Cinta Putri sang pemimpi musim dua * Cinta diantara Anak Kandungku *

Cinta Putri sang pemimpi musim dua * Cinta diantara Anak Kandungku *
Ternyata laki-laki yang aku idamkan adalah calon dari adikku sendiri


__ADS_3

hari -hari Berjalan dengan alurnya. kini Amira dihadapkan dengan tugas dan tanggung jawabnya menjadikan ia begitu sibuk seperti biasanya. terkadang timbul rasa keinginan untuk menempati posisi seperti Lilian yang bebas di rumahan bercengkrama menghabiskan kebahagiaan bersama orang terkasihnya.


hari ini adalah hari Minggu Amira akan menghabiskan waktunya untuk bermalas-malasan di kamarnya dan ingin mencurah hati kepada sang mom tercintanya.


* di sebuah kamar *


waktu menunjukkan pukul 7 pagi.


Daddy Amar tengah lari pagi mengelilingi perumahan bersama temannya. sedangkan Lilian sedang mandi susu.


dan mom putri sedang asyik bercengkrama dengan anak yang sekian lama baru ia bisa mendekapnya lagi.


"mom, sebenarnya Amira sudah memutuskannya, Amira akan segera menyusul Lilian (dengan malu-malu)". Amira


"a..apa maksudmu sayang? apa kau akan menikah juga? masya'allah.... syukurlah berarti mommy akan segera miliki dua cucu sekaligus (dengan binar dipelupuk matanya)".mom Putri


"huffftt...(terdengar nafas panjangnya dari pihak Amira) Amira belum bertemu dengannya mom, tapi Amira janji ketika Amira sudah menemukannya Amira akan segera membawanya kepada mommy dan Daddy (dengan senyum keyakinan)". Amira


"maksud Amira...(terlihat jelas wajah kebingungan dari pihak mom putri)".mom putri


"Hem....begini mom....(Amira menceritakan laki-laki masa kecilnya dengan panjang kali lebar dengan nada penuh semangat dan kepositifanya dan mom Putri hanya mengangguk tanda mengerti)". Amira


"tapi sayang kau kan sudah lama tidak berjumpa dengannya, apa kau yakin dia juga masih menunggumu? (dengan nada yang hati-hati)".mom Putri


"Amira yakin mom...dia masih menunggu Amira (dengan senyuman positifnya)". Amira


# Flash back #


beberapa tahun silam sekitar 17 tahun yang lalu.


"kakak tampan ingat ya di manapun kita berada jikalau kita masih berada dinegara ini ,kita akan meluangkan waktu untuk berkunjung ketempat ini (dengan nada tegas namun terkesan lucu dari milik Amira) janji...(Amira mengambangkan tangannya dengan satu jari yang ia tidak lipat kerah dimana kakak tampannya berada)". Amira


"kau ini , dasar gadis aktif. (Neil tersenyum dengan menggapainya / dari jemari milik Amira) aku janji...". Neil


"kau harus menungguku bila aku yang pergi dari aku akan menunggumu kembali jika kau yang akan pergi apa kau berani?". Neil

__ADS_1


"tentu tuan ..siapa takut (dengan nada bercandanya)". Amira


"hei kenapa kau bercanda disaat aku mulai serius? aku menyukaimu Amira!!!". Neil


degggg..... Amira yang sedari tadi menampakkan senyumannya kini mematung atas dengan apa yang dia barusan dengar.


"kak...apa itu benar kau menyukaiku (dengan nada alimnya)". Amira


"tentu kau adalah sosok gadis lain dari pada yang lain, buktinya aku bisa mudah berteman denganmu disaat aku kesulitan untuk menyesuaikan diri untuk bergabung dengan teman seumuranku!!! kau adalah satu-satunya teman wanitaku dan satu-satunya teman untuk menemani hari-hariku Amira. (dengan tatapan penuh kepercayaan diri)". Neil


ya ini pertama kalinya ia bisa percaya diri untuk berbagi kisah dan cerita bersama teman seusianya. dan Amira adalah gadis pertama yang bisa merubah hidupnya menjadi lebih terasa menyenangkan dan berwarna. kekonyolan, celotehan terkadang kesedihan yang Amira sembunyikan, kenakalan serta keberanian yang Amira lakukan membuat Neil tersadar bahwa dirinya tidak bisa tanpa sosok Amira.


"yayyyy.....(Amira berjingkrak-jingkrak ala anak kecil ya padahal usianya pada saat itu sudah memasuki umur sekitar 12 tahun, namun sikap percaya dirinya yang tinggi membuat sosok Amira tampil berani dan terkadang konyol tidak seperti dirumahnya ia akan terlihat seperti seorang anak gadis yang polos, lemah, dan penurut)". Amira


"cup....(Neil mengecup pipi mulus milik Amira) aku sangat meyanyangimu Amira, aku akan menunggumu sampai dewasa nanti aku inginkan kau menjadi pasanganku (dengan kepolosan namun benar rasa yang ada pada saat itu juga)". Neil


🌷hihihi.... apakah ini yang dikatakan dengan sebutan cinta monyet ya guys..., anggap saja seperti itu🌷


# Flash back off #


"Hem... seperti inikah aku ketika masa remaja dulu (Putri terkekeh akan kata-kata yang melintas secara diam-diam itu)".mom Putri


nettttt.....anggap saja panggilan sebuah tanda bel berbunyi tanda ada seorang tamu yang datang yah.


"sayang, (mom Putri menyadarkan anak tersayangnya dari lamunannya)". mom putri


"kita lanjut besok saja yah sayang , ada tamu mungkin itu calon Lilian Lilian berpesan kepada mommy untuk menemuinya dulu jikalau Lilian belum selesai dengan acara mandinya. mommy kebawah dulu , (dengan sedikit buru-buru mom Putri mulai meninggalkan kamar milik Amira)".mom Putri


"huffft....mommy...bergumam.


aku lanjutkan lagi apa tidak yah acara kangennya!!! Hem...tapi aku penasaran juga dengan calon lilian ,tidak salahkan bila ikut berkenalan akukan kakak sahnya (Amira segera turun dari kasur empuknya, dan memeriksa keadaan tampilannya dia harus terlihat bagus dihadapan calon iparnya)". Amira


perlahan Amira mendekat kearah dimana momnya sedang duduk berseberangan dengan seseorang yang duduk membelakanginya. mommynya nampak sudah sangat akrab dengan mengobrolkan perihal persiapan akan pernikahan yang akan berlangsung dua bulan yang sudah tidak genap lagi.


"benar Lilian belum selesai dengan acara mandinya,apa aku susul Lilian dulu saja, siapa tau dengan memberitahunya dia akan lebih cepat menyelesaikan acara dandannya...bergumam". Amira

__ADS_1


baru saja Amira akan melangkahkan kakinya untuk melihat keadaan adik kesayangannya yang menggemaskan.


"kakak....kau sedang apa ,kenapa tidak kesana menemui calonku bersama mommy (nampak Lilian sudah berdiri dibelakang dimana Amira berdiri, dengan tampilan yang terlihat begitu mempesona dirinya yang perempuan saja dibuat terkagum-kagum akan sosoknya) ayo kak...". Lilian


Lilian menggandeng lengan milik kakaknya Amira dengan senyuman kebahagiaannya.


"mom...mas Neil ". Lilian


"Neil?.... degggg.....". Amira


"sayang apa kau sudah siap...(Neil membalikkan tubuhnya kearah sumber suara dan alangkah ia terkejut dengan sosok yang berada disebelah calon istrinya, sosok yang ia masih bisa kenali ya wajah yang mewakili garis keturunan dari keluarga Alexander, wajah blesteran yang khas yang hanya keluarga Amira yang memilikinya)". Neil


"a.... (bibirnya keluh)". Amira


amira memejamkan netranya,bibir Amira bergetar dadanya terasa sesak namun ia hanya bisa menahan keterkejutan itu tanpa sedikitpun suara yang berarti ia ucapakan.


"sayang ayo duduk sini (mom Putri menepuk pelan tempat disebelahnya duduk ya mom putri tidak menangkap gerakkan yang mencurigakan disusana ini)".mom putri


Lilian duduk disebelah Neil berada dan Amira duduk disebelah momnya duduk.


"mas perkenalkan ini kakakku Amira,kak Amira baru beberapa hari ini pulang dari negara (tidak usah disebut ya, dengan maksud mengenalkan Anggota keluarga)". Lilian


"Neil calon suami Lilian...(bermaksud berjabat tangan)". Neil


"Amira...(Amira menyambut uluran tangan dari Neil laki-laki tampan dewasa yang dulu sampai sekarang ia idam-idamkan dan entahlah setelah ia mengetahui kenyataan bahwasanya laki-laki yang dicintainya adalah calon suami dari adiknya sendiri)". Amira


"oh ya mom Lilian dan mas Neil berangkat sekarang (Lilian beranjak bangkit begitupun dengan Neil yang berusaha menetralkan perasaan nya)". Lilian


"hati-hati sayang, nak Neil hati-hati...mommy serahkan penjagaan Lilian kepada nak Neil (dengan senyum hangatnya)" mom Putri


"siap mom, semuanya akan baik-baik saja ". Neil


"dan salam untuk mommy dan daddymu, doa mommy mengiringi langkah kalian (dengan senyum keibuanya dengan segala doanya)".mom Putri


"terima kasih mom, (keduanya secara bersamaan)".Lilian dan Neil

__ADS_1


ya Neil dan Lilian akan menghadiri sebuah acara pernikahan kolega milik Daddynya dan Lilian diundang untuk menemani Neil di negara tetangga. ya Neil tidak berangkat sendirian /berduaan dengan Lilian saja melainkan dengan keluarganya (mom nichol dan Daddy Fujinya).


__ADS_2