Cinta Putri sang pemimpi musim dua * Cinta diantara Anak Kandungku *

Cinta Putri sang pemimpi musim dua * Cinta diantara Anak Kandungku *
Dia kakak tampan itu


__ADS_3

dua minggu kemudian.


terlihat seorang gadis yang masih sangat belia duduk disebuah kursi riasnya , ia begitu terpukau dengan hasil riasan MUA yang memperindah rupanya.


"ini sangat menakjubkan nona, kecantikanmu begitu sempurna,.dari sejak lahir nyonya putri dan tuan amar pasti sangat bangga memiliki seorang buah hati seperti mu".MUA


sang MUA geleng-geleng hampir tidak percaya dengan hasil karya tangannya, dengan sedikit polesan dan sentuhan make up tipisnya ala gadis remaja menjadikan seorang Lilian bak bidadari, ditambah gaun yang dikenakannya menambah kesan dewasa namun terlihat sangat segar dan natural dan aksen bunga-bunga yang menempel pada rambutnya menambah kesan seperti seorang Putri-putri dinegeri dongeng.


"terima kasih Tante , Tante berlebihan ...dan terima kasih ini semua tidak terlepas dari hasil karya tangan ahli milik tante...(Lilian tersenyum sopan)". Lilian


"hem.... nona Lilian kami merasa tersentuh, kau begitu sosok gadis yang sopan dan lembut....(tersenyum simpul)".MUA


"hem... (mengangguk) apa rupaku selama ini seperti ini... (Lilian menatap rupa tanpa cacatnya dan sejenak memejamkan netranya didalam hatinya ia sangat bersyukur kepada sang maha pencipta yang telah memberinya keindahan yang luar biasa pada sosok dirinya)". Lilian


"sayang....apa kau sudah siap (terlihat seorang perempuan yang sudah berumur namun masih terlihat sangat jelas akan aura kecantikan yang ia miliki masih kuat mendominasi), masya'allah ,apakah kau benar anak mommy putri dan Daddy Amar (nampak putri terpukau dengan sosok bagaikan bidadari yang nyata turun ke bumi)".


"mommy...(Lilian menengok ke sumber sebuah suara yang sangat ia kenali itu dengan membawa senyuman)...". Lilian


"wah....kau begitu sangat indah sayang ,kau begitu cantik dan terlihat sedikit lebih dewasa.mom tidak menyangka (putri mendekat perlahan dengan penuh binar dimatanya)". putri


"mommy.... sudahlah Lilian malu dipandang seperti itu (Lilian menjadi salah tingkah)". Lilian


"haha....anak mommy sudah besar dan tumbuh dengan sangat pesat dan begitu cantik, pasti calon suami mu akan jatuh lutut kedalam pelukkanmu (dengan menoel-noel dagu Lilian bermaksud menggoda, mom Putri melakukan semua itu supaya Lilian tidak terlalu tegang untuk proses selanjutnya)". Putri


sedangkan para make over hanya tersenyum menyimak pertunjukan yang dipertontonkan Sepasang ibu dan anak yang saling berargumen.


"mommy....ih, sudahlah Lilian benar-benar malu (dengan rona diwajahnya yang sudah sejak tadi terlihat)". Lilian


_skip_


para Tante MUA sudah pamit undur diri dan kini saatnya Lilian,Daddy Amar dan mom Putri tancap gas ke sebuah pertemuan yang sudah kedua belah pihak sudah sepakati.


terlihat dua keluarga yang bertemu disebuah restauran dengan pelayanan yang sangat apik , dengan suasana yang nyaman dan sangat ekslusive.

__ADS_1


"Nicole Nataniel!!". Nicole


"Fuji Nataniel!!!".Fuji


"max Nataniel". Neil


"Amar Putra Alamsyah". Amar


"Putri ayu Alamsyah". Putri


"Lilian Putri Alamsyah". Lilian


mereka semua saling berjabat tangan memperkenalkan diri. namun putri , Lilian dan Neil tidak membahas perihal tentang penyelamatan yang dilakukan oleh Neil disaat Lilian pernah diculik pada masa beberapa tahun silam dulu. mereka takut mengganggu moment spesial itu.


"ternyata dia adalah kakak tampanku , yang sudah pernah menyelamatkan aku, wah kalau tau seperti ini Lilian tidak perlu untuk berfikir keras untuk menyetujui perjodohan ini, ini sesuai doa dan harapan Lilian...dalam hati (dengan senyum yang malu-malu)". Lilian


"gadis kecil ini, Hem.... aku tidak menyangka dia tumbuh secepat ini dan hum....dalam hati (nampak Neil menelan salavinanya beberapa kali ternyata gadis yang dijodohkan oleh Daddynya adalah gadis yang pernah ia tolong dan kini Neil terkaget-kaget dan terkagum-kagum akan penampakan sosok yang begitu bersinar hingga pandangannya terus tertuju pada sosok manis yang duduk bersebrangan dengan posisi duduknya, ya Niel adalah laki-laki normal dia tidak akan menyia-nyiakan pemandangan elok yang ditunjukan untuknya)". Neil


"kau sangat manis nona...(dengan begitu saja lidah Neil memujinya padahal sebelumnya ia mengeluh kepada Guntur akan perjodohan ini, dengan sedikit kesadaran yang kembali Neil jadi tergugup) ah...maaf...eh... benar kau sangat manis dan terlihat pas dengan gaunnya (dengan senyum kakunya)". Neil


"haha....lihatlah mereka, sepertinya kita tidak salah mempertemukan mereka, aku akan secepatnya melamarkan anakmu untuk Neil (dengan senyum mengembang nya)!!!". Nicole


"haha....tentu ,aku merasa terhormat dan akan sangat senang...". amar


"saya juga sangat menyukai Lilian, dia sangat sopan, anaknya lembut pasti dia seorang gadis yang penurut... saya tidak menyangka loh mom kalau anaknya baru berumur 15 tahun , Lilian sangat cocok dengan Neil . ". Fuji


"Hem....(Putri tersenyum bangga kepada anak semata wayangnya dan mengelus bahunya) terima kasih mom...saya juga merasa senang dengan perjodohan ini (dan tersenyum kepada lawan bicaranya)". Putri


"Lilian tersentuh...(dengan senyuman khasnya)...terima kasih Tante atas pujiannya....". Lilian


"Niel...(Fuji melirik kearah anak bungsunya memberi kode)". Fuji


akhirnya Neil dan Lilian keluar dari ruangan itu dan sedikit menjauh dari ke 4 orang yang terlihat sudah berumur itu.

__ADS_1


kini mereka ada di ruang terbuka dengan menyenderkan pergelangan tangan dan pinggangnya ke pembatas bangunan yang memperlihatkan suasana gemerlap malam dari atas ketinggian.


"Hem.... ternyata gadis kecil yang pernah aku selamatkan sudah tumbuh jadi secantik seperti ini...aku hampir tidak mengenalimu Lilian? (dengan senyum tidak percayanya)". Neil


"inilah aku kak, tapi kakak tidak berubah kak masih utuh tampan seperti pertama kali Lilian melihat kakak (dengan senyum manisnya)". Lilian


"deggg... (suasana jantung Neil bergemuruh ia begitu terpukau dengan senyum manis milik Lilian, senyum itu senyum yang terlihat tidak asing baginya)". Neil


"kak...(Lilian mencoba menegur Neil yang sejak tadi menatapnya tiada henti)". Lilian


"eh...maaf...( Neil terkejut dengan panggilan diponselnya)". Neil


ia melihat sebuah nama yang sangat familiar.


"kenapa kakak tidak mengangkatnya kak? (Lilian bingung setelah melihat Neil malah mematikan panggilan itu dan memasukan lagi ponselnya kedalam saku celananya)". Lilian


"hanya salah sambung... dan tidak penting sebaiknya ayo kita segera kembali (Neil menuntun Lilian dengan lembut ada tatapan hangat di manik matanya hingga Lilian tanpa bisa menolak lagi untuk berjalan bergandengan dengan Neil)". Neil


"suit... suit....(Fuji yang melihat kedatangan Lilian dan Neil dan melihat akan keharmonisan diantara anak dan calon menantunya nampak kegirangan)'.fuji


"wah ... Lilian sudah menemukan pangeran berkuda putihnya ......upsss... maaf (...... Putri segera membekap mulutnya sendiri ,ia keceplosan mengucapkan Nya. ya dengan isengnya mom putri membaca buku diary milik anaknya hingga ia mengetahui siapa yang sejak dulu Lilian idolakan, yah Lilian mengidolakan penyelamat tampan yang pernah menyelamatkannya dari tragedi penculikan beberapa tahun silam lalu)". Putri


# flash back #


"sayang apa kau sudah tidur". Putri


nampak Putri membuka pintu kamar anaknya, dan putri mendapati Lilian sudah tertidur dengan mendekap sebuah buku diary nya. Putri mengambilnya ( buku) dan menyelimuti gadis kesayanganya dengan selimut.


"cup....(putri mengecup hangat dikening anak kesayanganya) selamat malam sayang mimpi indah". putri


kemudian putri menaruh buku diary milik Lilian diatas meja belajarnya dengan tidak sengaja buku yang ditaruh itu terjatuh karena terlalu ditepian mom putri menaruhnya buku itu terbuka dan terlihatlah pengungkapan tentang sang pangeran berkuda putih milik Lilian dan dengan dipenuhi rasa penasarannya sang mom putri membacanya hingga tamat.


# flash back off #

__ADS_1


"mommy....!!! (Lilian terlihat sangat malu dengan rona pada daerah wajahnya yang sudah sangat terlihat dan dengan cepat menghampiri mom jahilnya)". Lilian


dan pada akhirnya mom putri menceritakan kepada orang-orang yang nampak kebingungan itu tentang penyelamatan yang Neil lakukan hingga ada pengakuan sang pangeran berkuda putih bagaikan dinegeri-negri dongeng.


__ADS_2