
Duh miss sad nih 😭
Banyak yang favoritein tapi VOTE dan Hadiah 🌹 nya sikit sekali 😭😭
Semangatin miss crazy up untuk couple DANIA (Daniel Naynia) ini 🥺
KENCENGIN LIKE, VOTE, HADIAH 🌹 dan ramaikan komennya kalau bisa ajak orang-orang baca novel miss yang ini kalau nggak mau miss pindah lapak 🙏🏻
"Mas kamu apa-apaan membeli banyak pakaian untukku. Aku tak mungkin memakainya semua." Protes Naynia setelah mereka di dalam mobil dengan paper bag pakaian yang memenuhi kursi penumpang dan bagasi
"Biar kamu tak bosan sayang. Jika kamu mau kamu bisa berganti pakaian berapa kali seharipun tak masalah. Jika masih kurang nanti aku hubungi tante Adel untuk mengirimkan model terbaru."
"Mas aku bukan selengram apalagi aktrist yang harus bergonta-ganti pakaian dalam satu hari.
"Hahaha, jika kamu mau kamu bisa menjadi seperti mereka." Daniel membuat sebuah candaan
"Yakin kamu mas? Mengizinkan aku menjadi selebgram atau aktrist?"
"Siapa yang mengizinkanmu menjadi tokoh entertainment?"
"Tadi kan mas yang bilang aku bisa menjadi seperti mereka."
__ADS_1
"Nggak-nggak ada mas tak mengizinkanmu menjadi seperti mereka. Kamu pikir mas sudi banyak mata melihat dirimu dengan mudah?" Respon Daniel sedikit emosi
"Ko mas jadi emosi gitu, aku kan hanya bertanya dari pernyataanmu."
"Dikira aku secantik song hye kyo apa banyak yang memujanya dasar tuan bucin." Batin Naynia yang cukup merasa kesal dnegan alasannya, tapi Naynia juga terharu dengan Daniel yang tak ingin banyak mata melihatnya.
Daniel menghela napas mengendalikan emosinya. "Maksudku kamu bisa seperti mereka yang bergonta-ganti pakaian bukan menjadi bagian dari mereka."
“Iya masku sayang.”
Merekapun sampai di mansion, Daniel mengecek sang anak terlebih dahulu ternyata El sedang bermain, ia kecup anaknya dan bermain bersama sebentar.
“Aah mas jangan seperti ini.” Jemari Daniel menyentuh payudara Naynia meraup dari belakang dan sedikit me*e*as
“Kenapa sayang?” Daniel pura-pura tak paham malah mengecup ceruk leher Naynia dengan tangan bermain di dada
“Kamu tahu akhir-akhir ini menjadi bagian sensitifku. Aaah.., mas jangan seperti ini..,” Pay*dara Naynia menjadi bagian yang paling sensitif akhir-akhir ini. Naynia akan mudah teran*sa*g dengan hanya sentuhan biasa oleh Daniel.
“Dadamu semakin kencang dan membesar sayang.” Daniel melepaskannya, ia bermaksud turun ke perut Naynia memastikkan ucapan Adelia, namun dering gawai mengurungkan niatnya.
“Mas angkat telpon dahulu.” Cup Daniel mengecup pipi Naynia dari samping dan keluar dari walk in closet menuju balkon. Kali ini Daniel gagal memastikkan ucapan sang tante Adelia
__ADS_1
Naynia sendiri memperhatikkan diri dari cermin. “Aku memang terlihat menjadi lebih gendut. Apa karena akhir-akhir ini napsu makanku bertambah? Pay*daraku juga memang terasa kencang.” Naynia bermonolog
“Jadi saya harus pergi malam ini juga Ga?”
“Iya tuan, tuan Orion di Amerika hanya sampai lusa. Jadi jika anda pergi hari ini besok anda sudah sampai di sana.”
“Baiklah Ga, persiapkan segalanya. Pakai jet pribadiku.”
“Baik tuan.” Sambungan telepon terputus
Naynia tiba-tiba memeluk Daniel dari belakang. “Wangi sekali masku.” Naynia menikmati aroma tubuh maskulin Daniel yang menenangkan. Daniel membalikkan diri memeluk Naynia dari depan.
“Sayang..,” Ucap Daniel yang mendekap dan mengelus surai Naynia
“Iya mas.”
“Kepergianku harus dipercepat malam ini.”
“Kenapa mas?”
“CEO pemilik perusahaan ITE yang berada di sana hanya sampai lusa berada di Amerika.”
__ADS_1