
Tepat pukul 10 , kelaspun selesai. Dosen itu telah mengakhiri pertemuannya kali ini. Alexandria langsung bergegas keluar meninggalkan kelas , langkah kakinya semakin dipercepat, seandainya ia punya kekuatan super seperti terbang, atau menghilang pasti ia lakukan saat itu juga... Entah kemana ia akan pergi sampai sangat tergesa seperti itu dan...
"Bruuugghh"
"Auuwhh...." Pekik reflect Alexandria ketika tubuhnya terjatuh ke lantai , untung saja tidak sampai tersungkur mencium lantai. Tapi, aghh...kakinya terasa sakit...
Dia melihat kehadapannya, dan seorang gadis juga tengah mengeryit sakit di lantai. Ya Mereka bertabrakan...,
Tidak tidak...bukan bertabrakan. Yang benar adalah Alexandria menabrak gadis yang tengah berdiri santai diatas lantai gedung itu karena tadi ia berjalan sambil hendak mengambil ponsel dari dalam tasnya
"Heiih, apa matamu itu Buta sehingga tidak berfungsi??!" Ucap gadis itu kepada Alexandria
"Maaf,, tadi saya memang jalan terburu-buru sampai tidak melihat anda Nona...
"Haisshh...sial. Kenapa aku harus bertemu denganmu hari ini. Bukankah kau biasanya absen kuliah, kenapa hari ini kau ada disini " Gerutu gadis itu sambil berdiri. Dan Alexandria pun perlahan berdiri dengan sedikit terpincang karena menahan sakit disalah satu pergelangan kakinya
"Apa Kau mengenalku nona??" tanya Alexandria dengan mengeryitkan keningnya.
"Chh.. Heih bukankah kau ini Gadis yang sangat terkenal dari awal kedatanganmu di IUA nona Alexandria?! " Ucap gadis itu menekankan pada ujung kalimatnya dengan sinis
"Tolong maafkan aku, aku benar-benar tidak sengaja "
"Eghhh... Kuharap kita tidak bertemu lagi " Sambil berlalu begitu saja meninggalkan Alexandria... .
Alexandria nampak menghela nafas dengan berat, entah siapa wanita yang bertabrakan dengannya itu. Tapi wajahnya tidak asing, apa ia pernah bertemu dengannya sebelum ini?? iya, dia rasa pernah melihatnya. mereka pernah bertemu, Tapi kapan? dimana? Ahh, Entahlah... Fikirnya.
"Auuwhh,, bagaimana caraku pergi dengan kaki pincang begini? . IUA, kenapa kau tidak bisa bersahabat denganku sedikit saja, ini kali kedua kakiku kau buat cidera ." rintihnya seorang diri
" Heghhhh , please. Bertahanlah... it's okay Alexandria..it's okay " Lirihnya sambil menghela nafas panjang, lalu melanjutkan langkahnya...
Sungguh sial, Harusnya ia berlari sekarang, ia sudah terlambat. Tapi lihatlah, jangankan berlari bisa berjalan saja mungkin sudah keberuntungannya saat ini.
.
"Alexandria!" Suara wanita memanggilnya dari belakang
"Ya?? " Sambil membalikkan Punggungnya.
" Sepertinya kau tidak baik-baik saja setelah jatuh tadi. Kakimu terluka ?" Tanyanya seraya menatap kaki Alexandria
__ADS_1
"Aku tidak papa, mungkin sedikit terkilir. "
"hufhh..Biar kubantu" Sambil merangkul tangan Alexandria . Meski dibuat bingung dengan sikap gadis itu, Alexandria menerima bantuannya. Karena Kenyataannya memang hal yang beruntung jika ada orang yang membantunya kali ini, jika tidak pasti akan sangat sulit untuknya melangkah dari lantai 11 sampai ke lantai dasar saat ini meskipun dengan menggunakan lift.
"Sekarang kau mau kemana ?" Tanyanya saat keduannya keluar dari lift, dan ia masih terus merangkul tangan Alexandria berjalan menyusuri lantai dasar IUA kearah luar.
"Aku harus pergi karena ada urusan"
Dan keduannya berhenti, tepat di tepi halaman yang dikelilingi taman rumput hijau luas Universitas Elite itu.
"Bukankah kau tau, akan ada kelas sebentar lagi?"
"Egmm? Kau tau jadwal kelasku?? "
"Hghh dasar Menyebalkan...Apa kau benar-benar tidak mengenaliku sama sekali?? Kita bahkan berada di kelas yang sama Nona Alexandria." Ucap kesal Gadis itu
"Hahh????"
"Kenapa?? Tidak usah terlihat heran begitu, kau kan memang jarang masuk kuliah. Wajar kan kau tidak mengenali siapa saja manusia di kelasmu" Ucap sinis gadis itu.
Ya, memang benar Alexandria merasa tidak asing dengan wajah gadis berambut Cooper Brown dihadapannya itu. Tapi haruskah ia tahu namanya meskipun berada di kelas yang sama? Come on, memangnya gadis itu juga tau siapa saja nama semua teman sekelas di fakultasnya?? ini bukan kelas Sekolah Dasar atau Sekolah Menengah yang mana kau pasti akan mengenal teman sekelasmu.
Tapi.....
Tunggu....
Sepertinya Alexandria mengingat gadis yang mengenakan kalung kecil berlian rancanangan designer prancis ini....
"Jolene!!! " Damn, Alexandria mengingat nama gadis itu.
"Kau bisa mengingatku rupanya " dengan menarik satu sudut bibirnya
"Egmm, aku baru mengingatnya setelah melihat liontin yang melingkar dilehermu. itu hanya ada 50pcs diseluruh dunia. Jadi pasti hanya kau yang memilikinya di IUA ini, bahkan mungkin satu-satunya orang di singapura yang memilikinya. Sekali lagi aku minta maaf, sudah menabrakmu tadi . Dan terimakasih sudah membantuku berjalan sampai sini " Ucap Alexandria dengan tersenyum tulus kearah jolene ,
"Wow...kau benar-benar seorang pakar fashion ya Nona Alexandria. Soal accident tadi, Lupakan... Kau yang menabrakku, tapi lihat, aku baik-baik saja. Sedangkan kau yang justru tidak baik-baik saja. Pergilah kedokter , seorang supermodel terkenal sepertimu tidak seharusnya kakinya terluka sedikitpun bukan. Aaaaagg, sekalian periksakan matamu itu. Mungkin ada yang bermasalah" Ucap gadis itu dengan tangan berada di beranda.
Alexandria hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan gadis itu.
"Bagaimana caramu pergi? Bukankah kak Bryan yang biasa mengurusmu?? Lalu dimana dia sekarang? " Lanjut tanya Jolene
__ADS_1
Mengurus??? Aghh, perkataan itu terlalu tidak nyaman bukan untuk didengar .
"Eghmm,, aku bisa pergi dengan Taxi"
"Oka a yyy..... Semoga kakimu tidak bertambah parah sampai kau mendapat Taxi. You take care. " Ucapnya lalu melangkah pergi meninggalkan Alexandria.
Alexandria pun langsung melangkah menyusuri kavling taman IUA, semoga saja Taxi sudah ada didepan sana. Handphone nya sudah bergetar entah berapa kali, kali ini ia harus mengangkatnya...
"Hallo Biem " Ucapanya saat benda pipih itu menempel ditelinganya
"Darlinggg...kau dimana?? Bagaimana kau bisa belum sampai di lokasi syuting??? Semua orang sudah menunggumu " Suara orang dari balik ponselnya
"Aaagg,,iya..iya.. Katakan maafku pada semua crew atas keterlambatanku Biem , aku akan sampai disana dalam 15menit" Ucap Alexandria sambil mempercepat langkah kakinya, meski juga dengan menahan rasa sakitnya
"Are you okay darling? Kenapa suaramu seperti sedang terengah-engah begitu?"
"Aaaagg,, im okay biem. Yasudah ya, kita ketemu disana. " Lalu ia mematikan panggilan telfonnya.
.
.
"Aaaaaaggghhhh...." pekik Alexandria
*Skkiiiitttt*....
"Heghh..heghhh.....hampir saja..." Ucap gadis itu sambil memegang letak jantungnya yang rasanya hampir copot.
"Nona, kau baik-baik saja??" Tanya seorang pria yang berlari keluar dari Lambhorgini nya dengan wajah panik dan menghampiri Alexandria yang masih berdiri tepat di depan mobil itu "maafkan aku, hampir sa...
" Agghh yaaa...tidak papa aku yang bersalah karena menyeberang begitu saja" Potong cepat Alexandria sambil memandang pria itu.
"Nona Alexandria...??!" Ucap pria itu dengan kaget begitu melihat wajah gadis itu
"Anda,,,,, ?!" ucap Alexandria menatap wajah pria yang berdiri dihadapannya
__ADS_1