Cinta Putri sang pemimpi musim dua * Cinta diantara Anak Kandungku *

Cinta Putri sang pemimpi musim dua * Cinta diantara Anak Kandungku *
Bencana 1


__ADS_3

_skip_


"mommy (Lilian yang baru sampai dirumah sang mommy Putri dikejutkan dengan mommynya yang nampak baru saja menjatuhkan selullernya dan memegangi dada-nya berusaha menyeimbangkan posisi berdirinya)...mommy ada apa dengan mommy?". Lilian


"hiks....(menoleh ke sumber suara dan disana mom Putri sudah melihat dua bidadarinya tengah menatapnya penuh tanya begitu dengan cucu kesayangannya Leona yang nampak memperhatikanya dengan raut polosnya)".mom Putri


" mommy...pelan-pelan saja...(Lilian meriah tubuh khas mungil milik sang mommy Putri dan membimbingnya untuk duduk di kursi yang ada didepan rumah)". Lilian


"mom... , Oma Putri kenapa? Oma putri kenapa sampai menjatuhkan ponselnya? (pemandangan yang berhasil Leona tangkap membuatnya berkomentar ingin tau)". Leona


"Leona cucu kesayangan Oma ,tidak apa-apa sayang Oma hanya kecapean....(mom Putri hanya bisa menatap cucu kesayangannya dengan senyuman yang berusaha ia hadirkan tanpa mau berkomentar lebih)".mom Putri


"sttt... Leona masuklah dulu kedalam mommy ingin bicara dengan Oma Putri berdua (menatap sayang dengan perintahnya) ". Lilian


"em...baik mom (mengangguk dalam rasa penasarannya, ya pasalnya mata kecil awas Leona melihat sang Oma menjatuhkan ponselnya dengan begitu saja pemandangan itu tidak biasa bagi Leona kecil)". Leona


setelah Leona masuk kedalam dengan keadaan pintu terbuka lebarnya.


"Daddymu Lilian...hiks... Daddy Amarmu (nadanya bergetar) ,Daddy Amarmu ditahan oleh pihak yang berwajib, Daddy Amarmu adalah orang yang jujur dalam bekerja mommy yakin dengan hal itu sangat yakin. mommy tidak percaya jika Daddymu melakukan sebuah kecurangan apapun.... hiks....(suara tangis mom putri pecah ,rasanya ia tidak sanggup membayangkan bila harus berpisah dengan suami tercintanya)".mom Putri


"maksud mommy?". Lilian


"ya Daddy Amarmu dituduh menjual barang yang tidak berizin / ilegal , karena semua tanggung jawab terbesar berada ditangan Daddymu maka Daddymu langsung ditahan dengan bukti yang ada.


tapi mommy yakin Daddymu tidak melakukan hal jahat itu...daddy Amarmu tidak mungkin menafkahi istrinya dengan uang haram seperti itu...mommy percaya dengan Daddymu mommy percaya Lilian...".mom Putri


"tidak....!

__ADS_1


mommy benar ,Daddy Amar bukanlah penjahat seperti pihak yang berwajib simpulkan". Lilian


"kita harus segera kesana Lilian, Daddymu harus bisa bebas....(hingga sang mom Putri tidak menyadari cucu termanisnya tengah memperhatikannya yang sedang menangis diambang pintu)".mom Putri


"jangan menangis Oma, Daddy Harun bilang kepada Leona orang dewasa tidak boleh menangis...(dengan tatapan polosnya mendekat menghampiri keduanya Lilian,dan mom Putri)". Leona


"uh... maafkan Oma sayang, Oma Putri tidak bisa jika tidak menangis... Maafkan Oma , Oma lupa ... Oma akan segera menghapus air mata ini, kemarilah sayang (Oma Putri segera mengusap air matanya yang padahal lagi-lagi terjatuh dan berusaha ia tahan dengan merentangkan kedua tangannya kepada cucu semata wayangnya)". mom Putri


Leona masuk kedalam dekapan sang Oma dan Lilian mengelus kepala Leona dengan sayang.


_skip_


"sayang mommy dan Oma akan menemui opa dulu ya, Leona sama Tante Amira dulu? (memberi pengertian) Leona jangan rewel ya mommy dan Oma akan pergi sebentar!". Lilian


"em...(mengangguk menurut)". Leona


aku akan segera menyuruh mas Neil untuk menyusul kalian untuk ikut membantu membuktikan bahwa Daddy Amar tidaklah bersalah...(dengan tatapan sedihnya)". Amira


"terima kasih nak, kau jagalah kondisimu... sebenarnya mommy berat meninggalkan Leona kepadamu dalam keadaan seperti ini tapi ...(ucapan terpotong)".mom Putri


"jangan sungkan mom, apapun yang Amira bisa lakukan untuk kalian... jangan pernah merasa tidak enak kepada anakmu sendiri (Amira dan mom Putri saling mengusap air mata dan berpelukan)". Amira


"terima kasih kak (Lilianpun ikut meneteskan air matanya, ia begitu sedih dengan keadaan kakaknya yang seakan selalu dipojokkan oleh beberapa pihak yang kurang senang dengan keberadaannya karena kekurangannya yang belum bisa juga memiliki keturunan hingga Amira cukup setres ditambah masalah kantor yang dalam waktu dekat ini memiliki beberapa permasalahan yang cukup serius hingga Amira drop dan mengambil libur karena sakit, dengan didampingi seorang pelayan akhirnya dengan berat hati Neil meninggalkan Amira dalam keadaan sakitnya kekantor itupun Neil selalu menghubunginya dalam setiap jamnya)". Lilian


"kenapa mereka terlihat begitu bersedih? apakah memang benar opah Amar baik-baik saja? tapi mommy , Tante dan Oma mengatakan kepada Leona ,opa Amar baik-baik saja.


ya mommy dan Oma Putri hanya ingin menemui opa Amar.... hanya itu saja tidak ada yang lain... (Leona kecil merasa bingung dengan pemandangan yang ia tangkap tidak sesuai dengan apa yang ketiganya bilang , jalan fikiran anak satu setengah tahun itu nampak sedikit berfikir keras mengapa bisa seperti itu dan mencoba percaya dengan penjelasan yang ketiganya berikan)". Leona

__ADS_1


_skip_


"mas...(mom Putri meraih pemilik tangan dengan sebuah bergol yang melingkar dipergelangan tangannya,ya pemilik tangan itu adalah sang suami tercinta Amar Alamsyah.


dengan derai air mata, dan dengan menanggung sakit di dada rasanya baru beberapa jam sang suami meninggalkannya dirumah untuk pergi ke kantor yang biasa sang suami lakoni untuk menjalankan tugasnya dan sebagai tempat mencari rupiahnya. dengan tiba-tiba beberapa waktu berlalu bahwa ia mendapat kabar buruk dari pihak yang berwajib.


dan disana mata mom Putri melihat beberapa bawahan Amar yang juga ikut ditahan, karena sebuah laporan dan sebuah barang bukti yang nampak tidak bisa diganggu gugat)...mas kenapa ini bisa sampai terjadi padamu mas... aku percaya kau pasti tidak melakukan hal itu, aku percaya padamu mas...".mom Putri


"jangan menangis mom..., Daddy baik-baik saja (Amar memberikan senyuman teduhnya), pihak yang berwajib masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai barang-barang tanpa izin itu.


mereka pasti akan melepaskan Daddy, karena memang Daddy tidak memasarkan barang-barang tanpa izin itu, Daddy yakin ada pihak yang sengaja memasukkan barang-barang tersebut dan memasarkannya melalui jalur samar hingga Daddy kecolongan dan berakhir seperti ini...tapi mommy jangan khawatir percayalah kebenaran tidak akan pernah salah.


terima kasih sudah mempercayai suamimu ini, (dan beralih kepada Lilian yang berdiri setia dibelakang mom Putri) Lilian jagalah mommymu selama Daddy berada disini, dan Daddy meminta tolong kepadamu Lilian, temuilah seseorang yang berada didalam kartu ini ...(Amar mengambil sebuah kartu dari saku bajunya dan memberikan sebuah kartu nama kepada Lilian dan Lilian meraihnya dengan perasaan sedihnya), ingat Lilian kau harus menemuinya... ceritakanlah dengan apa yang sudah terjadi kepada Daddy dan perusahaan yang Daddy pegang... karena seseorang itu pasti akan memihak kepada Daddy!". Amar


"em...(mengangguk mengiyakan), Lilian pasti akan menemuinya dad, Lilian mohon Daddy bertahanlah...Lilian dan mommy pasti akan berusaha mencari bantuan untuk membebaskan Daddy bahwa Daddy tidaklah bersalah, ini hanya sebuah kesalahan pahaman". Lilian


"barang-barang tanpa izin itu mungkin saja memang posisinya benar berada didalam pengawasanmu mas, namun mommy yakin pasti ada pihak yang dengan sengaja melakukan semua ini, dan ingin melimpahkan semua kesalahan ini kepadamu mas hiks...".mom Putri


sementara itu Dikediaman Max Neil Nathaniel.


"sayang... Tante mau kekamar dulu ya, kamu jangan kemana-mana ok?". Amira


"siap Tante (nampak Leona duduk dengan memainkan sebuah boneka yang Tante Amira persembahan untuk dirinya seorang)". Leona


"bagus anak manis (Amira mengelus rambut Leona betapa ia mendambakan sosok bayi mungil berada di perutnya, dan terlahir seperti Leona yang memiliki paras yang begitu manis dan indah seperti sosok Lilian kecil dimatanya ya Leona adalah gambaran Lilian diwaktu semasa waktu kecil bagi Amira ya Amira berasumsi seperti itu. namun Amira dan yang lainnya cukup terkejut dengan penampakan netra Leona yang tidak mewakili siapapun dari kedua orang tuanya ya karena netral Leona bermanik kebiruan seperti netranya sedangkan Harun bermanik hitam kecoklatan sedangkan Lilian bermanik hitam jernihnya.


pernah suatu masa Lilian dan Harun mengumumkan bahwa netra Leona seperti itu karena semasa Lilian mengandung Leona, Lilian mengagumi melihat /menyukai seseorang dengan manik birunya.

__ADS_1


dan ketika Amira dan yang lainnya Pernah bertanya siapakah seseorang yang Lilian Kagumi, Lilian dan Harun menjawab seseorang itu adalah seorang yang pernah mereka temui disewaktu liburan dulu yang pernah memberikan Lilian sebuah hadiah kalung yang senantiasa sampai saat ini melekat dileher jenjangnya, sebuah kalung sederhana hanya itu)". Amira


__ADS_2