
Seperti keseriusan yang dikatakan Daniel kepada Naynia. Daniel akan menjadikan Naynia istri dan ibu sambung bagi El. Kemarin Daniel meminta Naynia pulang dan tak menginap, dan meminta Naynia datang agak siang ke mansionnya. Daniel memiliki maksud meminta Naynia datang siang ke kediamannya. Daniel akan memberikan kejutan kepada Naynia. Tepat pukul delapan pagi. Naynia yang sudah siap akan ke mansion Daniel baru keluar dari rumah dikejutkan dengan kehadiran dua mobil mewah. Naynia mencoba mengingat-ngingat mobil yang terparkir di depan halaman rumahnya. Namun Naynia tak pernah melihat mobil jenis yang ada dihadapannya.
Belum selesai dengan keterkejutannya Naynia dibuat membelalakan mata saat melihat siapa yang keluar dari mobi pertama di depannya. Daniel sang majikan yang baru sebentar menyandang status kekasihnya. Diikuti oleh seorang laki-laki paruh baya. Siapa lagi jika bukan sang papah Daniel yang sibuk dengan pekerjaannya namun demi sang anak menjadi wali untuk melamar wanita yang diinginkan anaknya. Papah Daniel selalu mendukung pilihan Daniel dan tak memaksakan berbeda dengan sang mamah.
Di mobil kedua turun baby El yang ada dalam pangkuan nannynya. Diikuti beberapa anak buah Daniel yang membawa hantaran-hantaran mewah. Kedatangan Daniel menjadi pusat perhatian tetangga Naynia dan menjadi bahan gunjingan. Daniel juga telah meminta Dirga mengurus izin kedatangannya kepada RT dan RW setempat untuk dirinya yang akan melangsungkan lamaran ke rumah Naynia. Namun warga sekitar tidak tahu bahwa akan ada acara lamaran dari seorang Daniel pengusaha sukses yang akan melamar salah satu warganya.
“Mas, tuan.” Ucap Naynia dengan gugup
“Hall calon mantuku, panggil aku papah seperti Daniel memanggilku.”. Ucap Edeigan Bernandez kepada Naynia yang masih mematung di depan pintu
“Iya tu...maksud saya papah. Silahkan masuk. Maaf rumah saya kecil dan kurang nyaman.” Naynia yang tersadar dengan keterkejutan membukakan pintu. Berteaptan dengan pintu terbuka. Ayah dan Ibu Naynia keluar.
“Nay siapa mereka?” Tanya ibu Naynia
“Ini tuan Daniel dan tuan Edrigan ayah tuan Daniel bu.” Naynia tifak mungkin mengatakan bahwa Daniel sang majikan kekasihnya dan sang ayah majikan calon mertuanya jadi Naynia yang kebingungan mengenalkan Daniel dan Edrigan tuannya
“Selamat pagi bu, bapak kedatangan saya kemari ingin menyampaikan tujuan anak saya.”
“Silahkan masuk dahulu pak,* Ucap Ayah Naynia mempersilahkan masuk merasa tidak enak dengan pemandangan orang yang cukup banyak menonton di luar pagar ke rumahnya ditambah orang-orang di belakang Daniel membawa banyak hantaran dan seorang bayi lucu.
Daniel, ayah dan baby El yang sudah ada di pangkuan Naynia masuk ke rumah Naynia yang sederhana. Untuk para anak buah Daniel masih berdiri tegak di depan halaman rumah Naynia. Mereka masih menjadi tontonan dan gunjingan orang-orang.
“Iru teh orang kaya yang ngelamar Naynia gitu ya?”
__ADS_1
“Iya kayaknya bu, beruntung ya si Nay dilamar orang kaya.”
“Eeh tapi bubliat nggak tadi ada bayi. Jangan-jangan si Naynia dilamarnya sama duda buntutan.”
“Oh iya ya tadi ada bayi.”
“Jangan-jangan si Nay jadi pelakor yang ngegoda suami orang.”
“Huss jangan asal ngomong gimana kalau bukan. Kan kita nggak tau. Kalau mau tahu mah nanti tanyain langsung ubunya. Kan tiap pagi belanja ke warung. Daripada berprasangka buruk.”
“Tapi ada kemungkinan lain buibu bisa jadi tuh laki emang duda terus kepincut si Nay yang emang geulis.”
“Bisa jadi sih ada beberapa kemungkinan. Ya nanti kita tanyain aja sama emaknya. Biar pasti dan ga jadi fitnah jadinya.”
“Maksudnya bagaimana pa tujuan bapak dan anak bapak ke sini? Dan maaf sebenarnya kalian ini siapa?” Tanya ayah Naynia kepada Edrigan. Ayah Naynia memang tidak tahu majikan Naynia. Walau Naynia pernah menyebutkan beberapa kali, namun Naynia belum cerita jika dirinya memiliki hubungan dengan sang majikan.
“Sebelumnya saya minta maaf membuat keluarga bapak terkejut. Saya perkenalkan diri saya Edrigan papah Daniel tempat Naynia bekerja. Maksud kedatangan saya menjadi wali anak saya untuk melamar anak bapak menjadi istri anak saya. Anak bapak ini telah mencairkan hati anak saya yang terlalu lama bekum” Ucap Edrigan dengan kekehan enteng dan santainya. Membuat Daniel disebelahnya menatap tajam Edrigan merasa terisnggung. Bisa-bisanya sang papah meledek dirinya di depan calon mertua mengutarakan maksud dengan cara dirinya.
“Maaf tuan, tapi anda dan tuan Daniel tahu Naynia kami hanya lulusan sekolah menengah. Bukan dari kalangan anda, dan kami juga hanya keluarga biasa saja.” Kali ini ibu Naynia berucap dengan lembut tanpa menolak atau menerima
“Ibu dan Bapak saya mencintai anak ibu dan bapak karena kebaikan hatinya. Sebuah status bukanlah masalah untuk saya. Mungkin secara duniawi saya bergelimbang materi namun saya manusia biasa yang memiliki kekurangan. Dan Naynia lah wanita yang bisa melengkapi kekurangan dan mendampingi saya yang masih memiliki kekurangan ini. Jadi izinkan saya meminta anak ibu dan bapak menjadi istri dan ibu sambung untuk anak saya.”
“Maaf tuan jika saya lancang. Kami memang tidak memliki apapun. Namun kami tak mudah melepas Naynia kami jika alasan tuan menikahi Naynia hanya untuk menjadi ibu sambung. Naynia adalah kakak bertanggung jawab dan harapan kamu. Jadi kami tak mudah memberikan Naynia kami.” Ucap ayah Naynia dengan tegas
__ADS_1
“Apa yang harus anak saya lakukan agar ibu dan bapak yakin terhadap anak saya?”
“Tidak ada yang perlu anak anda lakukan untuk kami menerima niat baik anak anda. Saya hanya ingin bertanya beberapa hal. Apa tuan Daniel keberatan?” Ucap ayah Daniel
Saya tidak keberatan pak, tapi saya mohon sebut saja nama saya tidak perlu memanggil saya dan papah saya tuan. Saya datang ke sini bukan sebagai bos Naynia melainkan calon suami Naynia dan calon menantu bapak.” Ucap Daniel dengan wibawanya sebagai lelaki gentle
“Baiklah nak Daniel. Apakah saya boleh tahu mengapa nak Daniel bercerai dnegan istri sebelumnya? Maaf saya lancang, saya hanya tak mau jika nanti kelak kalian menikah masa lalu masih mengusik kehidupan nak Daniel dan Naynia kami.”
Deg
“Tidak apa-apa pak, saya bercerai karena mantan istri saya telah berkhianat. Saya dan dirinya sudah tidak ada urusan apapun. El pun hak asuhnya jatuh ditangan saya. Jadi tak ada jalan untuk mantan istri saya berhubungan dengan saya kembali karena dia tidak memiliki hak dan tidak diizinkan bertemu anak saya tanpa seizin saya.” Daniel menjawab dengan lugas dengan meyakinkan diri walau jujur di hatinya terdalam Daniel masih mencintai wanita pertama dalam hidupnya yang pernah mengisi kehidupannya
“Syukurlah jika seperti itu, saya menaruh harapan kepada anda nak Daniel untuk menjaga Naynia. Tapi saya akan ajukan beberapa pertanyaan kembali. Apa anda juga tidak keberatan pak saya mengajukan beberapa pertanyaan untuk anak anda.”
“Silahkan pak bertanyalah sebanyak-banyaknya, saya juga sangat memaklumi kekhawatiran bapak terhadap anak perempuan yang akan anda lepaskan. Saya tak memiliki hak untuk memaksa biarkan semua keputusan ada di tangan bapak sebagai wali Naynia .Jika bapak menerima atau tidak dengan lamaran ini.” Ucap Edrigan dengan bijaksana
“Terimakasih oengertiannya pak. Panggil saya ayah nak Daniel. Naynia kami adalah anak gadis kami yang mandiri. Jika ada sikapnya yang kurang berkenan ayah mohon untuk tidak memarahi atau membentaknya. Cukup rangkul dan nasehati dirinya. Apakah nak Daniel bersedia.”
Deg, ngilu hati Daniel. Berapa kali dirnya menyakiti Naynianya. Daniel sadar betapa lapang hati sang wanitanya menerima perlakuan dirinya selama ini. Daniel merasa sangat bersalah di hadapan ayah Naynia. Walau Daniel sering melukai Naynia dengan keyakinan Daniel tak akan pernah mengulanginya lagi. “Saya bersedia merangkul dan menasehati Naynia saat melakukan kesalahan dan tak akan pernah menyakitinya yah.” Ucap Daniel
Hello miss comeback
Miss akan mulai up ya di Novel kedua miss karena novel pertama miss "Suami Penggantiku Masih Beristri" sudah tamat
__ADS_1
Kalau misstizen mau miss crazy up mana dong LIKE, VOTE, HADIAH 🌹 dan ramaikan komennya ya 🤭😍