Cinta Putri sang pemimpi musim dua * Cinta diantara Anak Kandungku *

Cinta Putri sang pemimpi musim dua * Cinta diantara Anak Kandungku *
Awal dari sebuah perjodohan 1


__ADS_3

"terima kasih mom ,mommy selalu membuat Lilian merasa tenang (Lilian mencurahkan segala kekalutan didalam dirinya ia menceritakan bagaimana kedekatannya bersama Pian selama 1 tahun ini dan ia sudah menganggap Pian sebagai satu-satunya teman laki-laki yang terdekatnya namun sayang perlakuan tidak senonoh yang malah Lilian dapatkan dari pian kepercayaan luntur sudah kepada laki-laki.ya semua itu tidak lepas dari kejadian-kejadian yang telah menimpanya. mungkin hanya sosok Daddynya (Amar) laki-laki yang baik di dunia ini)". Lilian


"mommy mengerti nak, mungkin kau butuh waktu untuk melupakan semuanya (kejadian malang yang menimpa Lilian) tapi yang perlu kau tau nak tidak semuanya laki-laki itu jahat (memberi pengertian)". putri


tap...tap.... Suara sebuah langkah dengan langkah lebarnya menuju kamar anak tercintanya (Lilian).


ya setelah Amar meluapkan segala kekecewaan dan amarahnya dan membersihkan bekas-bekas perkaranya ia bergegas untuk melihat keadaan anak tercintanya. bersama sang istri yang selalu mendukungnya dalam keadaan apapun.


"jadi ini yang kau lakukan Lilian? kau sudah melunturkan kepercayaan Daddy....(Amar berdiri diambang pintu dan mulai mendekat masuk kearah istri dan anaknya yang tengah duduk diatas kasur). apa yang ada difikirkanmu Lilian hingga kau berbohong kepada 2 bodyguard pemalas itu, dan bukanya Daddy sudah melarang mu untuk berduaan dengan lawan jenismu? (ya dalam artian berpacaran. jawab Lilian? (amar memasang wajah tegasnya menatap tajam kearah anak tersayangnya)". Amar


"ma..maafkan Lilian Daddy, Lilian tidak bermaksud seperti itu...(dengan sisa sesenggukkanya ia menjawab pertanyaan dari Daddy Amar yang pertama kali dalam seumur hidup berbicara dengan nada tinggi kepadanya ya karena Daddynya terlihat marah dan khawatir sejak Lilian baru Pulang dari kota../tidak usah disebut ya)". Lilian


"kau tau Lilian jika saja mereka tidak mencarimu ,mungkin kau telah ....(ucapannya terpotong)". Amar


"cukup mas , kasihan Lilian dia masih dalam trauma terkejutnya. (putri mencoba menengahi)". Putri


"hufft.... (terdengar helaan berat) Daddy maafkanmu Lilian... asal kau tidak mengulangi hal seperti ini lagi/ berbohong dan berduaan dengan lawan jenis tanpa sebuah ikatan (dengan sedikit melunak di intonasinya) dan Daddy ingin memberitahumu ...Daddy telah menjodohkanmu dengan seseorang laki-laki dari anak sahabat Daddy, dan kau harus menerimanya ini adalah jalan terbaik, dan kau tidak ada pilihan lain sayang (Amar melirik kearah istrinya)". Amar


"mas....(Putri melirik ke arah suaminya yang berdiri tidak jauh dari keduanya dan mengelus pelan pundak Lilian yang nampak terkejut dengan pengungkapan dari sang Daddy tersayangnya) kenapa kau memberitahunya disaat seperti ini..". Putri


"Hem.... cepat atau lambat aku pasti akan memberi tahunya sayang, jadi kenapa harus ditunda lagi, dengan begitu Lilian sudah menyiapkan fisik dan mentalnya lebih dini. sayang....(Amar mendekat kearah Lilian dan ikut duduk dikasur mengusap pelan rambut panjang hitam berkilauan milik lilian) maafkan Daddy...ini adalah satu-satunya jalan agar kau selalu ada yang melindungi. Daddy dalam tahun dekat ini akan menikahkanmu dengan seorang laki-laki dari sahabat Daddy Lilian. maafkan Daddy.....(Amar merangkul putri tercintanya sungguh ia tidak sanggup jikalau anak semata wayangnya mengalami hal yang serupa lagi, dan sejak kejadian pertama Lilian diculik oleh pegawainya sendiri sejak itu Amar sudah jauh-jauh hari mengatur tentang perjodohan ini tanpa sepengetahuan anak dan istri tercintanya)". Amar


"hiks....(menangis ) maafkan Lilian dad,....eem...(Lilian mengangguk mengiyakan) Lilian akan lakukan apapun yang membuat Daddy dan mommy merasa tenang dan senang". Lilian


ya memanglah Lilian dicirikan sebagai seorang gadis yang tidak tega'an, apalagi menyangkut kehendak orang tuanya ia tidak pernah membangkang setiap apa yang orang tuanya katakan.

__ADS_1


kalau masalah nakal itu terbawa suasana akan kenakalan kelabilan dimasa- masa remaja ya guys.


"terima kasih sayang kau sudah menjadi anak yang penurut, Daddy bangga padamu". amar


"sayang....(Putri mengelus punggung keduanya dan ikut mendekap keduanya suami dan anak tercintanya)". Putri


_skip_


*di kamar *


"mas...(putri mendekati suaminya yang nampak berdiri didekat jendela kacanya yang terbuka lebar dengan memandang lepas langit biru cerahnya)". putri


"sayang....(Amar menoleh dan meraih pinggang ramping milik istrinya dan menuntunya dimana ia berdiri tadi dan mendekapnya dari samping) maafkan aku sayang , aku tidak mau kalau sampai anak kita hamil diluar nikah. kau tau kan sayang kelebihan dari Lilian,aku takut kelebihannya akan membawanya kepada kemalangan lagi. aku melakukan semuanya demi anak kita (ada kegetiran diucapkannya)". Amar


"tenanglah sayang, calon tunangannya akan sedia menjaganya dan memastikannya Lilian tidak melakukan hal yang tidak berguna diluar sana. karena dia ahli dalam hal ini....(Amar meyakinkan)". Amar


"apakah benar mas, apa benar seorang Max Nataniel akan bisa diandalkan untuk menjaga anak kita, bukanya dia juga seorang pebisnis apa dia punya cukup waktu untuk menjaga Lilian diluar pengawasan kita? (dengan raut kurang percayanya)". putri


"percayalah, aku memilih dari baik yang terbaik (membalikan tubuh istrinya dan menatapnya penuh keyakinan)". Amar


"eemmm... (tersenyum dan mengangguk)". putri


"terima kasih sayang kau selalu mendukungku". Amar


sementara itu dikamar Lilian terlihat mondar-mandir.

__ADS_1


"apa benar aku akan dijodohkan? ...(Lilian menerawang kepada masa silam dan bergumam)....kakak tampan apakah aku bisa berjumpa dengan mu lagi , aku harap aku bisa berjumpa denganmu lagi... bergumam". Lilian


🌾 Mxxx... N.c 🌾


adalah perusahaan yang berdiri baru-baru ini dinegara (tidak usah disebut ya) pemiliknya /pendirinya bernama Max Nataniel /keturunan blasteran, dan ia memiliki Teman sejawatnya yang bernama Guntur Lee /pendatang yang sudah lama menetap dinegara (tidak usah disebut ya). ya mereka berdua adalah teman sepermainan yang sudah sekian lama tidak bertemu dan kini dalam beberapa bulan mereka bertemu lagi dalam keadaan yang berbeda namun itu semua tidak berpengaruh untuk kisah persahabatannya.


"kau benar-benar beruntung sob (dengan pelan menabrak dada bidang milik Neil dengan kepalan tangannya)". Guntur


"huffftt....(dengan helaan nafas nestapanya) entahlah ini demi penyelamatan karirku ,kau tau sendiri bagaimana Daddyku... (nampak Neil meremas rambut yang semula tersisir rapih itu)". Neil


"kenapa kau terlihat frustasi seperti itu? kalau tidak mau aku bisa menggantikmu dengan senang hati, kau tau Lilian putri Alamsyah adalah sosok yang paling bersinar dinegri ini diusianya yang masih dini tuan Amar sudah begitu banyak menolak para calon besannya/orang yang melamarkan anaknya secara langsung kepadanya (dengan raut penuh keyakinan)". Guntur


"lalu kenapa kau tidak turut ikut melamarnya (dengan wajah malasnya)". Neil


"aku? (menunjuk dirinya sendiri) aku belum ada keberanian....(dengan kekehanya)". Guntur


"Hem....(nampak Neil melangkah kearah dinding kaca yang memperlihatkan padatnya suasana kota dengan ingatan yang menerawang) gadis kecilku kapan kau kembali ke negeri ini,hingga aku bisa menemukanmu kembali... bergumam". Neil


dibelahan bumi lain.


"deggg.....(dengan memegang rasa sesak di dadanya) kenapa aku merasakan sesuatu ....disini...bergumam". Amira


"nona , apa nona baik-baik saja (terlihat para lawan bicaranya menatap kearahnya ya karena Amira tengah sedang melakukan sebuah pertemuan pentingnya dengan beberapa petinggi dari negara (tidak usah disebut ya)". para petinggi


"tidak apa-apa...kita lanjutkan (dengan senyuman khasnya ia menetralkan rasa yang tiba-tiba muncul itu ya ia teringat akan seseorang yang belasan tahun ini ia tidak bisa melihatnya dan anehnya raut nya masih sangat jelas ia ingat, raut tampan masa kecilnya)". Amira

__ADS_1


__ADS_2