
“Jangan sentuh wanitaku bre ng sek..,” Teriak Dirga dengan kekesalannya, ia tak tahu harus berkata apa mulutnya spontan mengakui gadis asing yang memaksa mobilnya beberapa waktu sebagai gadisnya
“Apa? Gadismu? Sejak kapan ****** ini menjadi gadismu haah?” Pria paruh baya tersebut mencengkram pipi Dirga dengan satu tangannya
“Anda tak perlu tahu kapan, lepaskan tangan saya, saya akan tunjukan siapa saya. Jangan sekalipun anda menyentuh tangan kotor anda di tubuh saya apalagi di tubuh wanita saya.” Ucap Dirga dengan sengit dan tatapan tajam mengintimidasi tanpa rasa takut
“Ciih, berani sekali kamu menantang saya. Coba tunjukkan siapa dirimu? Sehebat apa kamu? Siapa kamu? Palingan hanya anak pengusaha baru yang manja memanfaatkan kekayaan orang tuanya. Lepaskan tangannya,” Ucap lelaki paruh baya kepada bodyguard bertato di pipi dengan merendahkan Dirga
Dirga tak membalas ucapan lelaki paruh baya tersebut. Dirga membuka dompet di celana belakangnya, mengambil satu kartu nama identitas dirinya.
Pria paruh baya yang bernama Erdan membelalakan mata melihat kartu identitas khusus bertuliskan asisten pribadi seorang Daniel pengusaha properti kejam yang ditakuti karena merupakan pengusaha yang didukung oleh mafia-mafia kelas kakap di atasnya.
__ADS_1
“Hahaha kamu asistennya tuan Daniel. Astaga dunia sangat sempir ternyata asisten yang ditakuti dunia ada di sini. Tapi sorry Dirga saya tak percaya wanita yang saya beli kekasihmu? Bukankah kamu tak memiliki kekasih?” Walau terkejut dan takut Erdan berusaha mengendalikan keterkejutannya dengan tenang
“Terserah anda percaya atau tidak lepaskan wanitaku jika anda ingin usaha anda tetap aman di tangan saya.”
“Kamu lebih tahu Dirga win win solution di dunia kita seperti apa? Saya ingin membuat kesepakatan saling menguntungkan." Senyum menyeringai di bibir Erdan
“Apa maumu?”
“Sialan hal apa yang aku lakukan di masa lalu hingga harus berurusan dan menikahi gadis asing seperti ****** ini.” Jerit hati Dirga menatap sekilas gadis mungil di hadapannya yang tersungkur
Gadis mungil yang berwajah polos namun bisa berubah berani yang tersungkur di hadapannya menatap iba Dirga. Dirga bukan Daniel yang bisa bersikap kejam kepada wanita, ia memiliki pengalaman menyakitkan saat kehilangan adik wanitanya.
__ADS_1
Jika adiknya masih hidup mungkin seumuran gadis remaja di hadapannya. Karena rasa kemanusiaan Dirga tak tega melihat gadis mungil tersebut mengiba dengan sorot matanya, menyetujui ucapan Erdan ketua mafia rendahan di daerah tersebut untuk menikahi gadis tersebut
“Saya akan menikahinya, panggil pamannya kemari untuk menjadi walinya. Kamu lebih cerdik mengurus dokumen kenegaraan dalam situasi dan waktu malam seperti ini.”
Tanpa pikir panjang Dirga mau menikahi gadis remaja yang abru menginjjak tujuh belas tahun satu minggu lalu. Para mafia bisa mengurusi urusan perdokueman negara legal maupun ilega dengan cepat karena koneksi kuat yang mereka miliki.
Erdan menelpon seseorang di ponselnya. Untuk mengurusi dokumen legal dnegan kekuatan hukum negara pada orang suruhannya.
Saat Erdan sibuk menelepon Dirga meminta suruhannya mencari identitas gadis mungil yang akan dinikahinya.
Dalam satu jam di bagian ruang keluarga sudah ada penghulu dari KUA terdekat, dokumen lengkap pernikahan Dirga dan gadis yang bernama Celia beserta paman kandung adik ayah Celia yang sudah meninggal dan tante jahat istri adik kandung ayah Celia yang tega menjual keponakannya kepada lelaki mata keranjang, seorang mafia wanita tua bangka.
__ADS_1
Pamannya yang suami takut istri tak bisa menghentikkan kegilaan istrinya, dan kini ia akan menjadi wali pernikahan keponakan malangnya.