
"Nona, eh Tuan putri jemputan anda sudah tiba di depan. " Ucap Pak benu menghampiri kearah majikannya
"Ok pak benu. Terimakasih " Melempar senyum
"Daddy, lexa berangkat dulu " Mencium punggung tangan Tuan Johan
"iya sayang, Hati-hati... ingat jangan terlalu capek dengan pekerjaan kamu "
"Eghmm..." Mengangguk dengan senyuman manis , lalu beranjak dari duduknya dan melangkah menuju kearah luar, yang diikuti oleh pak benu dibelakangnya.
.
Begitu putri Tuannya masuk kedalam sebuah mobil yang menjemputnya, dan mobilnya berlalu dari halaman rumah megah itu, barulah pak benu kembali masuk kedalam rumah...
.
.
"Darling, apa kau marah padaku? Kumohon jangan marah darling" Ucap Bi'em memecah keheningan didalam mobil itu
"Bagaimana dengan beritanya Bi'em? Apa yang sudah kau lakukan ? "
"Oohh, aku sudah menemui Tuan Victor dan memintanya untuk mengatasi pemberitaan tentangmu itu darling "
"Lalu?"
"Tuan Victor bilang ia bisa saja meredupkan berita itu saat ini juga darling, tapi jika ia melakukannya begitu saja, itu tidak akan berdampak pada pemikiran masyarakat tentangmu. Sedangkan sudah 70% lebih masyarakat membaca beritanya"
"itu benar. Karena yang kuinginkan adalah namaku bersih dari skandal berita itu bukan sekedar menghilangkan pemberitaan"
"Jika begitu, kau setuju untuk saran Tuan Victor darling,"
" Saran apa Bi'em?"
"Mengundang wartawan-wartawan dari berbagai media untuk mengadakan konferensi pers, "
"Maksudmu Meluruskan segala pemberitaan itu, sehingga masyarakat bisa mengetahui langsung dari narasumbernya bahwa apa yang ada pada pemberitaan itu tidaklah benar..."
" Betul darling . "
"Jika begitu, kita akan tutup gosip itu dengan pemberitaan baru yang positif bi'em. Katakan pada Tuan Victor zeng, bahwa dalam konferensi pers itu, sekaligus akan menjadi promosi awal untuk film ini. Dan juga, untuk memperkenalkan diriku sebagai wajah baru dalam perfilman. Hal ini pasti akan disambut antusias dari pemirsa Bi'em. "
"Briliant darling...Dan setelah ini, pasti namamu akan melejit didalam negeri ini. Selama ini kau justru sangat dikenal di kancah internasional, Tapi tidak semua orang di negeri ini mengetahui wajah seorang supermodel ini. " Sahut Bi'em dengan sangat antusias
"Dan aku akan melakukan yang terbaik untuk film perdana ku di Singapura ini Bi'em. Dengan begitu, aku bisa meyakinkan semua orang bahwa untuk sebuah nama aku tidak membutuhkan skandal-skandal seperti itu, karena aku memang mempunyai kemampuan"
"My god...my darling, aku serasa ingin menangis saat ini juga. Apa yang membuatmu bisa menegakkan kepalamu dengan penuh Semangat seperti ini ?! Untuk melejitkan namamu di Singapura tidak akan sulit darling, aku tau kemampuan yang kau miliki. Dan lihatlah, sudah berapa brand-brand besar yang ingin bekerja sama dengan mu... Bahkan aku sampai kewalahan mengatur jadwalmu. " Ucap Bi'em sambil menepuk jidat dengan gaya manjanya
__ADS_1
"Sekarang kita kemana dulu Bi'em ?"
"Mm, kita akan ke hotel vaza untuk pemotretan dengan Sewa cosmetics, lalu ke studio Nuda beauty,Setelah itu langsung ke Tamsek holding, kita temui Tuan Victor zeng juga sekalian mengambil naskah film nya darling."
"Egm..Ok, tapi kejadian seperti hari ini jangan terjadi lagi Bi'em. jika ada pemberitaan tentang ku atau apapun yang terjadi katakan padaku. Atau aku akan mencari assistant & manager yang baru "
"Aaa...ok ok darling. Janganlah sampai seperti itu." jawab Bi'em dengan merajuk
Mobil yang dikemudian Mario pun melaju dengan cepat, tak sampai 30 menit ia telah mengantar Nona Alexandria sampai di hotel vasa...
Dengan sigap mario membukakan pintu mobil untuk Alexandria... Lalu Bi'em yang duduk di kursi depan pun juga segera turun dari mobil itu.
Segera mereka melangkah memasuki hotel itu, nampak mario duduk disebuah sofa di lobby hotel, sedangkan Alexandria memasuki sebuah lift yang diikuti oleh Bi'em sang assistant sekaligus manager nya.
Disebuah ruangan hotel yang sudah disiapkan, nampak Tim dari sewa cosmetics,MUA, dan seluruh kru pemotretan sudah siap disana.
"Maaf, apa saya terlambat? " Ucap Alexandria
"Ohh, tidak, tidak Nona Alexandria. Anda tidak terlambat, hanya kami memang sengaja datang lebih awal untuk mempersiapkan semuanya. Akan tidak enak jika sampai kami yang membuat anda menunggu nona. ..Silahkan " Jawab seorang wanita smbil mengarahkan Alexandria ke tempat make-up.
Wanita dengan penampilan yang elegant dengan blazer formal , Pembawaannya yang dewasa membuat sangat terlihat bahwa dia wanita yang sudah berpengalaman menangani model-model untuk produknya, ... Ya, dia adalah wakil CEO perusahaan sewa cosmetics
Selesai make-up dan berganti pakaian, Alexandria langsung berpose didepan kamera....
semua pun puas dengan hasil pemotretannya, segala pujian dari mereka yang ada diruangan hotel itu terlontarkan untuk Alexandria...
Semua orang disana pun nampak sangat menghormati dan segan pada Alexandria,
yaa untuk seorang yang bergelut didunia modeling,kecantikan,dan fashion tentu saja tau siapa itu Alexandria vanesailee.
Dan juga mungkin, ada yang mengetahui siapa sebenarnya Alexandria ini.
Setelah selesai pemotretannya dengan sewa cosmetics, Alexandria segera pergi meninggalkan hotel Vaza. Dan mobilnya langsung melaju ke Studio nuda Beauty...
.
__ADS_1
.
Bryan prov ;
📱 ; "Hallo, Loe dimana? Yang lain udah pada di apartement gue. " Ucap Bryan pada ponsel yang menempel di telinganya
📱; "Udah di basement. Gue naik Sekarang"
Begitu mendapat jawaban dari seorang didalam ponselnya, Bryan pun mematikan panggilan pada benda pipih itu lalu membanting tubuhhnya ke sofa dimana disana juga sedang duduk 3 pria temannya...
Formasi five cruisers nampaknya akan lengkap kali ini...
Tinggal Gerald saja yang belum ada, dan pasti dia adalah pria yang baru saja dihubungi oleh Bryan itu.
Ting tung....
Suara bel pintu Apartement berbunyi, Bryan segera beranjak dari tempatnya duduk dan melangkah kearah pintu untuk membukakannya....
nampak ia sudah tau siapa dibalik pintu itu
Cglek....
"Dimana yang lain?" Ucap seorang pria sambil nyelonong masuk ,
Tanpa memberi jawaban Bryan menutup kembali pintu Apartement nya, dan menyusul langkah pria yang baru saja memasuki apartement nya itu.
Diruang tamu terlihat 3 orang pria sedang duduk disofa berwarna abu gelap dengan beberapa kaleng tiger beers, ya mereka adalah Albert,kevin,dan Dave.
Albert nampak sibuk dengan sebuah laptop dimeja itu, Kevin tengah bicara dengan seseorang dibalik ponselnya, dan Dave nampak fokus memeriksa beberapa berkas ditangannya...
"Gimana, udah beres?" Ucap gerald sambil bergabung di sofa itu
"Eghm. " Jawab Albert sembari mengangguk Namun masih berkutik dengan laptopnya.
"Gue udah siapkan orang suruhan gue untuk mengawal stella dan bokapnya besok " Ucap kevin setelah mematikan sambungan telepon di ponselnya
"Paspor , medical checkup, juga beres" Sahut Dave sambil meletakkan sebuah map transparan dan 2 paspor diatasnya
"Penerbangannya gimana?" Timpa Albert menatap Gerald
"Beres. ini tiket untuk mereka besok. Sebagai formalitas di airport. Semuanya udah gue atur. " Jawab Gerald sambil meletakkan 2 lembar tiket diatas meja
"Kalian yakin ini tidak akan bermasalah ?" Sahut Tanya Dave
Tanpa menjawab, semua mata keempat pria disofa itu menatap kearah Bryan, mereka membutuhkan jawaban yang pasti dari maksud pertanyaan itu
" Perkara hukumnya, sudah selesai. Nama Wino pramudhana sudah tidak tercatat sebagai Buronan. Tunjangan hidup dan biaya kuliah untuk stella di Thailand selama 1 tahun kedepan juga sudah gue siapkan. Dan untuk Keamanannya gue rasa tidak perlu dikhawatirkan lagi selama Nama Tuan Liem saint randa yang melindunginya dari para mafia, .
__ADS_1
Bukankah begitu kev? " Ucap Bryan melempar pandangan kearah kevin