Cinta Putri Zein

Cinta Putri Zein
Eps.55 Siblings . . .


__ADS_3

Kevin prov ;


"Mei , inget aturan yang harus kamu patuhi selama di apartemen koko " Ucap kevin kepada ellea sambil mengemudikan mobilnya


"iya kokoo...." Jawab ellea jengah, karena sedari tadi kevin sudah bawel kaya emak emak.


Sekitar 20 menit perjalanan, mobil kevin masuk kedalam area parkir apartement nya.


"Ayo Turun, kita sudah sampai" Ucap kevin


Dan ellea melangkah turun dari mobil koko nya, matanya menyapu seluruh hal dan benda disekitar tempat itu.


"Koko, Barang-barang Ellea ada di bagasi"


"Hah?? " Sahut kevin dengan mengeryitkan kening, ya fikirnya barang apaan? Orang ransel juga sudah melekat dipunggung gadis itu. Lalu kevin membuka bagasi mobilnya, dan matanya membulat ketika mendapati sebuah koper ada disana


"ini apaan mei ?!" Tanya kevin dengan mata terbelalak


"Koper. Masak koko nggak tau sih?"


"iya koko tau ini koper, maksud koko Barang apaan yang kamu bawa ? Ngapain pakai bawa koper segala??! "


"ihh koko, Udah turunin trus bawain aja kenapa sih nggak usah pakai bawel !!. Yang pasti barang yang ada dikoper itu adalah barang yang ngga akan ada di apartment koko" Jawab gadis itu dengan tersenyum lebar sampai matanya nyaris tinggal segaris


Dan kevin hanya bisa bergidik dan menggelengkan kepalanya mendengar jawaban adik perempuannya itu.


Lalu keduanya masuk kedalam lobby gedung Apartement itu dan menaiki ke lantai 12 dengan sebuah lift.


Kevin mengeluarkan sebuah kartu kunci untuk membuka Unit kamarnya. Ellea hanya terus mengikuti langkah kokonya saja, tanpa bertanya apapun. Atau lebih tepatnya gadis itu masih mengumpulkan segala pertanyaan yang ada dikepalanya.


"Koko...


" Hmm..


"Beneran ini apartement koko???" Tanya gadis itu dengan mengernyitkan dahinya


"Ya masak apartement tetangga" Jawab kevin sekenanya


"Masak koko tinggal di apartement kayak gini sih ko? Emang nggak ada apartement lain yang lebih layak apa??"


"Yang lebih layak yang kayak gimana maksud kamu mei? Yang Kayak dirumah papi? Heghh...." Jawab kevin dengan menyunggingkan bibirnya


"Trus kamar Ellea dimana?" Tanya Ellea dengan wajah murung


"Tuh, Disana " Jawab kevin sambil menunjukkan sebuah pintu didalam ruangan itu


"Trus kamar koko??"


"Ya disana" Menunjukkan ruang yang sama


"Hah???!!! Ellea kan udah gede, masak tidur sama koko!?" Ucap gadis itu dengan mengerucutkan bibirnya


"Sini deh " Panggil kevin


"sini Buruan mei" Ellea perlahan mendekati koko nya


Tak... Satu sentilan dikepalanya

__ADS_1


"Auuuwwhhhh....kokoo !! " Sambil mengusap kepalanya karena sakit kena sentilan kevin


"Kalau udah gede harusnya ngga ngerengek minta ikut ke Apartement koko . Trus nanti kalo cewek koko kemari gimana? Ganggu aja kamu itu "


"Halah, Cewek Apaan ?! orang koko aja jomblo sok-sok an cewek koko kemari...welkk" Ejek Ellea sambil menjulurkan lidahnya, lalu meraih koper ditangan kevin dan melangkah kearah kamar


"Haissh,,,untung aja kamu adek koko. Kalau bukan udah koko karungin trus dikiloin ke toko daging " Teriak kevin


"iiihhh,,,jahat banget sih jadi koko " Balas teriak Ellea


"Hh... Lagian kamu kalau dikiloin juga pasti gak laku. Orang kerempeng gak ada dagingnya begitu "


"Stop ya koko. Jangan Body shaming. Lagian Koko itu nggak tau barang bagus. Orang badan Ellea sexy kaya girlband k-pop gini masak dibilang kerempeng " jawab Ellea kesal


Mungkin beginilah memang yang dikatakan hubungan sayang kakak beradik, mereka akan saling beradu mulut dengan ledekan yang terkadang sangat menyakitkan , gak ada sopan santun, gak ada Adab, dan gak ada akhlak 🤣. Bagaimana tidak, percayalah badan Ellea tidak sekerempeng itu, bahkan banyak gadis-gadis diluar sana yang menginginkan bentuk badan seperti Ellea. Kalau orang bilang, Badan Ala artis korea....


"Hahaha.... Sexy darimananya hah? cuma ada tulang begitu, yang suka pasti cuma Bonnie " Ejek kevin lagi dengan tertawa Terpingkal, Bonnie adalah nama Anjing peliharaan mereka di rumah.


"Dasaaarrr koko mulut cabe !!. " Sahut kesal Ellea "Saat ini Ellea kan Dalam masa pesat-pesatnya pertumbuhan " Sahutnya lagi sambil membenahi Benda dibalik kaos yang menopang dadanya dengan frontal , dan berlalu begitu saja melangkah ke dalam kamar kokonya


Kevin sampai melongo dan mengelap kasar jidatnya sendiri melihat kelakuan frontal adiknya,


"Gini banget ya punya adek perempuan, Bisa mati muda Gue kalau kaya gini caranya" Ucap kevin sambil melangkah ke sofa dan menjatuhkan badannya disana.


 


"*Kling...kling*...📩


 


Sebuah pesan masuk di ponselnya. Kevin meraih benda pipih itu dari dalam saku jeans nya. Entah Darimana dan apa isi dari pesannya, paras lelaki itu berubah seketika setelah membuka isi dari pesan yang baru saja masuk di ponselnya. ,


📱 "Hallo,, loe dimana?"


📱 "Di pengadilan. Kenapa?" jawab seorang diseberang sana


📱"Stella apa khabarnya sekarang?"


📱 "Shit.... Gue lagi sibuk ngurus client kev. Kenapa loe tiba-tiba nanya khabar stella?! Dia kan sama Bokapnya. Udah, Ntar aja kita bahas ini. " sambil ingin menutup panggilan telefon


📱 " Tunggu ! ini lebih penting daripada urusan kasus client loe ataupun pengadilan. "


📱 "Apa maksud Loe?"


📱 "Gue baru dapat informasi kalau Bokap stella bermain lagi di Kasino. Bukan hanya gila bermain judi, tapi juga gila bermain perempuan, dan Mabuk-mabukan. Dan mungkin juga permainan bisnis gelap lagi"


📱" Apa??Gimana bisa ?! Siapa yang menyokongnya?" Dengan Gusar


📱 "Direk rakhcapart, seorang Mafia besar Thailand"


📱"Bisnis Mafia apa yang dikerjakan? Apa dia masih berada di bawah Sekutu Bokap loe?"


📱"Gue belum tau soal itu. Yang gua tau soal Direk Rakhcapart, dia menguasai jaringan Narkoba disebagian negara daratan Pasifik "


📱"Selidiki lebih jauh, dan soal stella Biar gue yang cari tau"


📱 "Oke".

__ADS_1


Setelah selesai dengan panggilan dalam ponselnya, Kevin nampak mengirimkan beberapa pesan untuk orang lain. Lalu meletakkan benda pipih itu keatas meja dengan menghela nafas kasar . ia menyandarkan badannya pada punggung sofa dan memejamkan matanya.


Baru saja terpejam, baru saja rasanya mimpi indah akan menghampirinya, Tetapi ada suara rengekan yang terdengar mendekat, membuyarkan segala susunan mimpinya...


" kokoo" sebuah suara disertai dengan langkah kaki yang berjalan kearah Kevin


"ko..! kokooooo" ucap Ellea sambil menggoyangkan lengan kokonya agar lelaki itu terbangun dari tidurnya


"hegmmm ??? Apaan sih mei, udah sana jangan ganggu koko. koko capek Banget nih" sahut kevin dengan malas dan mata masih terpejam


"iihhh koko, banguuuunnnn,,,,, " rengek Ellea sambil terus menggoyangkan lengan kevin , mau tidak mau kevin pun membuka matanya. ia menatap adik permpuannya yang kini terduduk disampingnya itu


"Ada apa,, Elleaaaa ???" Tanya Kevin dengan sabar meskipun sedang sangat geram kepada adiknya itu


"Lapeerrrrr" jawab Ellea dengan memelas sambil mengusap perutnya.


kevin mengeryitkan keningnya "Ya terus?? kalau laper kan tinggal makan mei, Apa susahnya???"


"Makan apaan?? emang koko punya makanan?"


kevin terdiam sejenak, ia baru ingat ini adalah Apartment nya. Bukan Rumah mewah orang tuanya yang segala sesuatuanya disana sudah tersediakan. Apapun yang dibutuhkan tinggal panggil pelayan, dan duduk manis, terima beres.


Dan Disini, Makanan apa yang tersedia? selama ini ia hanya makan diluar atau memesan makanan go-food . kalaupun ada makanan didapur paling cuma Mie instan, tidak mungkin ia berikan makanan itu kepada adiknya ini, Bahkan dia berani taruhan kalau pasti Ellea seumur hidupnya belum pernah yang namanya makan mie instan. Dan lagi, ia pun mengingat Kulkasnya isinya cuma air mineral dan berbagai jenis minuman beralkohol yang tidak akan dibiarkannya untuk disentuh adiknya itu.


"koko!! kog malah diem aja sih " cetus Ellea


"iya,,iya... ini koko mau pesenin makanan" sambil meraih ponselnya,


"kamu mau makan Apa??" tanya kevin sambil fokus pada layar ponselnya


"Nggak tau. apa aja deh ko yang bisa dimakan. "


"egmmm....Nasi goreng seafood?"


"gak mau "


"Biasanya kamu suka nasi goreng seafood. .. Egmm... Atau KFC aja?? atau pizza??"


"Gak mau. . yang lain "


"Ahhh...Koko tau. sushi Ya???" tanya kevin dengan senyum lebar sambil menaikkan satu alisnya dan kali ini ia menatap adiknya


"agghhhh....gak mau. Yang lain "


"mei , jangan bikin Koko darah tinggi mendadak ya ! " Ucap geram kevin


"Ya Ellea emang ngga lagi pengen makan sushi kokoooo!! " Jawab Ellea dengan menekuk wajahnya


"Ya terus kamu pengennya makan Apa memeiku Sayaaaaanggggg ????? tadi katanya Apa aja yang bisa dimakan. " Tanya kevin lagi dengan kekesalan tingkat dewa, rasanya ingin ia kunyah hidup-hidup adiknya itu.


Ellea nampak berfikir.....


"Tacos dengan saus salsa, dan Fujita seafoodnya casa mexico restaurant, sama Gnocchi mushroomnya OSO italian bar " ucap gadis itu dengan senyum lebar


Dan lagi-lagi kevin dibuatnya menghela nafas panjang agar tidak sampai ada tragedi baku hantam perang dunia ketiga dengan adiknya itu..


"Casa Mexico restaurant di dekat Airport sana, dan OSO Italian Bar di Hotel Downtown sana. apa kamu sudah Gila Elleaaa???!! . koko pesenin Nasi goreng seafood sama jiaozi mushroom kesukaan kamu dari Fu Lin men Restaurant . jangan protes atau koko telfon rendy buat jemput kamu " Ucap Kevin dengan nada Ancaman

__ADS_1


akhirnya Ellea pun menurut, mengangguk dengan terpaksa. daripada dijemput Anak buah papinya itu


"hehehe...gadis pinter. " ucap kevin dengan tersenyum penuh kemenangan sambil mengusap pucuk kepala adiknya itu.


__ADS_2