CEO Kejam Penoreh Dan Penyembuh Luka

CEO Kejam Penoreh Dan Penyembuh Luka
17. Menangguhkan Kedisiplinan & Hak Istimewa


__ADS_3

Saat baby El telah tertidur, Naynia bergegas memasuki ruang kerja sang tuan.


Tok..tok..tok...


“Masuk,” Daniel menyuruh Naynia masuk. “Duduklah,” Naynia duduk dikursi yang berhadapan di kursi kebesaran Daniel.


“Apa ada hal yang anda butuhkan, tuan?”


“Saya akan menangguhkan waktu kedisiplinanmu, El sudah terbiasa dengan keberadaanmu. Besok kamu sudah bekerja seperti biasa. Tapi kamu tetap menjalankan hukumanmu. Melakukan apapun yang saya perintahkan. Dan bebas melayani saya pada malam hari tapi kamu mengurus El saat malam seperti ini. Di saat El akan tertidur.”


“Bolehkan saya meminta izin untuk datang terlambat esok hari tuan? Ada hal yang harus saya urus karena tuan menghentikkan waktu kedisipnan saya secara tiba-tiba.”


“Jadi maksud kamu saya telah mengacaukan aktifitas kamu?”


“Bukan seperti itu tuan.”


“Pergilah dan datang besok pada pukul 10 pagi. Saya beri waktu kamu 4 jam untuk menyelesaikan segalanya.”


“Terimakasih atas kebaikan anda, tuan”


“Hmm,” Daniel hanya merespon ucapan Naynia dengan gumaman


Saat Naynia akan memegang handle pintu. Daniel menahan dengan pertanyaan yang tiba-tiba.


“Nay, apakah tanda di dadamu karena kecelakaan?”


Naynia membalikkan tubuh. “Maksud anda, tuan?”


“Tidak lupakan saja, pergilah.”


“Dasar aneh,” gerutu Naynia dalam hati. Nayniapun bergegas keluar ruang kerja Daniel


Di kediaman Naynia, Naynia yang sudah membersihkan diri menghitung keuntungan dan modal dari hasil berjualan sisa stok dan stok defect barang jualan fashionnya.


Seperti tekad Naynia sebelumnya, dia akan mencari cara untuk mendapatkan uang untuk rugi kepada Daniel. Naynia tak ingin terjerat dalam sangkar Daniel apalagi perasaannya yang semakin tak menentu karena sikap Daniel yang terkadang menghancurkan benteng pertahanannya untuk tidak mencintai Daniel dan El.


Barang yang Naynia jual dengan harga sale karena defect produksi dalam sehari ini Naynia mendapatkan enam juta dari penjualan sejak pagi hingga menjelang malam. Naynia menjual di pasar tumpah yang selalu ada hanya di hari senin.


Dengan penghasilan dari penjualan fashionnya Naynia akan menabungnya untuk mengganti rugi dari hasil penjualannya kepada Daniel.

__ADS_1


Rencananya saat hari libur Naynia akan memanfaatkan waktu mencari lapak kosong untuk menjual stoknya di pasar tumpah lain. Hal itu Naynia rencanakan agar bisa mempercepat mengganti rugi kepada Daniel. Dari perhitungannya jika sekali penjualannya mencapai enam juta per satu kali penjualan maka Naynia membutuhkan 17x berjualan di pasar-pasar tumpah.


Setelah Naynia memperhitungkan keuntungan dan merencanakan progress untuk mengganti rugi kepada Daniel. Naynia pun beristirahat.


Keesokan harinya Naynia mengurusi stok yang tersisa memasukannya ke kamar berukuran kecil khusus penyimpanan stok barang jualan Naynia. Untuk itu Naynia meminta waktu untuk datang terlambat ke mansion Daniel.


Drt..drt..drt


Pesan masuk dari Dirga ke gawai Naynia


“Nona anda tidak harus ke mansion, tuan menunggu anda di perusahaan.”


“Baik Dirga, saya akan ke sana tepat pukul 10.” Tak ada balasan lagi Dirga. Naynia segera membersihkan diri setelah merapikan stok di gudang kecilnya, jam menunjukkan 08.30.


Naynia sudah siap pergi ke perusahaan Daniel tepat pukul 09.00. Supir suruhan Daniel sudah berada di kediaman Naynia sejak pukul 08.30.


“Pak sejak kapan bapak sudah menunggu?”


“Sudah dari jam 08.30, nona.”


“Maaf sekali ya pak menunggu saya lama.” Naynia sempat terkejut Pak Jajang sudah ada di depan kediamannya.


“Astaga, tuan kejam itu benar-benar ya merepotkan orang.” Gerutu Naynia dengan suara kecil yang masih terdengar oleh pak Jajang. Pak Jajang tersenyum mendengar gerutuan Naynia.


“Itu artinya tuan sangat perduli pada nona.” Tetiba pak Jajang mengomentari gerutuan Naynia.


“Ya ampun pak maaf ya habisnya tuan bapak itu malah merepotkan bapak. Stand by berapa jam hanya menunggu saya. Padahalkan bapak masih bisa melakukan hal lain daripada menunggu saya berjam-jam, toh saya juga bisa menggunakan motor ke sana.” Cerocos Naynia yang kesal dengan sikap Daniel yang menyusahkan orang lain.


“Tenang saja nona, ini sudah tugas saya. Saya memang ditugaskan menjadi supir khusus nona.”


“Serius pak? Hanya menjadi supir saya?


“Iya nona, saya memang ditugaskan menjadi supir khusus anda. Jadi kemanapun anda pergi dan pulang saya yang ditugaskan.” Daniel menunjuk pak Jajang untuk menjadi supir pribadi plus bodyguard Naynia semenjak ia mencurigai bahwa Naynia teman semasa kecilnya. Pak Jajang sendiri memiliki kemampuan karate sabuk hitam dan pencak silat jenis bela diri dari Jawa Barat.


“Ya ampun pak, pantesan bapak yang selalu jemput dan antar pulang saya.”


“Iya, nona. Ini bisa disebut hak istimewa untuk orang penting dalam hidup tuan Daniel.”


“Hahaha bapak ada-ada saja, saya ini hanya pelayan khusus tuan Daniel dan baby El. Kedudukan saya tuh lebih rendah loh pak dari pelayan di sana. Jadi nggak sama sekali penting atau memiliki hak istimewa yang bapak bilang tadi. Bapak tahu sendiri bagaimana tuan Daniel memperlakukan saya.” Naynia tertawa terbahak merasa lucu dengan pandangan pak Jajang yang menganggapnya mendapat hak istimewa dari Daniel.

__ADS_1


***


Saat Naynia sudah sampai di loby, terlihat Dirga sedang menunggu Naynia di sofa dekat resepsionis.


"Silahkan nona ikuti saya," ucap Dirga kepada Naynia


Mereka menuju lantai paling atas ke ruangan kerja Daniel.


"Tuan nona muda sudah di sini."


"Masuk."


Daniel sudah menunggu Naynia sejak tadi di sofa lipat yang ada di ruang kerjanya.


"Duduklah, Nay." Naynia pun duduk di kursi yang berhadapan dengan Daniel. Hari ini saya ada pertemuan dengan klient, temani saya untuk bertemu dengan klient. Ikut saya ganti pakaianmu, di ruang ini." Daniel menekan tombol sisi rak buku dan terbuka pintu besar ke ruang kamar seperti kamar pribadi milik Daniel di mansionnya bernuansa putih abu.


"Ini pakaianmu, gunakan pakaian ini. Jangan mempermalukan saya dengan penampilan lusuhmu, Nay." Daniel memberikan satu totebag berisi midi dress lengan pendek dengan leher Vneck berwarna tosca pastel yang sangat cocok dengan kulit putih langsat dan rambut hitam legam Naynia.


"Baik, tuan." Naynia pun masuk ke kamar tersebut dan mengganti pakaiannya.


Saat Naynia keluar kamar tersebut, Daniel yang terpaku dengan tampilan Naynia yang memancarkan kecantikan alami wanita indonesia menghampiri Naynia.


"Lepas ini, kamu terlihat cantik saat tergerai, Nay." Daniel melepas kuciran rambut Naynia dengan berbisik ke telinga Naynia deruan napas Daniel sangat terasa di kulit Naynia.


Naynia secara refleks memundurkan diri dari Daniel. Naynia mencoba mengendalikan getaran di dadanya yang selalu bersahutan setiap kali jarak Daniel terlalu dekat dengannya.


"Apa tidak masalah tuan, jika saya menggerai rambut saya?"


"Apa masalahnya? Apa orang lain akan mengagumi atau mengganggumu?? Tentu mereka tidak akan pernah berani jika kamu berada di sisi saya. Jadi jangan sekali-kali melepaskan diri dari saya, Nay." Bisik Daniel ke telinga Naynia kembali, kali ini Daniel melingkarkan tangannya di pinggang Naynia agar tidak menghindarinya dengan memberi jarak lagi.


Naynia benar-benar tidak paham mengapa Daniel berkata dan bersikap seperti itu.


"Iya, tuan." Jawab Naynia dengan gugup


Miss usahakan up di tiga novel yang on going nih 🤭


Jangan lupa beri miss dukungang dengan Kencengin LIKE, VOTE sekarang hari senin. Gunakan voucher untuk VOTE miss dan ramaikan komennya yaa


Miss sangat menerima kritik dan saran yang membangun. Tentunya disampaikan dengan bahasa yang baik ya mistizenku yang pada sopan dan berattiitude 🤗🥰

__ADS_1


__ADS_2