
Alexandria prov ;
pemotretan dengan Nuda beauty
"Bi'em, sudah tidak ada pemotretan lagi kan sekarang?" Tanya Alexandria saat melenggangkan kakinya kearah mobil di area parkir studio nuda beauty
"iya darling, pemotretan sudah selesai. Sekarang kita akan ke Tamsek Holdings, menemui Tuan Victor zeng" Sambil membukakan pintu mobil untuk Alexandria
"Ayo mario, kita jalan sekarang" Ucap Bi'em begitu ia masuk ke dalam mobil itu
Dan segera, mobilnya pun meninggalkan tempat itu, melesat menyusuri jalanan malam kota
Alexandria melirik jam yang melingkar di tangannya, waktu menunjukkan pukul 19:20 ... Dia ingat ada janji dengan daddy untuk makan malam dirumah, dan. . .
Sebuah paper bag warna marron yang berada dijok sampingnya mengingatkan Alexandria pada satu hal
"Mm Mario, antarkan aku ke changi general Hospital"
"Bukankah kita akan ke Tamsek holdings Nona ?" Jawab pria dijok kemudi itu
"Darling, apa kau sakit?" Sahut Bi'em panik
"Tidak. Aku baik baik saja Bi'em. Hanya aku sedang ada urusan "
"Tapi darling, bukankah kita..
" Kamu bisa menemui Tuan Victor sendiri kan Bi'em , Bicarakan padanya apa yang kita bicarakan tadi , sekalian ambil naskah film nya, dan besok antarkan kerumahku " Potong Alexandria
Tanpa membantah, Bi'em hanya bisa terdiam dan menuruti kemauan serta perintah dari Supermodel nya . Mario pun membawa mobilnya masuk kedalam halaman gedung rumah sakit yang besar itu...ya, jalan ke Tamsek holdings searah dan dekat dari Cangi General Hospital, jadi tidak ada yang harus putar arah karena permintaan mendadak Alexandria.
Mario segera turun dari mobilnya, dan membukakan pintu untuk Alexandria.
"Darling, kau sungguh tidak ingin aku temani dulu"
"Tidak Bi'em. Kau bisa langsung ke Tamsek holdings sekarang" Sambil melangkah turun dari mobil itu.
"Nona, jam berapa saya harus menjemput anda?" Tanya mario
"Mmm Tidak perlu Mario. Aku bisa pulang sendiri"
__ADS_1
"Tapi Nona,
" Jangan khawatir, karena akupun nanti bisa memanggil sopirku sendiri untuk menjemputku kemari. Sekarang kau bisa pergi, antar Bi'em ke Tamsek holdings agar menemui Tuan Victor"
"Baiklah jika Begitu Nona. Tapi sekiranya anda membutuhkan sesuatu atau bagaimana, tolong langsung hubungi saya. Saya pasti langsung datang. Pastikan selalu berada ditempat yang aman. Dan sekarang silahkan masuk kedalam Nona, baru saya bisa pergi " Ucap Mario dengan tegas namun penuh hormat
"Eghm, Baiklah. Terimakasih Mario " Balas Alexandria dengan senyum ramah, lalu melangkah masuk ke rumah sakit itu dengan memakai masker dan kaca mata hitamnya... Dan mobil yang mengantarnyapun segera berlalu meninggalkan halaman luas rumah sakit itu..
.
"Apakah Dokter Dave ada ?" Tanya Alexandria di meja receptionist
"Dokter Dave siapa Nona? Sudahkah membuat janji temu?" Jawab seorang wanita berpakaian suster dibalik meja itu
"Aaa, Dokter Dave. . .
"Dave siapa namanya??? Alexandria come on, dirumah sakit sebesar ini mana mungkin kau bisa menemukan salah satu nama dokter , tanpa tau department nya, terlebih Masih Dokter residen lagi...aishh "
" Nona??"
"Aa iya, Mm Dokter Dave, dokter residen spesialis bedah"
Tidak mendapat jawaban, justru tatapan yang aneh dari suster suster dibalik meja receptionist itu...
"Baiklah, lain kali saja saya datang. Seharusnya saya membuat janji dulu dengan dokternya. Terimakasih" Ucap Alexandria, sambil hendak melangkah pergi....
Diteguknya ice chocolate itu perlahan, rasa manis dan segarnya mampu mengobati dahaganya,,,
Apalagi Tempat dimana ia duduk terasa sangat nyaman. Segalanya terlihat sangat bersih,Ventilasi udara sangat bagus, terlebih dengan gemericik air dalam kolam ikan itu semakin terdengar menyejukkan...
Tiba-tiba, mata Alexandria melihat seorang wanita muda berpakaian rapi yang Lengkap dengan snelli dan stetoskop nya baru saja keluar dari sebuah lift....
yaa, dia mengingat wajah dokter itu, dokter yang pernah merawatnya. Dengan segera Alexandria bangkit dari tempat duduknya, dan menghampiri dokter wanita muda itu
"Dokter, Dokter Gwen..
" Ya? "
"Masih ingat dengan saya? Beberapa waktu yang lalu saya pernah menjadi pasien anda" Sambil membuka masker dan kaca mata hitamnya
"Nona Alexandria ? .." Dengan senyum merekah
"Tentu saja saya mengingat anda. Dari sekian banyak pasien, kamu pasti akan selalu saya ingat. Ada apa? Apa kaki kamu masih sakit ?" Dengan menyapu kedua kaki Alexandria dengan matanya
"Tidak dok, kaki saya sudah sembuh. Saya kemari untuk menemui seseorang. Dia salah seorang dokter disini, tapi saya tidak membuat janji temu, dan sayapun tidak begitu tau dia di bagian mana" Sambil tersenyum masam
__ADS_1
"Hehehe... Bagaimana anda bisa menemuinya jika begitu nona Alexandria? Hmm...Bahkan saya pun tidak tau ada berapa banyak jumlah dokter seluruhnya dirumah sakit ini, dari yang dokter magang, dokter residen, dokter fellow, atau dokter tetap. Dokter umum atau dokter spesialis... " Jelas Dokter wanita itu dengan senyum lebar
"Aahh iya , Dokter residen spesialis bedah. Namanya Dokter Dave. Hhm,,, tentunya ini juga tidak membantu bukan, karena Nama Dokter Dave dirumah sakit ini mungkin bukan dia saja." Jawab Alexandria dengan senyum kecil
" Dokter Dave? Residen bedah? Apa yang kamu maksud Dave Alvaro???? "
"Dave siapa, saya juga tidak tau. Karena saya belum lama mengenalnya Dok...yang pasti, dia mahasiswa IUA Yang saat ini juga sedang menyelesaikan pendidikan spesialis bedah Semester akhir nya. "
"Dave, IUA.... Sepertinya saya tau orang yang anda maksud Nona Alexandria. " Sambil mengambil ponsel disaku snelli nya
"Apa ini Dokter yang anda cari?" Menunjukkan sebuah foto dokter tampan didalam ponselnya
"Aaa, iya betul Dok. Dia Dokter Dave yang saya maksud" Dengan tersenyum lebar
"Hhhh, jika saja anda bilang detail nya dari awal, saya pasti langsung mengetahuinya nona Alexandria. Dan lagi, meski ada begitu banyak Dokter dirumah sakit ini, Dokter Dave Alvaro cukup terkenal. Jadi, kupastikan semua perawat di bagian receptionist itu juga mengenal Dokter Dave ini" Sambil menunjukkan pandangan matanya kepada para perawat yang sedang dibicarakan
"Ada kepentingan apa hingga Anda mencari dokter Dave kerumah sakit? Kepentingan pribadi atau perihal dokter dengan pasien?" Tanya Dokter wanita itu lagi
"Urusan pribadi. Tidak begitu penting, hanya saja akhir-akhir ini saya tidak pernah menjumpai dokter Dave di kampus, Dan karena tadi kebetulan saya lewat didaerah sini, jadi sekalian saya berfikir untuk menemuinya" Masih dengan mengulas senyum hangat
"Oohhh begitu. Mm, tapi Dokter Dave sekarang tidak ada dirumah sakit ini Nona Alexandria. Dia sudah pulang dari sore tadi"
"Ooohh begitu...Eghm baiklah, tidak papa. Jika begitu saya permisi pergi, lain kali saja saya menemuinya. Terimakasih dokter Gwen , selamat malam " Ucap Alexandria dengan mengulas senyum ramah dan sebuah anggukan kepala , Dokter wanita itupun membalas dengan senyum dan anggukan. Lalu Alexandria melangkah pergi meninggalkan tempat itu...
"Nona Alexandria tunggu "
"Ya?" sambil membalikkan badan
"Saya bisa menghubungi dokter Dave. Mungkin anda ingin bicara atau membuat janji temu" Sambil menggeser layar ponselnya,
Tanpa menunggu jawaban dari Alexandria, dokter itu mengarahkan ponselnya ke telinganya... Dan persekian detik, ia mulai bicara dengan seorang dibalik ponselnya
📱"Hallo Dokter Dave, ada seorang yang mencarimu ke CGH "
📱"siapa dokter Gwen? Saya tidak ada jadwal malam ini di CGH. Jika seorang pasien yang mencariku mintalah Dokter lain menangani, jika bukan pasien Suruhlah datang besok saja . malam ini saja biarkan aku pulang dan istirahat dirumah. " Jawab Dave dengan jengah
📱: "Yang mencarimu Nona Alexandria. . Tapi nBaiklah jika begitu, saya akan men. . .
📱 : " Tunggu,,, !
Yang mencariku Alexandria?? Dimana dia sekarang?" Potong cepat Dave dibalik ponsel itu
📱: "Masih dirumah sakit, tepatnya tidak jauh dari hadapanku sekarang. Aku akan menyuruhnya pergi sekarang "
📱: "jangan jangan...!!
__ADS_1
Oke, Tolong minta dia untuk menungguku sebentar. 5 menit lagi aku sampai " Ucap Dokter Dave, dan langsung mematikan ponselnya