
Setelah 15 menit memelesatkan mobilnya , Bryan sudah sampai di sebuah gedung Apartment mewah. Langsung ia masuk ke basement apartment untuk memarkir mobilnya disana. Begitu turun dari mobilnya ia menatap 4 mobil Land cruiser yang sama dengan miliknya terparkir rapi berjajar disana . Tentu saja hal itu mudah terlihat, karena biasanya hanya akan ada 1 Moge & 2 mobil pribadi miliknya saja didalam basement private yang hanya untuknya itu.
Alison Luxurious Hotels , gedung hotel & apartment 22 lantai ,dengan 1 lantai dasar sebagai basement , lantai 2 yang terbagi menjadi lobby & Basement private yang hanya untuk sang pemilik apartment.
Gedung ini memiliki 270 kamar hotel Bintang 5 , dan 4 unit apartment exclusive di lantai 21 & 22 .
Untuk Unit apartment ini tidak untuk dIsewakan, hanya digunakan sang Pemilik & urusan pribadinya saja.
🚘 SGP 5 ALB , 🚘SGP 5 GRLD ,
🚘SGP 5 KEV , 🚘SGP 5 DV , huhh apa yang mereka semua lakukan disini "
Bryan pun memasuki lift pribadinya yang hanya akan menuju ke lantai 2, 21 atau 22 itu saja .
begitu sampai dilantai 22, ia langsung menuju pintu unitnya.
Setelah sensor sidik jarinya pintu unit Apartmentnya pun terbuka. . .
"Gila ya, apartment gue sekarang sudah jadi seperti panti sosial" Ucap Bryan ketika melihat 4 pria sedang asik berbincang di sofanya
"Jangan berisik Loe, ambilin kita minum kek, tawarin makan kek... Masak jadi tuan rumah diem aja ada tamu VIP begini " Ucap Gerald dengan bergurau menatap pria yang baru datang itu
"Kalian Tamu apa Maling, ?! Barang siapa memaksa masuk ke dalam rumah, ruangan, ataupun tempat pribadi seseorang tanpa izin dari sang empunya, dianggap telah melakukan pelanggaran hukum, dan dapat dipidanakan dengan kurungan penjara paling lama 9 bulan dan denda sebesar S$1000 "
"Maafkan kami Tuan Pengacara, haruskah kami kembali keluar dari kediaman anda ini dan mengetuk pintu lebih dulu agar tidak anda pidanakan?" Ucap kevin dengan bergurau menjawab perkataan Bryan, hingga membuat semua orang diruangan itu tertawa bersama..
"Hahahah....... "
"Ciihhh...." Ucap Bryan dengan tawa kecil disudut bibirnya sambil melangkahkan kakinya kearah kulkas SIDE BY SIDE luxury Hitachi yang penuh dengan berbagai minuman khas yang disukai pria.
Bryan berjalan menghampiri teman-temannya yang sedang asik disofa apartment nya dengan membawa 5 kaleng tiger beers 🍻 lalu meletakkannya diatas meja itu, dan kelima pria itupun saling mengambilnya, membuka dan cheers 🍻
Ditengah asiknya mereka menikmati beers nya sambil saling mengobrol tiba-tiba ada bunyi Bel pintu yang terdengar,
"Siapa lagi yang datang? Loe ada klien hari ini?" Tanya kevin kepada Bryan,
"Seharusnya tidak ada.Bentar gua lihat dulu..." Ucap Bryan dengan beranjak dari duduknya dan pergi ke pintu unitnya,
Ceglek....
"Kak Bryaaann...." Seorang gadis langsung membuka lebar tangannya dan memeluk pria yang membukakan pintu untuknya, namun pelukannya dihentikan oleh pria itu.
"Stella, ngapain kamu kesini ? " Tanya Bryan kepada gadis muda yang bertubuh mungil itu
"Emng aku ngga boleh kesini? Kak Bryan kenapa ngga angkat telfonku? Bahkan kakak reject..." Jawab gadis itu dengan cemberut sambil asal nyelonong masuk kedalam apartment Bryan.
Bryan hanya menghela nafas kasar,dan menggelengkan kepala nya menatap punggung gadis yang berjalan kedalam apartment nya itu
"Ehh, lagi pada ngumpul disini? Ada acara apa nih sampai Five cruiser lengkap begini? "
Tanya gadis itu begitu melihat sofa diruang tengah apartment itu diduduki para pria tampan
"Acara khusus cowok. Tapi kamu malah datang tanpa Diundang...hufh, " Ucap kevin kearah gadis itu
__ADS_1
"Kak Bryan sayang, jangan terpegaruh dengan teman-teman kakak yang pasti ngajarin gak bener itu. " Ucap stella sambil bergelayut manja dilengan Bryan yang sekarang sedang berdiri disisinya.
"Stellaaa,,,jangan seperti ini. " Lagi lagi Bryan berusaha menyingkirkan tangan Gadis itu dari lengannya
Melihat pemandangan seperti itu, membuat 4 pria yang tengah duduk disofa saling tertawa menggelengkan kepala menatap kearah Temannya itu.
"Kak Bryan sayang,,, aku ingin shopping beli beberapa keperluan cewek . Dan lagi, aku pengen banget punya tas C&K keluaran terbaru yang seri Limited edition itu " Ucap Gadis itu dengan manja sembari melingkarkan tangannya pada leher Bryan,
"Egmm...oke oke. Pergilah shopping dan Beli apapun yang kamu mau, Tapi berhentilah bersikap seperti ini. Ambilah kartu kredit kakak di dalam dompet yang kakak taruh diatas meja kamar sebelah ranjang " Ucap Bryan dengan menggenggam 2 tangan gadis itu agar berhenti bergelayut padanya
"Terimakasih kak Bryan sayang....muach " Satu kecupan mendarat dipipi Pria itu, dan gadis itupun langsung berjalan semangat ke arah kamar Bryan
"Heiih,, Kamu adalah perampok yang menyamar sebagai Malaikat " Teriak kevin kepada gadis yang sedang berbinar-binar karena akan mendapat harta karun itu
"Diamlah kak kevin, temanmu itu hanya sedang melakukan Tanggung jawabnya sebagai calon suamiku " Ucap gadis itu sambil tersenyum puas kearah kevin.
Bryan kembali duduk Ke sofanya dengan kasar, lalu meneguk beer nya kembali.
"Dave, Tolong ambil beer lagi...." Ucap Bryan kepada teman yang duduk disebelahnya itu,
"Aaa... Kalian juga mau lagi ?" Tanya Dave kepada yang lainnya, dan semua pun mengangguk. Lalu Dave pun bangkit berdiri dan mengambil beberapa kaleng tiger beers lagi dari kulkas .
Tak berapa lama, Dave pun kembali kesofa dengan membawa beberapa kaleng beers untuk diminum bersama,
"Kev, gimana? Loe udah atur tempatnya kan?"
Tanya Bryan pada kevin
"Al, Begitu besok org itu sampai di Singapura, suruh org suruhan loe untuk langsung membawanya ke tempat Kevin "
"Siap. Loe Tenang aja. "
Setelah selesai dalam perbincangan yang serius kelima pria itu kembali mengangkat minuman yang saling mereka pegang Dengan seringai senyuman dibibir masing-masing,
Belum sampai Mereka menegak minuman itu, tiba-tiba seorang gadis berjalan gusar menghampiri kesofa tempat mereka duduk dan dengan cepat langsung meraih beer kaleng yang dipegang Bryan lalu menumpahkan semua isinya keatas kepala pria itu...
"Fiiuhhhh....." Ucap Gerald, Dave, Kevin, dan Albert secara bersamaan karena sangat terkejut dengan hal yang dilakukan gadis itu pada Bryan.
Bryan masih tak bergeming dari tempat duduknya, namun nampak kedua rahangnya telah mengeras, Emosi terpancar dikedua matanya.....
"Stellaaaa.... Apa yang telah kau lakukan??!! " Teriak Bryan sambil Berdiri dan menatap Tajam kearah gadis dihadapannya itu
"Lalu apa yang sudah kak Bryan lakukan??! Wanita ****** mana yang sudah kakak Tiduri semalam? Hah ??!!!! " Ucap gadis itu sambil melempar keras sebuah Bra merah berenda kewajah pria yang berdiri menatapnya,
"Kak Bryan jahat...jahaaattt....." dengan amarah yang menggebu gadis itupun terus berteriak dengan suara yang terisak , air matanya mengalir deras membasahi kedua pipinya .... Lalu ia berlari meninggalkan pria itu, dan terdengar pintu apartment Terbanting dengan keras ,
Sedangkan Bryan masih tercengang mencoba menelaah hal yang barusaja terjadi padanya , dan maksud ucapan gadis itu, Bra?! Bra siapa ini..
4 pria yang masih tertegun disofa itu pun saling menghela nafas dalam, namun terlihat wajah yang memerah gugup ada pada seorang pria diantara 4 pria itu ...
"Al, jelasin ke Gue " Ucap Bryan dengan emosi menatap kearah Albert,
Mendengar ucapan dari temannya itu Gerald,Dave dan kevin langsung mengalihkan pandangan mereka kearah Albert , dan Lelaki yang mendapat 8 tatapan mata mengintai kearahnya itu langsung tak bisa berkutit lagi.
__ADS_1
Untuk menghindar dari tatapan yang mematikan itu, Albert segera beranjak berdiri dan melangkah ke dalam kamar Pemilik apartment itu, tak berapa lama ia pun kembali keruangan tengah itu dengan membawa sebuah handuk Ukuran tidak terlalu besar, lalu langsung menyodorkannya kepada pria yang masih berdiri disamping sofa itu.
"Perempuan mana yang semalam loe bawa kemari Buat ngacak acak kamar gue?" Ucap Bryan sembari meraih handuk yang disodorkan kearahnya, dan langsung menyeka wajahnya yang basah karena diguyur Beer itu
"Sorry, gue gak tau kejadiannya bakal kayak gini. Lagian kenapa loe izinin stella dengan bebasnya keluar masuk kamar loe " Ucap Albert sambil kembali menjatuhkan badannya ke sofa
"Woe, yang jadi sumber masalah bukan stella. Tapi tuh benda pusaka yang tertinggal dikamar Bryan" Timpa kevin sambil menatap kearah Albert.
"Lagian gue heran sama loe Al, Emangnya semalam loe sama tuh perempuan kena sergap apa gimana sampai tuh cewek pergi dengan ninggalin tuh benda dikamar?! " Sahut Dave dengan menahan tawa
" Putra seorang Perdana menteri , Berstatus masih lajang, pastinya akan bermasalah jika masuk pemberitaan kalau ia check in kamar hotel dengan seorang wanita. Huhh gua faham situasi loe ..." Ucap Gerald sambil tersenyum licik menepuk bahu Albert .
Dan Albert hanya bisa diam, tak punya penjelasan apapun untuk dikatakan kepada teman-temannya.
Karena kenyataannya saat dia terbangun tadi pagi setelah melakukan pertempuran panas semalam, perempuan itu sudah tidak ada disana. Hanya mengirimkan pesan singkat bahwa dirinya harus Buru-buru kerumah sakit karena urgent . Pastinya perempuan itu pergi dengan sangat tergesa sampai tidak sempat memakai Bra nya , tidak habis fikir Albert memikirkannya.
"Heh, Buaya tengik. Lain kali jangan bawa perempuan ke Apartment ini buat berantakin kamar gue lagi. Shit...! " Ucap Bryan sambil melempar handuknya kemuka Albert
"Trus masalah stella gimana? Gua khwatir tuh cewek kenapa-napa karena tadi dia pergi dengan keadaan yang lagi marah " Ucap kevin menatap kearah Bryan yang masih terpaku disamping sofa itu,
"Kev, Tolong loe cari dia.kalo mobilnya masih ada di basement gue, berarti dia gak jauh dari sini. Pastiin dia aman sekarang. Kalau mobilnya udah gak ada di bawah, Loe tau kan cara mencarinya?! "
"Oke, kalau gitu gue cabut dulu " Ucap kevin dengan beranjak berdiri dari duduknya,
"Gue juga harus cabut sekarang, mau kerumah sakit. Jadwal piket malam " Sahut Dave yang juga beranjak berdiri dari duduknya
"Heh, loe ngapain repot-repot piket malam Dokter Dave Alvaro? " Ucap Gerald dengan tawa kecil menatap kearah Dave
"Maklum Captain Gerald, beginilah nasib dokter residen.kalau gak nurut aturan senior bisa gak lulus spesialis " Jawab Dave dengan Nada serius tapi kemudian menutup kalimat akhirnya dengan sebuah senyuman lebar dibibirnya...
"Aaaah ,, loe emang harus secepatnya lulus spesialis bedah. Biar bisa membedah kepala Buaya tengik 1 itu " Ucap Bryan sambil mengarahkan pandangannya kepada Albert
"Hahahah......" Gelak tawa pun pecah diruangan itu,
Tapi Bryan hanya menyunggingkan sedikit bibirnya. Sedangkan Albert hanya berpangku tangan dengan membuang nafasnya secara kasar .
Dalam beberapa saat, Dave dan Kevin pun sudah berlalu dari ruangan itu...tingal 3 pria yang terlihat saling menegak sisa beer kaleng yang ada diatas meja itu....
"Mau ke pub setelah ini?" Tanya Gerald kepada Bryan
"Gak. Gua mau pulang kerumah. "
"Tumben mau balik kerumah ?! " Timpa Albert
"Mumpung masih inget jalan pulang " Jawab Bryan dengan santainya.
Dan akhirnya ketiganya pun terkekeh diruangan itu ...
.
*Visual pemeran Gerald sang pilot muda Tampan, ;
__ADS_1