunjuk untuk Naynia mengingatnya. Namun nihil Naynia tak mengenal dirinya dar awal.
Coba like, VOTE dan kopinya dong kali kali ngasih miss kopi dong misstizen 🤭
Mayan ngangetin hati yang brrrr di subuh subuh gini 🤭
__ADS_1
Hayo kira-kira Naynia siapa y??
Tebak dong 🤭