
Tak lama dengkuran halus terdengar dari telinga Naynia, Naynia mendongakkan wajahnya menatap wajah tampan calon suami dan calon ayah dari anak-anaknya yang terlelap damai.
Alis yang tegas berwarna hitam pekat, bulu mata yang panjang hitam, hidung yang mancung, rahang yang tegas dan bibir tipis milik Daniel yang membuat Naynia kecanduan di tatap lekat.
“Aku beruntung memilikimu mas. Bukan karena limpahan harta yang kamu miliki, tapi karena cintamu yang membuatku merasa berarti dan berharga.
Terimakasih telah memberi hadiah terindah dalam hidupku dengan hadirnya dirimu yang mewarnai hidupku dan kehadiran dua malaikat kecil dari benihmu. Semoga kelak mereka bisa menjadi anak yang berbakti pada kita, agama dan negara.
Bisa hidup rukun berama kakak dan adiknya kelak. Belum juga mereka lahir aku sudah memikirkan adiknya” Pikir Naynia tersenyum sendiri dengan pemikirannya
"Aku tak akan pernah pergi darimu mas kecuali kamu yang menginginkan aku pergi dari hidupmu. Bagaimana aku akan pergi jika sudah ada dua benih di rahimku, mereka tak memiliki kesalahan apapun. Mereka membutuhkanmu mas." Batin Naynia dengan tangan mengelus rahang tegas sang lelaki Daniel Naynia pun ikut tertidur dipelukan hangat Daniel.
**
Prang
Prang
Mariana menghancurkan semua barang yang ada di hadapannya
"S* al * an j*l*ng br* ngs* k, gara-gara dia Daniel menjadi pembangkang. Daniel lebih memilih menentangku dibanding meninggalkannya. Lihatlah j* l * ng setelah menikah akanku pastiklan Daniel meninggalkanmu. Kau dibuang dan dicampakkannya." Mariana bermonolog penuh emosi
Mariana merogoh ponselnya di tas brandednya.
__ADS_1
Tut
Tut
Panggilan kedua dijawab
"Iya mah."
"Kapan kamu menjalankan rencanamu itu Fely?" Tanya Mariana menahan emosinya
"Tepat satu hari sebelum kepergianku di negara ini mah. Artinya setelah usia pernikahan Daniel dua bulan kurang."
"Kenapa harus menunggu selama itu Fel, itu terlalu lama.",
"Bukankah mamah ingin melihat wanita kampungan itu menderita?"
"Untuk itu mamah harus bersabar. Biarkan mereka menikmati hari setelah pernikahannya dahulu, baru kita buat wanita s*i* l* n itu menderita dicampakkan Daniel.",
"Awas saja jika kamu gagal Fely."
"Tenang saja mah aku jamin tak akan gagal. Mamah hanya cukup menjadi penonton saat waktunya tiba."
"Ok , jika kamu gagal kamu tahu akibatnya Fely."
__ADS_1
Tut
Sambungan telepon terputus begitu saja
"Dasar nenek lampir s*a*l*n, bukannya berterimakasih malah mengancamku. Tapi ku pastikkan aku tak akan gagal membuatnya menderita. Kamu bisa memiliki Daniel gadis s*a*l*n,. Tapi itu tak akan lama, nikmati saja kebersamaanmu saat ini. Waktunya tiba kamu akan merasakan apa yang aku rasakan j*l*ng." Fely bermonolog penuh emosi
Drt..Drt..
Ponsel Fely berdering
"Hallo."
"Hallo, kapan j*l*ng itu akan dicampakkannya?" Tanya seseorang di sebrang sana
"Astaga tadi si nenek lampir sekarang lu. Bisa nggak sih pada bersabar. Tunggu dua bulan kurang pernikahan mereka, saat hubungan mereka hangat-hangatnya akan ku buat bom meledak di rumah tangganya."
"Ok aku tunggu, tak sabar aku melihat Daniel murka dan memgusirnya, hahaha."
"Iya akupun sama, pasti Daniel sangat marah dan mngusirnya tanpa ampun, hahaha."
"Ok aku tunggu kabarmu Fely."
"Ok." Telepon pun terputus
__ADS_1
"Selamat menikmati kebahagiaan kalian Niel, sampai waktunya tiba dan kamu benar-benar membencinya seperti kamu membenciku Niel. Ku pastikkan hal itu terjadi walau harus mengorbankan orang tak berdosa." Seringai Fely dari ucapan monolognya
LIKE lagi yaa ,VOTE dan Bunganya coba misstizenku biar miss semangat lagi up tiap hari 🤗🤭