CEO Kejam Penoreh Dan Penyembuh Luka

CEO Kejam Penoreh Dan Penyembuh Luka
37. Merindukan Sentuhanmu


__ADS_3

LIKE, VOTE dan ramaikan komennya mistizenku


Miss sad sih novel ini belum lulus review untuk kontrak


Jujur miss sad di app ini memang penggargaan untuk jarya author tuh minim sekali bahkan miss juga belum dapet apa-apa loh tapi karena miss sudah terlanjur nyaman dengan misstizen di sini


Miss belum berniat pindah platform walau sudah banyak yang merekomendasikan


Jika miss pindah gimana nih misstizen?


Miss tunggu komennya ya 🤭

__ADS_1


Sudah satu minggu setelah kejadian malam menumbuhkan benih Daniel di rahim Naynia. Dan selama itu juga mereka tidur bersama di kamar utama milik Daniel. Daniel juga selalu mengelus perut Naynia, bahkan berkomunikasi dengan perut rata Naynia. Naynia pun sudah mulai terbiasa dengan kebiasaan baru Daniel seperti malam ini.


“Hallo anak daddy apakah kamu sudah tumbuh di rahim mommymu?” Daniel mengecupi perut rata Naynia. Naynia selalu mengelus rambut Daniel yang ada di perutnya.


"Daddy harap kamu baik-baik saja di perut mommymu, berikan tanda jika kamu sudah ada ya sayangnya daddy. Buktikkan pada mommymu kamu ada sayang."


"Daddy mommy geli sudah hentikkan kecupannya." Naynia menirukan suara anak kecil. Bagaimana Naynia tak geli kebiasaan baru Daniel membuka perut Naynia mengecupinya langsung. Bulu-bulu halus sekitar bibirnya bersentuhan langsung dengan perut mukus Naynia.


“Sayang kamu merasa ada yang aneh dengan tubuhmu?” Daniel menghentikkan kecupannya, kembali ke posisi awal berhadapan dengan Naynia yang terduduk menyandar di kepala ranjang.


“Jika kamu mulai merasakan ada yang aneh dari perut atau tubuhmu bahkan ketidak biasaan dari kebiasaan yang kamu lakukan katakan pada mas ok?”

__ADS_1


“Iya masku, aku akan mengatakannya. Kita tidur ya?”


Daniel menggeleng.. “Tidak sayang, bolehkah aku menyentuhmu?” Pinta Daniel. Sudah satu minggu Daniel menahan gejolak di dalam dirinya sebagai lelaki. Setiap kali tubuh Daniel bersentuhan dengan Naynia, seperti sengatan listrik untuk dirinya. Apalagi melihat gerak-gerik Naynia yang selalu menggunakan midi dress tanpa lengan yang membentuk lekuk tubuhnya, membuat mata Daniel tak bisa mengalihkan pandangan apalagi wajah alami nan cantik Naynia


“Mas tapi..,” Naynia bingung, apakah harus mengizinkan kembali walau sebenarnya jiwa wanita dewasanya juga menginginkan Daniel menyentuhnya. Tapi masih ada rasa ketakuta akan sesuatu tapi Naynia tak tahu apa itu


“Ya sudah jika kamu tak mengizinkan,” Daniel turun dari ranjang menuju kamar mandi. Naynia tahu kebiasaan baru Daniel jika ke kamar mandi. Daniel selalu berusaha tak menyentuhnya dan menuntaskannya sendiri di kamar mandi dan itu sering terjadi di malam hari.


Daniel baru akan memegang handle pintu. Naynia sedikit berlari ke arah Daniel. Memeluk Daniel dari belakang. “Aku pun menginginkanmu memasukiku mas.” Ucap Naynia memberanikan diri berbisik dengan nada sensiual. Naluri wanita dewasanya teran*s*ng oleh sentuhan sensual Daniel saat meminta izin. Daniel menyentuh punggung Naynia dengan sensual. Punggung menjadi salah satu bagian sensitif Naynia. Dan Daniel tahu itu saat mereka melakukan peetama kalinya.


Daniel tak menyia-nyiakan kesempatan berbalik dan mencium rakus bibir candu sang wanita. Perlahan berganti menjadi ******* yang lembut. Daniel yang sudah berpengalaman memberi sentuhan-sentuhan sensual kepada tubuh Naynia untuk mera**gsa*g hasratnya.

__ADS_1


Naynia telah merasakan basah di singgasananya. Daniel yang mendengar suara merdu nan indah dari mulut Naynia tahu jika Naynia telah tern*gsa*ng. Membawa Naynia ke ranjang dan mulai memasuki sang perkasa ke singgasana milik Naynia yang menerasnya erat.


Bibir dan tangan Daniel tak tinggal diam bermain di dua bola Naynia yang mulai sedikit berisi, membuat sang punya menggelinjang naik turun. Suara merdu yang keluar dari mulut Naynia mengalahkan indahnya suara kicauan burung di pagi hari. Jelas suara itu membuat sang kekasih semakin menggelora, menyentuh apapun yang bisa ia sentuh dan jelajahi.


__ADS_2