
disinilah Lilian beserta keluarga besarnya berkumpul disebuah ruangan yang terbilang besar.
ada Daddy Amarnya, mom Putri, mom Nichole, Daddy Fuji, Kak Amira dan Neil mantan calon suaminya menatapnya dengan tatapan yang hampir sama.
disana juga ada Ferdinand dan Jimmy yang setia dengan keluarga Alexander.
"Lilian kenapa kau pergi disaat hari pernikahanmu tengah berlangsung apa yang membuatmu pergi sayang? (terlihat sangat jelas raut sedih sekaligus kecewa yang mom Nichole perlihatkan untuk dirinya, betapa mom Nichole sangat mendambakan sosok menantu seperti Lilian baginya kedudukan dan karir bukanlah segalanya baginya sosok Lilian tiada tergantikan Amira tidaklah bisa menggantikan posisi Lilian, karena mom Nichole sudah terlanjur jatuh hati kepada sosok Lilian)".mom Nichole
"maafkan Lilian mom, tapi memang inilah keputusan yang harus Lilian ambil (dalam isakkanya)". Lilian
"sayang...bayiku ( mom putri mendekat dan mengelus pelan pundak sang anak berharap bisa memberikan kenyamanan dan kekuatan)".mom Putri
"tapi kenapa sayang, kenapa mendadak seperti ini? dan kenapa kau berkata keputusan yang kau harus ambil apa kau dan Neil tengah bertengkar dan ada masalah? bicarakan ini dengan baik-baik sayang jangan mengambil keputusan sepihak, apa kau tidak ingin memiliki mertua sepertiku (Nichole menatap penuh harap) apa ini Karena kakakmu? (mom Nichole mendesak,ada tatapan tidak suka yang mom Nicole perlihatkan untuk Amira)".mom Nichole
"hiks....(Lilian hanya bisa menangis disaat mantan mertuanya sangat mengharap nya, jujur jauh dalam relung hatinya ia juga sudah terlanjur mencintai mantan mertuanya itu)". Lilian
"mom,...(Fuji mencoba memberi isterinya pengertiannya supaya pelan kepada Lilian dan tidak menyalahkan salah satunya)". Fuji
"ini bukan salah Lilian mom, dan ini bukanlah salah Amira , disini Neil lah yang salah". Neil
semua mata tertuju pada Neil.
"Neil salah mom, Neil sudah melanggar janji Neil yang Neil telah buat sendiri...Amira adalah perempuan yang Neil cintai sejak dulu. dan...Lilian , maafkan aku sayang aku menjadikanmu tempat pelarianku aku khilaf, aku mencintaimu karena segala kesempurnaanmu, jujur benar aku sangat menyayangimu dan mencintaimu tapi sejatinya rasa yang ada itu karena rasa kecewaku padanya (Neil menunjuk kearah Amira) Amira terlalu serius dengan karirnya hingga hatiku terasa hampa dengan penantian ini dan mencoba bermain dengan hatiku disaat kesempurnaan mu ada didepan mataku, tapi maaf sayang Amira masih ada disini ,Amira tidak akan kemana-mana (Neil menatap Lilian Punuh iba dan rasa salah yang menyesakkan dada)". Neil
"plak....plak...plak....(sebuah tamparan yang mendarat di wajah Neil) ini bukanlah apa-apa Neil, ini tidak sepadan dengan kesalahan yang kau sudah buat (mom Nichole sangat geram kepada anaknya sendiri dan beralih kepada Lilian) maafkan mommy sayang, mommy telah gagal mendidiknya (mom Nichole meraih tubuh Lilian yang bergetar hebat atas pengakuan Neil yang menganggapnya hanya sebagai pelarian)".mom Nichole
"hahhhh.....(Daddy Amar meninju kerasnya dinding baginya ini sangat menyakitkan hingga membuat tangis sang mom putri pecah)". dad Amar
"Daddy kecewa kepadamu nak...kenapa bisa seperti itu...(Fuji nampak gusar)". Fuji
__ADS_1
melihat keadaan ini membuat hati Amira berdenyut begitu nyeri. ia anggap ini semuanya adalah kesalahannya yang terlalu fokus dengan karirnya tanpa mau tau dengan perasaan orang-orang yang sudah sangat menyayanginya.
Amira berlutut dihadapan semuanya teruntuk Lilian Amira sangat merasa bersalah . Lilian adalah korban akan keegoisan janji diantara dirinya dan Neil. begitupun dengan Neil , Amira merasa bersalah karena terlalu fokus untuk kesempurnaan karirnya hingga dia mengabaikan sosok Neil bahwa Neil juga adalah manusia biasa yang bisa khilaf kapan saja . ya meskipun ia tau Neil juga salah disini.
"maafkan Amira, ini semua adalah kesalahan yang Amira buat , gara-gara Amira semuanya menjadi tersakiti seperti ini... maafkan Amira (Amira berlutut mohon pengampunan , perempuan yang notabene nya adalah satu-satunya keturunan dari keluarga Alexander keturunan yang sangat tinggi kedudukannya telah berlutut dihadapan semua nya)". Amira
*ya seseorang yang mengharapkan mendapat tahta dan cinta*.
"princess Amira....(Jimmy dan Ferdinand bergerak bagaikan melarang namun tiada kuasa mereka)".Jimmy dan Ferdinand
"bangunlah sayang kau tidak perlu seperti ini...ini bukanlah salahmu sepenuhnya (mom putri yang masih menenangkan Lilian terbangun melihat putri tercintanya melakukan hal itu)".mom Putri
"Amira pantas melakukanya mom... disini Amira egois... seharusnya Amira tidak terlalu berharap dan mementingkan yang tidak seharusnya Amira pentingkan... maafkan aku Lilian sayang aku sudah gagal menjadi kakak yang baik untukmu.... (dan beralih kepada Neil) maafkan aku kak Neil, Amira tidak pernah memberimu kabar hingga mungkin kak Neil mengira Amira sudah melupakan semua janji yang dulu pernah ada (dengan lelehan kristal beningnya)". Amira
"kak...(Lilian tidak kuasa berdiri pun ia tidak kuasa dengan keadaan ini, hingga hanya isakkanlah yang mewakili perasaannya)". Lilian
"Amira.....apa yang kau lakukan...(dengan suara khas baritonnya seseorang dengan wajah khas blesteran nya mulai memposisikan keberadaanya)". Lanang
begitupun orang yang ada disana menyerukan namanya.
"hubby... bergumam (namun gumaman itu terdengar sampai kependengaranya Daddy Amar)".mom Putri
"Daddy....(Amira terkejut namun masih dalam posisinya yang berlutut)". Amira
"bangun...apa yang kau lakukan my princess...apa kau ingin rendah Dimata mereka (dengan aura kepemimpinan sekaligus mata lebarnya)". Lanang
"Amira salah dad, Amira telah melakukan kesalahan yang fatal hingga tanpa sengaja Amira menyakiti semuanya terutama untuk Lilian...". Amira
"apa maksudmu Amira?". Lanang
__ADS_1
"saya yang lebih salah disini tuan...(Neil maju) maafkan saya ,saya telah melanggar janji saya...". Neil
"apa dia adalah kekasih kecilmu itu yang pernah kau ceritakan kepada Daddy...? (Lanang menatap penuh kepada Amira yang masih pada posisinya)". Lanang
"eem...(Amira mengangguk mengiyakan)". Amira
"laki-laki macam apa dia!!! (dengan amarah yang memuncak) berani sekali kau mempermainkan perasaan anakku...(melangkah kearah Neil)". Lanang
ya Lanang sudah mengetahui semuanya. pernikahan yang Lilian dan Neil langsungkan itu live secara garis besar hingga Sampai kebeberapa belahan dunia telah mengetahuinya.
dua dari keturunan dari pebisnis yang sukses dan begitu juga dengan Neil dia adalah pebisnis muda yang namanya menyebar keseluruhan penjuru negara. dan Lilian adalah sebagai top trending akan kesempurnaan rupanya membuat berbagai pihak ingin merangkulnya dalam dunia bisnis dan dunia media yang sangat mungkin membesarkan namanya. namun Lilian enggan untuk melakukannya ya Lilian adalah gadis dengan segala kesempurnaan dalam kesederhanaannya.
betapa terkejutnya dan terpukulnya Lanang disaat pernikahan yang Neil dan Lilian langsungkan ternyata sang calon mempelai wanitanya digantikan oleh sosok perempuan cantik yang bukanlah asing baginya ya sosok cantik itu adalah anaknya sendiri Amira Alexander. dengan gerakkan cepatnya Lanang tanpa basa-basi di detik itu, dimenit dan di jam itu, di waktu itu juga terbang ke negara dimana orang yang sampai saat ini masih bertahan dihatinya berada...sang mom Putri.
"Jangan dad, (Amira bangun dari posisi berlututnya ia sudah memprediksi apa yang akan Daddy Alex nya lakukan)". Amira
Neil terpejam disaat sang mertua menghadiahi dirinya dengan pukulannya.
"buggghk..... buggghk.... rasakan itu, berani-beraninya kau melakukan ini kepada putri ku...bugggghkk....ini adalah penghinaan besar... buggghk buggghk...(Lanang merancau seperti kesurupan melampiaskan kekecewaannya terhadap menantu yang mungkin ia tidak anggap itu)". Lanang
"cukup dad, cukup....(Amira berteriak histeris mencoba menghentikan aksi sang Daddynya yang menghujani suaminya dengan Bogeman mentahnya)". Amira
"biarkan aku menghajarnya, aku belum puas....". Lanang
sementara itu mom Putri, Amar beserta kedua orang tua Neil hanya melihat dengan rasa campur aduknya.
sedangkan Lilian hampir pingsan melihat orang yang masih utuh dihatinya dipukuli dengan membabi buta.
melihat tuan Alex yang tiada henti membuat hati seorang ibu bergerak disaat anaknya diperlakukan cukup kejam.
__ADS_1
"hentikan tuan, anakku memang salah tapi dia sudah mengakui akan kesalahannya...dan aku mohon tuan hentikan untuk tetap memukuli anakku...(ada tatapan marah sekaligus tidak terima disaat tuan Alex membabi buta dengan tingkat kekalapannya)".mom Nichole
"oh...kau rupanya orang tua dari anak kurang ajar ini...(lanang menghentikan aksinya baginya keluarga Neil adalah keluarga sepadan dengannya namun akan kesalahan anaknya membuat seorang tuan Alex murka)". Lanang