
Mariana mendapat informasi dari salah satu tangan kanannya bahwa Daniel sedang ke Amerika. Mariana yang masih kesal oleh Fely karena wanita pilihannya adalah wanita j*l*ng. Ditambah kekesalannya kepada Naynia, Mariana pikir Naynia merupakan gadis licik dan picik yang menertawakan kekalahannya untuk menikahkan Daniel dengan pilihannya.
Jika selama satu bulan yang lalu Mariana selalu mencari cara untuk menghindari Daniel yang meminta restunya. Kali ini Mariana dengan inisiatif sendiri berniat untuk datang ke mansion Daniel di saat Daniel tak ada.
Bukan untuk memberi restu atau mendekatkan diri kepada calon menantunya. Tapi ia memiliki niat terselubung karena rasa kesalnya tak bisa terlampiaskan.
“Dimana gadis kampungan itu?” Tanya Mariana kepada Eva salah satu maid yang menyambutnya
“Maaf nyonya besar maksud anda siapa?”
Mariana memutar bola matanya, para maid tak tahu jika sebutan itu ditujukkan kepada Naynia. Sejak awal Naynia merupakan asisten pribadi Daniel dan El.
“Siapa lagi jika bukan pelayan kampungan bernama Naynia itu.”
“Oh nona Naynia.”
“Jangan menyebutnya nona dia bukan nonamu. Apalagi di mansion anakku.“ Bentak Mariana dengan emosi
“Maaf nyonya,” Eva menunduk takut karena tatapan tajam sang nyonya besar Mariana sang mamah Daniel
“Dimana dia?”
__ADS_1
“Ada di ruang bermain tuan muda El nyonya. “
“Panggil dia kemari dan bawa cucuku.”
Tak lama Naynia menghampiri Mariana yang berada di ruang keluarga dengan menggendong baby El
“Selamat siang nyonya.” Sapa Naynia dengan menunduk hormat walau Mariana terlihat menahan amarahnya
“Jangan basa basi, berikan El pada nannynya. Buatkan saya jus stawberry lemon.”
“Baik nyonya.” Baby El yang sedang memainkan robot ditangannya diberikan kepada Nannynya, Naynia berlalu menuju dapur untuk membuatkan minuman permintaan sang calon mertua.
Naynia datang dengan nampan berisi jus mix strawbery lemon yang di temani beberapa kudapan buatannya di meja depan sang calon mertua.
“Siapa yang menyuruhmu membawa kudapan haah?” Bentak Mariana yang membuat Naynia sedikit terkejut menyentuh dadanya
“Maaf nyonya saya akan membawanya kembali ke dapur.” Naynia membawa kudapan dengan nampan ke belakang.
Setelah kembali lagi.
Ciiih Mariana meludahi kaki Naynia dengan jus yang diminumnya
__ADS_1
“Apa yang kamu buat ini jus atau air? Hambar tak ada rasa stawberrynya sama sekali. Pelit sekali kamu hanya memberi sedikit buah dan memperbanyak airnya.”
Naynia memang khawatir sang calon mertua tak menyukainya karena stok buah strawbery yang sudah hanya tersisa sedikit
“Maaf nyonya buah strawberynya memang habis hanya tinggal stok yang ada saja.”
“Bukankah Daniel selalu memberi uang belanja untuk kebutuhan dapur haah? Jangan-jangan kau selipkan uangnya di saku pribadimu. Sampai-sampai stok buah saja kekurangan.
Astaga saya tak habis pikir bagaimana nanti jika Daniel benar-benar menikah denganmu nutrisi cucuku tak terjamin. Saya tak tahu apa yang membuat Daniel bertekuk lutut padamu, sampai-sampai memilih wanita bodoh, kampungan dan satu level dengan kami.
Dasar rakyat jelata, tak tahu diuntung." Mariana menarik pergelangan tangan Naynia menjatuhkannya di sofa
Sebisa mungkin Naynia menahan air mata yang sudah ingin menetes. Biasanya Nayna kebal dengan hinaan sang nyonya namun kali ini ia merasa sangat sensitif hanya dengan sebuah bentakkan saja telah menusuk relung hati dan menyesalkan dadanya.
Apa yang kamu berikan untuk anak saya hingga ia ingin menentang ku haah???” Mariana mencengkram dagu Naynia kuat
“Saya tak memberikan apapun pada mas Daniel nyonya."
“Mas hahahaha kamu panggil anak saya mas. Menjijikan. Dia majikanmu harusnya kamu memanggilnya tuan, “ Mariana semakin mencengkram kuat dagu Naynia
“Maaf nyonya, sakiit.” Ringis Naynia air mata meluncur begitu saja ke pipi mulus Naynia yang memerah menahan sakit
__ADS_1
Biar miss tambah semangat coba tekan hadiah bunga dan votenya misstizenku tercinta 🤗
Kasih saran miss enaknya mamah Mariana camer Naynia diapain yaa 🤔😅