
Five cruisers pun memasuki mobil sportnya masing-masing, begitu suara dengung mesin menyala mobil-mobil mewah satu persatu beriringan meninggalkan tempat itu, semakin melaju melesat di jalan raya bak konvoi sultan.
Kurang dari 30menit, kelima mobil sport itupun sudah masuk ke dalam basement sebuah Club besar yang berada di tengah kota singapura. *Devil Club*
Waktu menunjukkan pukul 18:15 , kelima pria itu duduk tepat didepan meja bar. Terlihat dipanggung club sebuah band music sedang menyenandungkan lagu mereka.
jam segini Club memang sudah ramai, tapi mayoritas adalah mereka yang masih ABG.
Tentu saja yang datang ke club dijam segini adalah mereka yang hanya sekedar ingin nongkrong santai, bercengkerama dengan teman-temannya, mendengar Live music, dan sejenak mengusir kejenuhan. Tidak ada Alcohol dan Dugem dijam segini.
Minuman dan aktivitas setan ini baru akan turun dan mulai dijam 10 malam.
"Bukankah kita terlihat konyol , masuk club jam segini? Bahkan ayampun belum tidur" Ucap Kevin lesu
"Mari menjadi anak yang manis sesekali.pulang sebelum setan keluar dan hari berganti. ini akan bagus, karena besok pagi gue ada flight ke london " Sahut Gerald sambil mengangkat gelas mocktailnya.
"Ke London? Trus Urusan Penerbangan stella dan Bokapnya gimana ? " Sahut Bryan
"Lusa gue udah sampai di singapura lagi. Jadi loe tenang aja. Yang penting semua berkas yang jadi urusan Dave dan Albert udah Beres "
"Yang jadi tugas gue, pasti akan beres kurang dari 24 jam dari sekarang" Sahut Dave dengan penuh percaya diri sambil menatap jam tangannya
Di tengah perbincangan itu Albert justru terlihat senyum senyum sendiri dengan ponselnya. Entah wanita mana yang mengiriminya pesan text itu. Keempat pria lainnya memperhatikan Kearah Albert tanpa ekspresi, seolah mereka semua sudah hafal dengan tabiat Temannya yang 1 ini. Beberapa saat tatapan 8 mata itu membuat Albert tersadar, merasa seperti sedang diintai untuk dibunuh saat itu juga,
"Aiiihhh... Kalian fikir ada kantor pemerintah yang buka dijam malam begini?! Gue akan minta bantuan bokap gue besok pagi. Gue akan minta semua berkas siap secepatnya" Ucap Albert dengan nada yang meyakinkan
"Sepertinya tidak enak jadi anak dari seorang Petinggi negeri. Untung Bokap gue bukan seorang perdana menteri " Goda kevin kepada Albert, yang mana justru membuat Albert menyunggingkan senyumnya. Dan yang lainnya pun ikut terkekeh didepan meja bar itu.
"Aaa,,gue baru ingat. Loe hutang penjelasan ke gue. Siapa cewek yang loe bawa kerumah sakit semalam?" Tanya Dave dengan menatap kearah kevin, yang membuat 3 orang pria lainnya pun terdiam seketika dari kekehannya
"Kalaupun Gue kasih tau, loe juga gak bakal tau" Jawab Kevin dengan entengnya
"Gue masih Penasaran, karena semalam loe bersikeras ngelarang gue buat lihat tu cewek"
" Kevin semalam kerumah sakit? " Sahut Bryan
"Aaaagh. Lebih tepatnya dini hari. Berandal ini datang ke rumah sakit bahkan sampai marah-marah mau meratakan rumah sakit dengan tanah karena tidak segera dipanggilkan dokter. Karena paniknya dengan gadis yang digendongnya,dia tidak bisa mengerti prosedur dirumah sakit. Gue curiga ini berandal habis memperkosa gadis itu, " Jelas Dave dengan sengaja memancing penasaran dari teman-temannya kepada Kevin.
"Berandal sih boleh, tapi masak loe perkosa cewek sih kev? Keterlaluan loe " Sahut Gerald
"Heh, Mentang-mentang tampang Dave kalem kalian percaya gitu aja apa yang dia bilang ?!. Gue juga punya adik cewek, jadi gak akan mungkin gue ngelakuin perbuatan sekurang ajar itu sama cewek diluar sana. Loe fikir gue Albert "
__ADS_1
"Haissshh...sialan. Kenapa jadi gue dibawa-bawa. Sebrengsek brengseknya gue, juga gak akan pernah yang namanya perkosa cewek.yang ada gue ini yang diperkosa sama mereka yang ngebet pengen gue tidurin. " Sahut Albert dengan kesal
Melihat kekesalan diwajah Albert, 4 temannya justru terkekeh. Gerald menepuk nepuk punggung Albert seolah menenangkannya,
"Gue jadi penasaran, Udah berapa banyak cewek yang loe tidurin Al ?" Tanya Dave santai
"Gak banyak. Cuma cewek yang cantik-cantik doang"
"Loe cinta sama mereka semua? " Sahut Gerald
"hehh, Seorang Laki-laki atau Pria bisa saja tidur dengan wanita yang tidak dicintainya, tetapi Seorang wanita biasanya hanya akan tidur dengan pria yang mereka cintai terutama jika wanita itu masih gadis. Karena Seorang gadis pasti hanya akan memberikan mahkotanya kepada lelaki yang benar-benar dicintainya. Ya kecuali Mereka yang memang sudah tidak gadis, biasanya bisa mudah untuk tidur dengan sembarang pria" Ucap Albert dengan menyeringai
"Dari sekian wanita yang loe tidurin, apa mereka semua masih gadis?" Sahut Bryan sambil mengosongkan isi gelas mocktailnya.
"Hehh... Tumben loe tertarik dengan hal seperti ini" Jawab Albert dengan tawa kecil
"Gue cuma tertarik dengan seorang saja. Audrey. Dia masih gadis kan saat tidur dengan loe dulu ?!" sahut pria dingin itu lagi
Seketika suasana menjadi sangat hening diantara mereka, meskipun bising lagu dari band diatas panggung itu terdengar jelas. Dave dan Gerald yang duduk tepat bersebelahan saling melirik.
Sialaaannn.... itu manusia kutub kenapa tiba-tiba bahas soal tu cewek. Umpat kevin merutuki Bryan
"Loe mencintai Audrey, tapi memilih untuk meninggalkannya karena marah,kecewa, dan sakit hati atas penghianatannya. Loe sendiri bilang seorang gadis hanya akan tidur dengan lelaki yang dicintainya kan?!. Jadi loe pasti tau betul siapa yang Audrey benar-benar cintai. "
" Dia tidur dengan lelaki lain setelah dia bukan lagi Seorang gadis. semua orang juga tau, sampai saat ini dia terus ngejar loe yang berarti dia Cintanya masih sama loe"
"Atas alasan apapun, gue tidak akan memahaminya yang bisa tidur dengan lelaki lain padahal masih terikat hubungan dengan gue"
"Loe terus berlari menutupi sakit hati loe sampai menjadi orang sebrengsek ini. mau Loe maafin Audrey atau Enggak, atau bahkan mau balikan sama tu cewek adalah Terserah, itu urusan pribadi loe. Sebagai Sohib Gue cuma gak mau loe membuat hidup loe sendiri hancur. Berdamailah Dengan diri loe sendiri, sampai loe bener-bener bisa ngerti apa yang sebenarnya Loe cari"
Mendengar ucapan Bryan, Albert tersenyum kearah Temannya itu dan menepuk bahunya, isyarat ucapan terimakasih yang tidak tersampaikan dengan kata-kata.
"Gue hampir gak percaya perkataan panjang lebar seperti ini keluar dari mulut seorang Marcelo Bryan Alison " Ucap kevin sambil Beberapa kali menggelengkan kepalanya menatap Bryan.
Dan akhirnya suasana pun menjadi kembali mencair. Semua pun saling terkekeh diatas kursi tinggi bar itu. Kecuali Bryan, ia hanya
terlihat sedikit menyunggingkan bibirnya .
"Tuan Bryan, " Ucap seorang pria yang datang menghampiri Bryan.
"Ya pak Haris . Ada apa? Apa ada masalah? "
__ADS_1
"Tidak tuan, hanya kenapa tuan dan tuan-tuan ini berada disini, tidak masuk ke ruang VVIP anda diatas?"
"Oooh, tidak papa. Aku hanya ingin meneguk segelas mocktail disini. "
"Baiklah kalau begitu Tuan, silahkan dilanjutkan. Saya permisi dulu, ingin mengecek semua pekerjaan " Membungkukkan badan
"Tunggu pak Haris, Saya tidak ingin ada sidak polisi lagi ditempat ini. pastikan cek semua tempat dengan benar. Pastikan bagian pemeriksaan tamu diperketat. Jangan sampai memasukkan anak dibawah 18 th kedalam club. Dan pastikan hanya memberi izin masuk untuk usia 20th keatas diatas jam 21:00. ,jadi Pastikan untuk mereka yang saat ini ada didalam club , saat jam sudah menunjukkan pukul 21:00 nanti, mereka yang berusia 18-19th wajib keluar dari club. Jangan sampai kecolongan ada yang membawa senjata api dan Narkoba kedalam club. Dan untuk peredaran minuman beralkohol, Pastikan hanya memberikan minuman kelas 3 kepada mereka yang memiliki kartu anggota VIP dan VVIP . Tetapi Jika sampai kejadian ada sabotase lagi hingga polisi datang dan ingin menggeledah tempat ini, pertama pastikan mereka adalah benar-benar penyidik , Kedua pastikan ada surat izin penggeledahan dari pengadilan negeri, ketiga jangan memberikan keterangan apapun tanpa didampingi kuasa hukum. Jadi jika ada masalah yang tidak bisa kau selesaikan ditempat ini, pastikan untuk menghubungiku lebih dulu. Jangan melakukan atau memutuskan apapun Tanpa perintah atau sepengetahuanku. Dan 1 hal , kau jangan sampai berani mengulangi kesalahanmu waktu itu, Tolong jangan memancing Amarahku lagi. Kau Mengerti? " Ucap Bryan dengan Tegas
"Siap Tuan. Saya mengerti " menunduk ketakutan.
Setelah itu laki-laki itupun pergi meninggalkan Tuannya, yang merupakan pemilik dari Devil club .
Kelima pria itupun kembali berbincang santai. Gelas dihadapan mereka pun beberapa sudah kosong.
Ditengah obrolan santai itu, Dave terlihat beberapa saat mendapat panggilan di ponselnya.
"Sorry, gue mesti cabut sekarang. panggilan mendadak dari rumah sakit. Dan loe, jangan datang kerumah sakit lagi , bikin rusuh " Ucap Dave beranjak dari duduknya, dan melempar canda kepada Kevin.
"Makannya, ganti itu suster-suster dibagian resepsionis . Masak matanya pada gak bisa kedip ngeliatin gue. Ntar giliran gue tawar, dibilangnya gue kurang ajar. Kan repot "
"Hahaha"... Serempak mereka semua pun tertawa.
" Yaudah, kita semua cabut aja .Brandon juga udah nungguin gue di apartment. ini Captain Gerald besok pagi juga harus terbang. Tuan Albert ini juga punya jadwal urusan dengan Tuan perdana menteri besok. Dan Berandal konglomerat ini sepertinya sudah gatal ingin menghubungi atau menemui seseorang. Aahhh,,,sepertinya gadis yang nyasar ke rumah sakit bersamanya semalam." Ucap Bryan dengan candaan yang dibuat serius
Dan five cruisers pun saling melangkah pergi keluar dari Club itu. Meraih kunci mobilnya masing-masing di lobby Club. Setelah melenggang memasuki mobil masing-masing, dalam Sekejab mobil mereka pun melesat dari gedung Devil Club. Berjalan beriringan hingga satu persatu saling berpisah pada persimpangan jalan, memutar kemudi masing-masing ketempat tujuan yang berbeda.
Didalam mobil sport Bugatti Chiron warna Gold, terlihat pria tampan yang sedang tersenyum manis menekan sebuah panggilan telfon lewat layar yang tertanam didasboardnya....
📱: Ya, Hallo ,,,siapa ini?
🔈; Cantikku, Bagaimana keadaanmu?
📱: kevin? Ini nomormu? Egmm...keadaanku sudah jauh lebih baik.
🔈: Baguslah kalau begitu. ingat, jangan dipakai untuk beraktifitas yang berat dulu sebelum lukanya benar-benar sembuh.
📱: Egmm...
🔈: Baiklah, sekarang pergilah istirahat. Good night princess
📱: Egmmm... Good night kevin.
__ADS_1
"Aaaishh,,, Bahkan mendengar suaramu saja sudah membuatku bahagia. Bagimana kau tiba-tiba kembali muncul dihadapanku dan membangkitkan kembali gairah dihati ini lexaku. Kau bahkan semakin bertambah cantik sekarang. Aku akan selalu ada untukmu dan menjagamu seperti dulu" Ucap Kevin seorang diri sembari mengendalikan stir kemudinya.