Cinta Duda Kutub

Cinta Duda Kutub
CDK # 74 》》 NGAPAIN KE RUMAHKU ?!


__ADS_3

Meskipun Arditha berusaha sekuat tenaga agar bisa ke kantor namun mama Kalisha dan papa Kuncoro serta Abimana tak membiarkannya keluar rumah. Mendadak penghuni rumah mewah mantan pejabat itu menjadi sangat possesif pada Arditha. Dengan pasrah gadis yang kini sudah menjadi wanita itu akhirnya mengalah namun tetap menyibukkan diri dengan ponselnya.


Vanya tak begitu menguasai laporan keuangan makanya saat menempuh S2 ia memilih manajemen sehingga menjadi bahan olok-olokan oleh Arditha. Jika hanya S2 manajemen, ditanah air juga ada bahkan tak kalah bagus dengan tempat mereka menuntut ilmu.


"Honey, jangan terlalu sibuk gitu dong. Masa suami didepan mata gak digubris," Abimana mendekatkan dirinya pada Arditha yang tak bergeming sedikitpun. Pria itu tak terima diarahkan oleh sang istri.


"Mas, jangan ganggu aku, bisa gak sih, " Kekesalan Arditha mulai terpancing. Saat ini dunianya berubah drastis dan secara tiba-tiba hanya karena pergulatan panas dipagi hari.


"Aku hanya ingin kamu istirahat honey, jangan kelelahan agar kita bisa memiliki anak,"


"Jangan egois mas, kita sudah memiliki Arsheno dan Arbilha. Lagipula kantor kami baru launching. Masih banyak impian yang belum tercapai, " Arditha memang belum memikirkan untuk memiliki buah hati. Ia masih muda dan ingin merasakan meniti karier mulai dari nol hingga sukses dan pencapaiannya bisa membanggakan.

__ADS_1


Seketika Abimana menjauhkan diri dari Arditha, ia kecewa mendengar perkataan sang istri. Kemudian pria dewasa itu berdiri dan berjalan keluar dari kamar. Tujuannya saat ini adalah ruang kerja sang papa. Jika Abimana menginap di rumah keluarganya maka ruang kerja papa Kuncoro juga akan menjadi ruang kerjanya.


Wajar jika hatinya terasa sangat sakit mendengar penolakan Arditha. Padahal setiap pasangan halal pasti menginginkan keturunan sebagai pelengkap kebahagiaan mereka. Apalagi baru beberapa jam yang lalu mereka mereguk indahnya cinta. Mungkinkah Arditha hanya melakukan kewajibannya sebagai seorang istri tanpa melibatkan perasaan ? Apakah dihati wanita itu masih tersimpan seseorang di masa lalu ?


Abimana tak bisa menghentikan berbagai pikiran buruk yang kini telah menguasai hati dan pikirannya. Kini ia tenggelam dalam lamunan. matanya menatap lurus ke depan seolah dapat menembus dinding kokoh yang mengelilingi ruang kerjanya.


Sementara di kantor Vanya dan Arditha, seorang pria memanfaatkan kesempatan melakukan pendekatan pada Vanya. Yah, siapa lagi kalau bukan Kenan. Pria cuek dan dingin itu tak membiarkan Vanya bekerja dengan tenang.


"Ngapain ke rumahku ? Tante Sherly mau ngeluarin aku ?!" Vanya bertanya dengan kesal dan tanpa pikir panjang. Sejak kedatangan Kenan, ia sama sekali tak bisa fokus bekerja. Ada-ada saja pertanyaan pria itu. Kesan dingin dan cuek selamq sama sekali tak terlihat justru sebaliknya, ternyata pria tampan itu sangat menjengkelkan.


"Nah, tuh tau. Aku bukan lagi anak remaja yang ingin pacaran dengan alasan saling mengenal. Itu menghabiskan waktu dengan sia-sia. Cukup aku mengenalmu lewat Arditha saja. Dan aku yakin kamu adalah gadis yang cocok denganku." Tegas Kenan sambil menatap lekat-lekat mata hitam Vanya.

__ADS_1


Tentu saja Vanya merasa bahagia mendengar ungkapan pujaan hatinya selama ini. Namun tak mungkin ia berteriak histeris sambil menari-nari karena keinginan hatinya tercapai. Vanya gadis berpendidikan yang pandai menguasai diri dan berkelas.


"Jangan menatapku seperti itu. Aku tahu kamu pun mencintaiku dan terus terang aku salut denganmu karena tetap bertahan menungguku untuk mengungkapkan rasa sekaligus melamarmu," Kini Kenan menggenggam lembut tangan Vanya dan perlahan mengaitkan tangannya dengan tangan pujaan hatinya.


Vanya tak mampu berkata-kata, tubuhnya terasa lemas dan bibirnya pun kelu. Untuk pertama kalinya mereka bersentuhan. Sebuah aliran listrik mengaliri peredaran darah mereka berdua. Sekuat tenaga Kenan menahan diri agar tak menikmati bibir ranum sang gadis.


Kenan tak ingin menyentuh lebih jauh sebelum mereka SAH. Seorang pria yang benar-benar mencintai gadisnya tak akan pernah menyentuh lebih jauh. Pria yang menghargai dan menghormati seorang gadis yang belum SAH merupakan pria sejati. Dan untuk jaman sekarang mungkin hanya Kenan seorang yang seperti itu.


🌷🌷🌷🌷🌷


Selamat sore, maaf ya readers beberapa hari othor menghilang karena memdampingi anak bertanding.

__ADS_1


Sekali lagi maafkan diriku 🙏🙏🙏


__ADS_2