
*Dertt...dertt*....
📱 : hallo...
📱 : where're U my princess??
📱: aaaawh...Tunggu aku disana. Aku turun sekarang..
📱 : ehmm.
.... Alexandria nampak sangat tergesa untuk pergi setelah menerima telfonnya.
"Nona Alexandria, kenapa? Ada masalah?" Tanya albert dengan wajah yang ikut panik
"Aaa,,tidak papa. Hanya aku lupa, tadi Aku meminta seseorang untuk menungguku di lantai dasar, Tapi aku justru berada disini bersamamu "
" Bryan?"
"Bukan, . Temanku"
"Baiklah, ayo! " Hendak melangkah pergi
"Hei, kamu mau kemana?"
"Akan kuantar kau sampai bawah "
"Tidak perlu "
"Sudah jangan bicara, lagipula aku juga harus pergi. memangnya apa yang bisa kulakukan disini sendirian?"
Keduanya pun melangkah pergi bersama, saat melalui banyak orang nampak banyak mata yang menatap kearah Alexandria, namun dengan naluri prianya yang ingin melindungi,Albert selalu berjalan disisi Alexandria sambil mengajaknya mengobrol agar gadis itu tidak mellihat tatapan dari mata mata yang sedang menggunjingnya ...
"Jika ada yang menggosipkanmu, atau bicara buruk tentangmu jangan diPerdulikan " Ucap Albert kepada Alexandria ketika keduanya memasuki sebuah lift
"Apa semua orang akan membenciku?"
"Entah mereka membencimu atau iri padamu, yang jelas pasti akan banyak yang menggunjingmu karena berita Tentangmu itu"
"Sudah jangan difikirkan, Lagipula kau memang seorang selebriti, tentu saja akan selalu digosipkan. Wahh,,,haruskah aku berfoto denganmu dulu sebelum hal itu menjadi sesuatu yang sulit nanti, hah??" Goda Albert
"Berhentilah menggodaku Tuan Albert, karena jika aku tergoda, kau harus bertanggung jawab . " Sahut Alexandria sambil melangkah keluar di lift, Dan Albert pun justru terkekeh mendengar ucapan gadis itu
"Hmm, kurasa aku tidak perlu khawatir lagi. Sepertinya kau pandai dalam mengatasi masalah "
Tiba-tiba gadis itu menghentikan langkahnya dan menatap kearah pria yang kini berdiri tepat disebelahnya. Dalam beberapa detik keduanya saling beradu pandang, lalu Alexandria melengkungkan bibirnya dan tatapan matanya terlihat sangat hangat , yang akan membuat siapapun yang mendapat senyuman itu pasti hatinya meleleh,merasa sangat nyaman, sangat bahagia, yaa meskipun hanya sekedar menatapnya...
"Kaa...uu.. Kenapa menatapku dengan tersenyum begini Nona Alexandria?" Sambil menelan saliva nya sendiri
"Beginilah caraku mengatasi masalahku tuan Albert. Aku merasa semua menjadi lebih mudah selama aku masih bisa tersenyum" jawab Alexandria Lalu melenggang pergi .
__ADS_1
Albert masih terpaku , dan entah kenapa setelah begitu banyak wanita yang berhasil ia taklukan , kali ini ia merasa dirinyalah yang tidak berdaya saat berada dihadapan seorang gadis yang bahkan belum sempat ia kenal lebih jauh itu
.
Senyumanmu sangat berbahaya Nona Alexandria... Huft ,
"Apa kau juga akan tersenyum pada semua lelaki ?" Ucap Albert sambil mengejar langkah Alexandria, dan gadis itupun menoleh kearah pria itu dengan kembali melempar senyum
"Tidak . Tetapi aku akan selalu tersenyum pada semua Orang "
mendengar jawaban dari gadis cantik itu, Albert menghentikan langkahnya meski jarak keduanya masih beberapa meter. ia hanya membalas menatap kearah Alexandria dengan senyuman yang lebar hingga nampak jelas barisan gigi putihnya...
.
.
"Alexandria......"
Sebuah teriakan mengakhiri tatapan dan senyum diantara keduanya.
Alexandria membalikkan badannya, dengan matanya mencari arah suara yang terdengar jelas memanggil namanya , Dan seketika senyumnya merekah begitu matanya menemukan sesosok pria tampan yang tengah menatap kearahnya diujung lobby ... ia pun melangkah cepat setengah berlari kearah pria itu, dan nampak pria itupun berlari kearah Alexandria, begitu keduanya saling bertemu pandang dalam jarak yang sangat dekat, Tiba-tiba pria itupun langsung memeluk Alexandria dengan erat, hingga membuat yang dipeluk dengan tiba-tiba sontak terkaget dan mematung membulatkan matanya...
"Are you okay Princess?" Tanyanya tanpa melepaskan pelukan ,
"Eghmm...i'm okay. Tapi kevin bisakah kau lepaskan pelukanmu ?" Jawab Alexandria dengan sedikit mendorong pelan pinggang pria itu
"Sebentar saja" Ucap pria itu dengan semakin mengeratkan pelukannya, tercium semerbak aroma vanilla ditengkuk leher gadis itu...dihirupnya pelan,Aroma yang sangat ia rindukan...
Keduanya saling tidak sadar banyak mata yang menatap kearah mereka... Mungkin lupa mereka sedang berada di kampus... Atau mereka mengira ini adalah new york, Sehingga hal seperti itu adalah hal biasa terjadi didepan umum....
Dan dari luar lobby seorang pria yang berdiri tepat disebelah mobil land cruiser juga menatap kearah itu...hingga Albert dan pria yang diluar itu melangkah menghampiri kearah Alexandria dan pria yang memeluknya itu.
"Heh Berandal, apa yang kau lakukan dengan Nona cantik ini?" Ucap Albert
Pria itupun segera melepaskan pelukannya, dan Alexandria pun membalikkan badannya menatap kearah Albert
"Emm, Kenalkan ini temanku . Kevin " Ucap Alexandria kepada Albert dan menunjuk kevin dengan matanya
Tanpa menjawab, Albert hanya terihat menghela nafas panjang
"Lexa,apa maksdumu mengenalkanku kepadanya? Kau mengenal playboy ini? " Tanya kevin sambil matanya mengarah kepada Albert
Ketiganya saling menatap satu sama lain,
"Ada apa ini?" Ucap seorang pria yang baru saja datang dan melangkah kearah mereka
"Bryan " Ucap Alexandria
"What??! Lexa, kau juga mengenal manusia kutub ini?" Tanya kevin dengan wajah bingung
"Emhh...jadi kalian ini juga sudah saling mengenal? " Tanya Alexandria dengan raut wajah yang bingung Menatap ketiga pria disana
Kevin masih terlihat tidak habis fikir untuk keadaan yang ada saat itu.
__ADS_1
Albert juga terlihat beberapa kali menggelengkan kepalanya menatap kearah Alexandria.... Seolah ia pun juga merasa bahwa Alexandria ternyata berada diantara para five cruisers...
Bahkan Dave pun juga mengenal gadis cantik satu ini, beberapa kali Dokter muda itu menyebut nama Seorang Alexandria. Padahal meski banyak gadis yang mengerumuninya, dan meski diapun selalu bersikap ramah kepada mereka, nyatanya tidak satu gadis pun yang tertinggal difikirannya.
Nampaknya Alexandria akan menjadi gadis paling beruntung, bisa dekat dengan Five cruisers ataukah justru hal ini akan menjadi ketidakberuntungannya ? Karena pasti tidak akan mudah baginya ketika mendapat banyak picingan mata kearahnya terutama dari para Mahasiswi IUA . Tentu saja mereka semua pasti akan iri hingga membenci gadis ini. ...
Aaaa , hanya Gerald. ya, dia satu-satunya five cruisers yang tidak akan berada dilingkaran gadis ini karena hanya dia saja yang tidak akan berada di IUA...
achh, bagaimana bisa seorang gadis berada diantara para Duta tampan IUA dan paling diidolakan banyak mahasiswi ini.
.
.
Bryan masih terlihat tenang, meski sorot matanya terlihat sangat dingin... ia melangkah mendekati Alexandria,
"Kelasmu sudah selesai kan? Ayo kita pulang sekarang " Sambil meraih tangan Alexandria Lalu menggandeng tangan itu agar mengikuti langkah kakinya tanpa menghiraukan kedua temannya disana, yaitu Albert dan kevin.
"Tunggu ! " .
"Cantikku, Apa manusia kutub ini yang pernah kau ceritakan padaku itu, " Ucap kevin Menatap Alexandria,
"Dan Loe kenapa selama ini gak ngasih tau gue kalau Gadis yang biasa loe antar jemput itu adalah Alexandria? " Sahut kevin lagi berganti kearah Bryan
"Loe gak tanya." Jawab Bryan Dengan datar
"Egh...e.. e tangan Loe !
lebih baik lepasin tangannya, gak perlu menggandengnya seperti itu. " ucap kevin
Bryan pun melepaskan genggamannya pada tangan Alexandria.
Namun tiba-tiba justru pria itu mengangkat tubuh Alexandria ala bridal style
"Aauuwhh.... Bryan apa yang kau lakukan?!! Turunkan aku, ...."
Kevin dan Albert langsung terbelalak dengan yang dilakukan Bryan, semua orang di lobby IUA pun menatap kearah Mereka.
" Bryaaann....Turunkan aku. Lihatlah semua orang menatap kearah kita"
" Bukankah sudah pernah kukatakan, jangan perdulikan tatapan mereka,jangan lihat mereka, lihat aku saja" ucap Bryan dengan Menatap dalam mata Alexandria
"Lalu, kenapa kau harus menggendongku seperti ini? aku bukan orang lumpuh Bryan "
"Aaaa,,, kau memang tidak lumpuh, Tapi bukankah kakimu masih sakit? Dan kau tadi dengar kan, Pria dihadapkan kita ini melarangku menggandeng tanganmu. jadi aku tidak punya cara lain selain menggendongmu" Ucap Bryan santai sambil menatap dengan seringai kepada kevin
"Tapi kakiku sudah bisa berjalan nyaman dengan sneakers yang kamu berikan ini Bryan, " jawab Alexandria
"Begitukah? Mm, Haruskah aku membelikanmu sneakers lagi besok agar kau bisa selalu berjalan dengan nyaman Tuan putri? sekarang lebih baik diamlah,jangan protes. Kecuali kau mau aku yang menghentikan protesmu itu. kau taukan cara yang akan aku lakukan untuk menghentikan bibirmu agar tidak bicara lagi?" Ucap Bryan dengan senyum licik
Alexandria tak berucap apapun lagi, ia hanya mengeratkan cengkeraman tangannya dileher pria itu, lalu memejamkan matanya didepan dada bidang Bryan.
kevin dan Albert membulatkan matanya kearah Bryan, seolah ingin penjelasan . Namun Bryan justru hanya tersenyum simpul kearah 2 temannya itu.
__ADS_1
Lalu Bryan melenggang kan kakinya keluar dari gedung IUA dengan gadis yang kini berada dalam lengkuhannya , hingga keduanya hilang dalam sebuah land cruiser silver yang meninggalkan halaman luas IUA.