
“Aku akan memberi kejutan sepulangmu mas. Aku tak sabar melihat ekpresi bahagiamu. Daddy kalian pasti sangat bagaia kehadiran kalian malaikat-malaikat mommy.” Naynia sepanjang perjalanan mengelus perut yang menyembulnya dengan bibir yang melengkung ke atas, tersenyum sepanjang perjalanan.
Sesampainya di mansion Naynia menyuapi baby El. Tak lama gawai Naynia berdering.
“Hallo sayang, kamu sedamg apa?” Tanya Daniel di sebrang negara sana
“Sedang menyuapi makan siang El mas.” Ucap Naynia dengan senyuman manis yang menghias wajah cantiknya sejak tadi
“Sepertinya istriku sangat bahagia. Ada apa nih?”
“Iya mas aku bahagia sekali tadi ke rumah ibu, aku merindukan ibu. Maaf aku tak memberitahumu dahulu.”
“Pantas saja tapi dari hari ke hari istriku terlihat semakin cantik saja.”
Daniel membuat Naynia tersipu, Daniel malah tertawa dengan ekpresi menggemaskan Naynia
__ADS_1
“Mas, kamu semakin pintar menggombal.”
“Bukan sebuah gombalan sayang memang kenyataan. Oh ya mas masih belum bisa pulang, mungkin sekitar satu minggu lagi di sini tak apakan sayang?”
Ekpresi Naynia berubah ada rasa kecewa mendengar Daniel yang pulang satu minggu lagi.
“Iya mas selesaikan masalahmu dahulu.” Naynia tersenyum dipaksakan
“Sabar ya istriku, mas akan segera pulang. Setelah pulang mas akan mempersiapkan pernikahan kita sayang. Maafkan mas memundurkan pernikahan kita.”
“Jaga dirimu baik-baik ya, ingat jangan terlalu kelelahan. Siapkan energimu saat mas pulang karna akan mas buat kamu kelelahan.” Ucap Daniel terkekeh
“Mas..,” Pipi Naynia sudah seperti kepiting rebus
“Hahaha mas sangat merindukanmu sayang.”
__ADS_1
“Aku juga mas.”
Seperti biasa mereka akan mengobrol satu jam ke depan. Setelah video call berakhir Naynia menidurkan El yang tertidur di pangkuannya. Ia kembali ke kamar utama mengganti midi dress kebesaran dengan dress yang mencetak tubuhnya. Naynia sengaja memotret dirinya di depan cermin walk in closet dengan dress ketat satu tangan memegang gawai satu tangan memegang perutnya yang menyenbul.
Beberapa angle ia foto untuk memperlihatkan perutnya yang sedikit menyembul agar terlihat jelas di camera. Hingga pose terakhir di ranjang dengan posisi duduk bersandar ke ranjang memotret perut menyembulnya. Naynia akan membuat album dari mulai perutnya mulai sedikit menyembul hingga membuncit besar. Sebagai kenangan kehamilan perymtamanya.
“Sekarang mommy tahu kenapa perut mommy sudah menyembul ternyata benih daddy kalian tumbuh dua sekaligus. Mommy bersyukur sekali kalian hadir di hidup mommy dan daddy.
Kalian akan tumbuh dipenuhi rasa cinta dan kasih sayang kami. Kakak kalian juga pasti bahagia kalian hadir di rahim mommy. Tumbuhlah baik ya malaikat-malaikat kecil mommy dan daddy.”
Naynia mengganti dressnya kembali dan masuk ke ruangan kerja Daniel. Mencetak hasil foto-fotonya di ruang kerja Daniel menempelkan hasil foto full body yang memperlihatkan perutnya yang menyembul dengan hasil USG di album sedang yang ia beli sebelum ke mansion
Di setiap foto ia menuliskan isi hati dan kebahagiannya untuk sang anak dan Daniel.
"Mommy dan daddy akan menjadi orang tua yang sangat menyayangi kalian tanpa membedakan kalian dengan kakak kalian, jadi tumbuhlah dengan baik ya dirahim mommy. Mari kita bekerja sama nak tak membuat mommy kewalahan sebelum daddy kalian pulang.
__ADS_1
Kalian bisa meminta apapun saat daddy pulang bahkan membuatnya kewalahan ok." Ucap Naynia mengelus perutnya dengan tertawa kecil membayangkan Daniel yang kewalahan akan permintaan-permintaannya