
“Karena dia wanitaku yang penurut tante. Ubahlah di bagian atasnya agar tak terlalu terbuka. Aku tak ingin mata-mata lain menikmati milikku.”
“Yayaya baiklah tuan posesif.” Adelia memutar bola matanya. “Ya sudah sana kamu pakai tuxedomu, biar terlihat serasi ataukah tidak.” Daniel tanpa merespon masuk ke ruang ganti, dan hanya lima menit telah kembali.
Naynia sama seperti Daniel terpana dengan ketampanan calon suaminya yang mengenakan setelan tuxedo putih.
“Kemarilah Niel bersanding dengan Naynia. Tante abadikan.” Daniel berjalan ke samping Naynia dan membawa satu tangan Naynia untuk digenggamnya.
“Kita akan menjadi pasangan yang sempurna sebentar lagi sayang.” Bisik Daniel dari samping
“Terimakasih mas telah menyiapkan ini semua.”
“Ini belum seberapa sayang, empat hari lagi kamu akan menjadi ratu sehari.”
“Kalian anggap dunia milik berdua apa? Menganggap yang lain mengontrak?” Adelia pura-pura marah karena diabaikan dia dibiarkan mengabadikan keduanya tanpa dianggap
“Jangan mudah tersinggung tan, nanti cepat menua.” Ledek Daniel
“Waah Daniel kami yang dahulu telah kembali. Makasih loh Nay, bisa membuatnya berbicara layaknya manusia. Dia bisa membuat lelucon kembali." Adelia membalas ledekan Daniel dengan tertawa renyah
__ADS_1
“Tante pikir selama ini aku bukan manusia.”
“Memang selama ini kamu sepertinya makhluk dari kutub berdarah dingin.” Adelia tertawa kecil
Naynia hanya tertawa melihat kedua orang di samping dan hadapannya saling meledek.
“Ya aku telah menjadi manusia seutuhnya dengan adanya wanitaku. Sudahlah tan, hentikkan ledekanmu itu. Aku akan kembali, tak ingin membuat Naynia kelelahan.”
“Kau kalah Niel, suruh siapa meledek tante yang jelas-jelas masih terlihat muda walau usia tante tak semuda Naynia.”
“Yayaya terserah tante jangan lupa kemasi dress-dress yang aku minta. Dengan ukuran yang sesuai dengan usia kandungan istriku hingga mulai membesar nanti.”
“Iya iya calon daddy yang cerewet dan posesifnya kebangetan.”
“Iyaiya Niel. Jagalah dia Niel. Dia wanita baik-baik yang bisa menerima kekuranganmu yang tempramental, setelah menikah kamu harus bisa lebih mengendalikan emosimu. Jangan sampai tak sengaja kamu melukainya. Tak mudah mengandung dua anak sekaligus pasti akan ada masa Naynia sangat sensitif mudah tersinggung dan bahkan menangis. Apa dia sudah mengidam sesuatu?”
“Semenjak aku pulang belum tan. Dia tak meminta apapun kecuali hanya sebuah pelukan, di saat rasa mualnya melanda.”
“Astaga anak-anakmu benar-benar ketergantungan pada daddynya.”
__ADS_1
“Jelaslah mereka anak-anakku ya wajar jika bergantung padaku.”
“Yayaya tuan arogan. Setelah menikah jangan terlalu membuatnya kelelahan.”
“Nggak lah tan selama ini aku melarangnya melakukan banyak hal.”
“Bukan masalah aktifitas kesehariannya Niel. Tapi kamu, jangan membuatnya kelelahan harus bisa menahannya di semester pertama ini, banyak berpuasalah, lakukan satu atau dua kali dalam seminggu, jangan terlalu sering.”
“Astaga tan maksudnya itu mana aku tahan, selama ini aku menahannya hingga kami resmi menyandang status menjadi suaminya."
“Kamu tak boleh egois Niel waktu yang sering tak baik untuk janin yang masih berusia rentan di semester pertama. Bersabarlah hingga masuk semester kedua.”
“Yayaya, aku akan berusaha menahannya.” Ucap Daniel terpaksa. “ Istriku makin cantik dan seksi begitu bagaimana aku bisa menahan untuk tak menyentuhnya.” Jerit Batin Daniel melihat ke arah Naynia yang sudah berganti pakaian dengan salah satu dress pilihannya
“Nahkan pakai pakaian seperti ini aura bumilnya semakin terpancar, daripada style kebesaran sebelumnya.” Puji Adelia kepada Naynia
“Tapi mas ini terlalu terbuka,” Naynia kurang nyaman menggunakan mini dress sebatas lututnya dengan tangan terbuka
“Tidak sayang, ini sudah cukup untukmu.” Daniel menyukai tampilan baru Naynia yang mengenakan mini dress memperlihatkan bahu dan leher jenjangnya. “Kenakan ini.” Daniel menyampirkan jas miliknya ke bahu Naynia
__ADS_1
“Astaga Niel untuk apa Naynia mengenakan dress jika tetap kamu tutupi dengan jasmu.”
LIKE LAGI mistizenku VOTE, BUNGA nya jangan lupa 🙏🏻🤭