
Pintu Lift pun terbuka di sebuah lobby, tiba-tiba Alexandria merasa nyeri pada luka di pahanya.
" Eghhm BiEm, kau bisa pulang sekarang . Aku masih mau ke Toilet dulu"
"Tapi Darling..."
" Tidak papa BiEm, lagipula aku bawa mobil sendiri , jadi percuma juga kau menungguku"
"Biar mobilmu disini saja Darling, aku Dan Mario akan mengantarkan Cinderella ini pulang karena sudah hampir tengah malam, kami harus pastikan sang Cinderella tiba dirumah sebelum tengah malam "
" Kau tau, bahwa Cinderella ini bahkan tidak bersama sepatu kacanya.... Lagipula Cinderella hanya mau diantar dengan kereta kencana oleh seorang pangeran. Bukan kau ataupun Mario. Jangan menyiksa mario lagi, sudah sana pulang, kasian mario menunggu berjam-jam di dalam mobil. Kalau kau tidak pulang juga, aku akan memecat kalian berdua" Ucap Alexandra dengan senyum lebar tapi mengancam Kepada managernya
"Baiklah kalau itu yang diinginkan my Darling... Lain kali ajaklah selalu pangeranmu itu . Haahh, pasti malam ini aku tidak akan merasa penat dan lelah seperti ini kalau saja kau membawa pangeran tampanmu itu my Darling, aku bisa cuci mata...haha.... Yahh meskipun sikapnya sangat dingin seperti bongkahan Es.."
" Kau bisa memimpikannya nanti dalam tidurmu BiEm, sudah sudah sana pergi "
"Oeiii.....kau bahkan mengusirku My Darling. Baiklah aku pergi sekarang, dan benar-benar akan kuimpikan pangeran tampanmu itu.....haha... ingat, Telfon aku begitu my Darling sampai rumah..Byeeee....." Ucap manager itu sembari melenggangkan kakinya dengan gaya manja , dan Alexandria memberinya sebuah lambaian tangan hingga jarak keduanya berada dalam kejauhan.
.
.
.
Alexandria pun menuju sebuah toilet di lobby gedung itu, begitu sampai didalam toilet ia menyibak gaun panjangnya yang berwarna biru muda itu untuk melihat Luka di pahanya, dan benar saja luka yang tertutup perban itu terlihat berdarah lagi...
Yaa, dia pun mengingat pesan dokter viviane tadi sore. Seharusnya dia duduk manis dirumah, bukan berpergian dan melakukan pekerjaan yang membuat kakinya banyak bergerak itu.
"Ahhhh....pantas saja rasanya sangat nyeri....."
Setelah mengusap darah pada lukanya dengan tissue dalam toilet itu, Lalu ia kembali menjatuhkan gaun panjangnya terjuntai sampai bawah mata kakinya.
Terlihat gadis cantik itu beberapa saat memandang wajahnya sendiri pada cermin di toilet itu dan membuat sebuah lengkung senyum dibibirnya sambil menghela nafas panjang.
Alexandria pun berjalan keluar dari Toilet itu dengan sedikit terseok menahan sakit pada kakinya,
.
Bruuukkk....
__ADS_1
.
"Auuuhhh......"
"Nona, nona maafkan saya. Saya tidak sengaja. Apa anda Baik-baik saja ,,, " Ucap Seorang lelaki sambil membantu bangun gadis yang terjatuh ke lantai karena bertabrakan dengannya.
Lelaki itupun mengambil tas kecil dan handphone dari gadis itu yang tergeletak dilantai lalu memberikan kepada gadis yang sekarang sudah berdiri itu,
Tidak langsung meraih tas dan ponselnya, gadis itu justru membungkukkan tengkuk lehernya sambil mengeryitkan mata dan tangannya memegang kaki sebelah kirinya
"Nona, apa anda Baik-baik saja? Apa ada yang terluka? " Tanya lelaki itu dengan suara yang terdengar panik,
Alexandria pun mencoba menahan sakit pada lukanya dan mengangakat kembali kepalanya,
"iya , tidak papa. ...
"KAMU... ! " terkejut menatap wajah gadis dihadapannya
" Loh...kamu...Kevin. "
"Alexandriaaaa..... | "
Entah apa yang terjadi keduanya langsung berpelukan seolah lupa dengan kejadian yang sedang terjadi....
" Heii, bagaimana Lexa'ku ini bisa ada disini hah...?'' Ucap lelaki itu dengan tatapan yang berbinar dan senyum lebar terlepas di bibir lembabnya
"Kamu sendiri bagaimana bisa ada disini kevin? ?"
"Tidak penting aku ada dimanapun. yang lebih penting adalah Sejak kapan kamu ada di singapura hehm ?? Bagaimana bisa tidak mengabariku???"
" Aiihhh...aku bahkan sudah hampir sebulan pulang dari paris untuk kembali melanjutkan kuliahku yang sempat tekor. Bagaimana mungkin aku berfikir untuk menghubungimu, setelah 3 tahun berlalu kevin. Aku berfikir kamu masih menetap di New York "
"Hmm...baiklah baiklah. Lupakan itu semua, yang terpenting sekarang kita bisa bertemu lagi. Bahkan aku berencana untuk menyusulmu ke paris saat selesai kuliahku nanti jika kamu masih disana. Karena aku mendengar brand fashion mu akan menjadi bagian dalam paris Fashion years Desember nanti dan aku sangat berbahagia atas pencapaianmu itu...hhh akhirnya apa yang kau impikan sekarang sudah ada dalam genggaman "
"Egmm... aku akan ke paris untuk acara besar itu. Kapan kuliahmu selesai? "
" Kuliahku hampir selesai. Tahun ini akan kudapatkan gelar Masterku. Kamu melanjutkan kuliahmu di singapura??? "
"Egmm.... " Alexandria menjawabnya dengan Senyum dan anggukan
__ADS_1
"Di Universitas mana ?? Aku sangat merindukanmu Lexa'ku...aaahhh" Ucap lelaki itu sembari kembali memeluk erat gadis cantik dihadapannya itu
"Auuuhhh....."
" Ada apa?" Tanya kevin sambil melepaskan pelukannya, meneliti seluruh tubuh gadis itu dari ujung kaki sampai ujung kepala karena mendengarnya merintih seperti kesakitan
Dan matanya membelalak pada noda merah yang ada pada bagian atas lutut dress panjang gadis itu , semakin membelalakan matanya begitu tangan gadis itu terus memegang daerah noda merah diatas lututnya itu...
"Alexandria Kamu kenapa ? Apa kakimu sakit? Apa ini darah? " Tanya kevin dengan wajah yang terlihat sangat panik.
Alexandria hanya menjawab dengan anggukan sambil mengeryitkan bibir dan matanya menahan sakit.
Tanpa bertanya lagi, kevin langsung mengangkat tubuh gadis itu, dan melangkahkan kakinya dengan cepat menyusuri lobby dan menuju sebuah area parkir.
Begitu sampai di area parkir gedung Besar itu, kevin semakin mempercepat langkah kakinya hingga setengah berlari. Wajahnya masih terlihat begitu panik, dan Alexandria pun memegang bahu kevin dengan erat. Hingga sampai pada sebuah mobil Land cruiser miliknya, kevin langsung menurunkan Alexandria pada jok depan mobilnya, dan juga langsung memasangkan seatbelt pada gadis itu,lalu ia pun segera masuk ke Jok kemudianya.
Begitu mesin dinyalakan, mobilpun langsung melesat dengan cepat meninggalkan gedung itu. ...
"Kevin, kamu akan membawaku kemana?
" Tentu saja kerumah sakit,"
"Kita bisa mati sebelum sampai di rumah sakit kalau kamu membawa mobil seperti orang gila begini, "
"Mana ada orang gila yang bisa membawa mobil begini ?! Sudah diamlah, aku ini lebih jago Dalam balap mobil daripada juan manuel fangio...."
"Hahaha.... Dasar berandal. Bahkan setelah 3 tahun berlalu, kamu tidak berubah sama sekali "
" Wahhhh...apa selain kakimu , matamu juga sakit? Bagaimana bisa kamu bilang aku tidak berubah sama sekali, Aku semakin Tampan sekarang bahkan lebih tampan dari aktor shane paw "
" Aiihhh..aku bahkan akan beradu peran dalam film dengannya..."
"Apa?????!!"
Skiiiiiiiiiittttt....
"Aohhh.... Keviiinnn !!!!! "
" Kamu bermain film dengannya? Kamu masuk industri perfilman??!! " Tanya kevin terkejut sambil menatap Alexandria
__ADS_1
" Kenapa kamu mengerem mobilmu mendadak begini??? " tanpa menjawab pertanyaan kevin
"Kita sudah sampai, Tunggu biar kubantu turun " Ucap kevin dengan bergegas turun dari mobilnya kemudian langsung membukakan pintu Alexandria dan kembali mengangkat tubuh gadis itu berjalan cepat memasuki rumah sakit .