Cinta Putri sang pemimpi musim dua * Cinta diantara Anak Kandungku *

Cinta Putri sang pemimpi musim dua * Cinta diantara Anak Kandungku *
Aku tidak mau


__ADS_3

"dia pelakunya, sudah aku duga....(lagi-lagi Amar mendaratkan Bogeman mentahnya kepada Lanang tanpa ampun)". Amar


"akhp.....(membekap mulutnya) tidak dad , itu pasti tidak benar (mom Putri benar-benar tidak percaya dengan penuturan sang suami) hentikan dad, selesaikan ini dengan cara baik-baik,tolong hentikanlah..... ". Putri


Lilian yang hampir sejam tertidur akhirnya membuka matanya.


"mom....". Lilian


Lilian terbangun dengan memegangi pelipisnya, dan mulai terbangkit dari posisi rebahannya.


"sayang.. baguslah kau sudah sadar.".mom Putri


mom Putri berlari kearah sisi ranjang dan ikut duduk disisi ranjang.


"apa yang terjadi mom kenapa Daddy dan Daddy Lanang berkelahi (Lilian sangat terkejut disaat kesadarannya mulai menguasainya)". Lilian


"Lilian jawab mommy...(mom Putri duduk disisi ranjang dan menatap lekat manik bening itu) apakah benar orang yang menghamilimu adalah Daddy Lanang? (dengan perasaan kalut dan khawatirnya)".mom Putri


degggggggg....pemikiran apa sebenarnya sampai-sampai sang mommy mengatakan hal itu. bukannya itu hal yang sangat tidak mungkin.


"bukan mom....!


(dan beralih kepada sang Daddy yang terlihat gemas dengan lawan yang sudah babak belur).


Daddy hentikan dad, bukan Daddy Lanang yang melakukan semua itu...(Lilian berteriak menghentikan aksi brutal dari sang Daddy Amar)". Lilian


"hahhhh....huhh...hahhh (Amar dengan nafas yang terlihat naik-turun menghentikan aktivitas ganasnya) kalau bukan...hh.... dia pelakunya, lalu...hhhh... siapa penjahat yang melakukanya padamu Lilian hhh...? (beberapa kali Amar berucap dengan keadaan nafas yang masih terlihat naik-turun dengan amarah yang meluap-luap)".Amar


mendapatkan tatapan dari sang Daddy dengan tatapan elangnya membuat Lilian takut dan merasa benar-benar bersalah.


"do...dosen Harun yang melakukannya dad...(dengan menahan sakit dihatinya, Sungguh pilu nasibnya kini. menjadi seorang perempuan yang ditinggalkan sesudah kesuciannya hilang)". Lilian


"a.. apa...(Amar kaku untuk sesaat)". Amar


selama sebulan lebih dirinya telah mencari tentang keberadaan dosen Harun yang Lilian maksud namun meskipun dengan bala bantuan dan Jimmy pun ikut turun tangan namun sungguh diluar dugaan sosok jati diri Harun tidak bisa ditemukan.


apakah dosen Harun bukanlah manusia biasa, apakah sosok Harun adalah sosok siluman atau sosok setengah manusia lainnya yang tengah menyamar menjadi manusia biasa?????


atau sosok Harun adalah sosok penjahat yang dengan kekuatan superpower-nya dalam jejaring sosialnya hingga Amar dan Jimmy tidak dapat mendeteksi keberadaannya????.

__ADS_1


sedangkan mom putri mencoba menerima dengan apa yang sudah terjadi pada anaknya dan menimpa keluarga besarnya. setelah Amira dengan keputusan pilihan hidupnya yang cukup mengguncang tanah air dan banyak menimbulkan pro & kontra, dan sekarang kini Lilian anaknya yang hamil tanpa seorang suami sungguh terasa berat dan rumit namun mom Putri akan berusaha tetap tenang meskipun hatinya berlarian memohon kemudahan kepada sang pencipta.


"gugurkan anak itu.....(dengan nada yang tertahan)". Amar


"apa kau tidak salah mas...(mom terbangkit dari posisi duduknya, mom Putri syok mendengar keputusan dari sang suami)". mom Putri


"aku tidak salah mom..., aku tidak akan membiarkan darah penjahat mengalir ditubuh keturunan keluargaku...,(amar mendekat dan memegang kedua lengan milik Lilian) ayo ikut Daddy...(amar sedikit kasar)". Amar


Lilian menggeleng.


"Daddy tunggu dulu dad, apa tidak ada cara lain...itu perbuatan dosa dad, (mom Putri menahan tangan milik suaminya) mommy mohon pikiran ini dengan matang-matang, tindakan ini bisa membahayakan Lilian juga , dan meskipun bayi yang ada didalam kandungan Lilian bukanlah bayi yang dihasilkan dari sebuah pernikahan tapi apa salahnya kita memberinya kesempatan untuk hidup, bukannya Setiap makhluk berhak atas kehadirannya. kita sebagai insan tidak bisa dan tidak boleh menentukan Kematian akan setiap mahkluk yang ada di bumi ini...mommy mohon dad, pikirkan ini dengan baik-baik dan dalam pikiran yang jernih disini kau terbawa emosi mas....(mom Putri berusaha memberi pengertian)".mom Putri


"tidak mom.... ini adalah jalan yang terbaik, sebelum kandungnya semakin membesar (Amar bersimpuh dihadapan Sang anak) maafkan Daddy nak, Daddy tidak bisa menerima bayi yang ada didalam kandungmu, Lilian mau kan untuk melakukannya (mengg..-kan kandungannya dengan menatap meminta persetujuan)". Ama


"Lilian....". Lilian


beberapa hari lalu Lilian merasakan perubahan dalam dirinya, mood-nya selalu berubah-ubah dan kebiasaannya pun ikut terganggu, dan melakukan beberapa kegiatan diluar kebiasaanya namun ia baru menyadari disaat sahabatnya mengatakan hal sensitif bagi dirinya bahwa dirinya seperti seorang dengan kebiasaan perempuan yang sedang hamil muda.


dan disaat Lilian mencari pembuktian ternyata benar ia tengah mengandung sosok janin kecil, ingatan Lilian kembali kepada sosok dosen Harunnya yang telah melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan hingga kini dirinya yang menanggung aibnya. sendiri.....!!!.


ada rasa tidak terima disaat ia tengah mengandung anak yang tidak ia harapkan namun ia adalah sosok dengan sebutan Lilian, gadis lembut dengan segala kebaikkannya ia tidak mungkin untuk membunuh bayi kecil putih polos tanpa dosanya.


"jangan Lilian, (mom Putri menggelengkan kepalanya dengan air mata kesedihannya)".mom Putri


"Lilian... Lilian..ma..(ucapannya terpotong)". Lilian


"aku akan menjadi ayah dari bayi yang Lilian kandung...(Lanang dengan Suara tegasnya menatap ketiganya dengan posisi berdiri tegapnya meskipun wajahnya babak belur)". Lanang


ya semenjak pandangan pertamanya dengan Lilian, Lanang mengagumi sosok Lilian, meskipun hatinya adalah milik sang mom Putri namun hasrat biologisnya memanggilnya untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.


laki-laki dewasa dengan ciri khas tubuh jangkungnya dengan wajah blesterannya menatap penuh percaya diri.


"dadd, (mom Putri tercekat)". Mom Putri


penuturan dari mantan suaminya membuat mom Putri bertambah syok.


"apa maksudmu...tuan Alex, (Amar sudah menduga meskipun bukan Lanang yang melakukannya itu karena mungkin Lanang kalah cepat dengan si b..-bah Harun)". Amar


"biarkan aku yang menjadi ayah dari bayi yang Lilian kandung, bukannya ini adalah hal yang terbaik untuk semuanya (melangkah pelan kearah Amar, dan membisikkan sesuatu yang sangat mengejutkan bagi Amar)". Lanang

__ADS_1


"br..-sek tega-teganya kau melakukan ini kepadaku setelah apa yang sudah kulakukan untukmu...(amar akan melayangkan sebuah Bogemanannya lagi namun dengan cepat Lanang menangkisnya)". Amar


"aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini calon mertua, (menyeringai dan melewati Amar yang terbungkam akan bisikakan mautnya) aku tunggu kabar baiknya...(Lanang menyentuh bekas luka yang diberikan oleh Amar dan beralih kepada Lilian dan sang mom putri yang berdiam kaku disaat mendapatkan tatapan yang tidak bisa mereka artikan darinya) bersiap-siaplah Lilian kau akan menjadi pengantinku...(dan beralih kepada mom Putri) berterima kasihlah kepadku mommy Amira (tatapnya melihat penuh kerinduan kepada Putri hingga membuat Putri dibuat merinding)". Lanang


"ahkp...(terbungkam, ya Putri menyadari sosok tinggi jangkung didepannya adalah tuan dengan tinggi kedudukannya tapi apa pantas dirinya melakukan hal itu kepada Putri kesayanganya? dan ... dirinya tau betul permainan apa yang akan Lilian dapatkan dari sosok Lanang Alexander disaat tidak menuruti keinginan biologisnya, umur baginya bukanlah halangan ya karena tuan Lanang Putra Alexander masih tetap yang nomer satu.


bagi mom Putri mantan suaminya itu adalah sosok dengan tingkat kemesuman tingkat tinggi bahkan tidak ayal sering melakukanya dengan cara yang cukup tidak masuk akal)".mom Putri


setelah kepergian Lanang.


"arrrgghhhhhhhh...... (Amar menjerit frustasi) ini semua gara-gara Harun ke..-rat itu, aku tidak terima .. arrrgghhhhhhhh.......aku akan menghabisinya jika ia berani menampakkan batang hidungnya di depanku.


mommy....(Amar beralih kepada sang istri).


biarkan Lilian merenungi atas perbuatannya. kurung dia hingga tuan Alex datang untuk dijadikan istrinya.


(Amar terlihat begitu marah dan kecewa dengan keadaan ini,ia sangat-sangat kecewa dengan keadaan putrinya)". Amar


"mas...(memekik disaat Putri ditarik paksa untuk pergi dari kamar Lilian)".mom Putri


brakkkkk.....suara pintu yang ditutup Secara kasar. dan terdengar sebuah pintu yang dikunci dari luar.


"dad...mommy mohon dad, jangan lakukan ini dad...Lilian hanyalah korban disini....(perlahan suara sang mommy hilang di telan sang waktu)".mom Putri


"hiks .....(Lilian merosot lemas terduduk di lantai) kenapa ini semua terjadi kepadaku.... apa salah Lilian... hiks....!". Lilian


dengan tubuh yang bergetar, ia berandai.


andaikan saja dirinya tidak kabur disaat itu, disaat dimalam pernikahnya bersama sang kekasih, dan tidak mengambil keputusan itu, keputusan untuk membiarkan sang kakak untuk menggantikannya..!!!


dirinya pasti sekarang sedang tersenyum penuh binar kebahagiaan dengan orang yang terkasih.


dan kejadian ini tidak akan pernah terjadi.


hingga dirinya dinyatakan akan menjadi calon pengantin dari ayah tirinya kakaknya sendiri, apakah boleh seperti ini?????


"hiks.....tidak...Lilian tidak mau!". Lilian


jiwa dan seluruh raganya terguncang hebat ditambah tatapan kecewa dan marah dari sang Daddy itu menambahkan rasa Besar salahnya membuatnya merasakan kalut sekalut-kalutnya.

__ADS_1


__ADS_2