
Dokter Dave keluar dari sebuah lift, dan langsung melangkah kearah Para suster yang saling melempar senyum kearah Dokter muda itu
"Ada seseorang yang mencari saya suster?" Tanya Dokter Dave dimeja receptionist
"Ohh iya Dok. itu orangnya" Sambil menunjuk seorang yang duduk dikursi tunggu lobby deretan belakang
Dokter Dave terlihat langsung Menghela nafas panjang dan membuangnya dengan kasar sambil melangkah kearah seorang pria yang sedang menunggunya itu...
.
"Hhh sial. Kukira anak presiden yang datang mencariku" Ucap Dokter Dave Sambil menjatuhkan dirinya duduk disebelah pria itu
"Kau fikir anak presiden akan sudi menunggumu sampai hampir 1 jam di lobby begini?" Sambil menyilangkan kedua tangan Didada
"Hhhh, lagian kenapa loe gak nunggu diruangan gue aja Sih ?"
"itu tidak penting. Yang penting adalah apakah berkas medisnya sudah siap?"
"Kalau Hanya untuk menanyakan berkas itu , loe kan bisa telfon gue. gak perlu sampai nyamperin ke rumah sakit. "
"Gue telfon loe berkali-kali , tapi sialnya Anda tidak mengangkatnya sama sekali Dokter Dave. " Memicingkan matanya kearah Dave
"Aaaaaa... iya,ya. Sorry, hp gue taruh diruangan gue. Gue baru ada Operasi. ... Soal berkas itu akan gue kerjakan & selesaikan siang ini juga, setelahnya akan langsung gue e-mail ke Albert. Loe gak perlu khawatir"
"Gue dengar, putra pemilik saham terbesar Megaland group kecelakan dan dirawat di rumah sakit ini. Bener?"
"Hah?? Emang Beritanya udah nyebar?"
"Tidak ada pemberitaan, semua pasti ditutup rapat. tapi apapun yang berhubungan dengan Megaland group pasti cepat tercium keluar karena kasus perusahaan mereka yang sedang panas saat ini."
"Dia pasien yang baru saja gue operasi. Dan sekarang masih berada diruang ICU"
"Lukanya parah? Masih ada harapan hidup? Berapa persen? "
"Sebuah Pipa besi menghujam perutnya. Operasi berjalan lancar,jadi tinggal nunggu dia sadar aja dan dipindahkan keruang perawatan biasa."
"Ada polisi yang mengawasinya?"
"ini rumah sakit,bukan penjara"
"Dari permasalahan yang sedang terjadi, kemungkinan nyawanya menjadi incaran Banyak orang"
"Dia Pasien VIP. Jadi pasti aman selama dirumah sakit ini. Lagian loe kenapa tertarik sekali dengan pasien ini "
"Gue tertarik dengan kasus peperangan antar pemilik saham Megaland group. Dan pasien loe itu anak dari pemilik saham terbesarnya, "
__ADS_1
"Loe mau ambil kasus ini? "
"Masih gue amati alur kasusnya sampai masuk ke peradilan. Masalah ini tidak akan selesai dengan cepat, "
"Berarti ini kasus yang besar. Pasti nama Bokap loe akan terus mencuat di pemberitaan menjadi kuasa hukum yang diperebutkan. Apa Tuan Rahardian Alison akan mengambil kasus ini?"
"Hehh,,, Tanyakan saja langsung pada Orangnya kalau ketemu. Udah gue mau cabut, jangan lupa Nanti khabarin gue " Sambil beranjak dari duduknya
Saat hendak melangkahkan kakinya, Dave kembali menyela pertanyaan
"Loe mau gue Khabarin soal yang mana, soal pasien gue itu, Soal berkas medisnya stella, apa soal jawaban Tuan Rahardian Alison?" Dengan menyunggingkan senyumnya
"Semuanya. Termasuk suster suster rumah sakit ini yang udah loe kencani bergilir ." Sahutnya dengan sengaja mengeraskan volume suara sambil menyunggingkan satu sudut bibirnya kearah Dave lalu melangkah pergi begitu saja.
Sedangkan Dave menjadi gelagapan salah tingkah karena banyak mata suster yang lewat di lobby itu menatap terkejut kearahnya. Bahkan semua orang yang berada di lobby itu,yang mendengar ucapan Bryan tadi juga langsung menatap kearah Dave yang masih berpakaian Seragam Dokter operasi itu.
"Dasarr Pengacara sialaaaann...Bagaimana mulutnya bisa tidak tau aturan begitu. Dan mereka semua ini kenapa tidak berhenti menatapku ...Aishh..apa mereka benar-benar percaya dengan ucapan manusia kutub itu. Bagaimana bisa mereka mempercayainya, aku ini adalah Dave. Tidak akan dengan gampangnya mengencani wanita. Dokter dokter muda pun kutolak...yang benar saja. Sialll..." Umpat Dave dalam hatinya tak henti merutuki Pria yang baru saja pergi itu.
Terlihat wajah para suster disana memberi tatapan yang aneh kepada Dokter muda yang terkenal dengan keramahan dan ketampanannya ini. Tapi anehnya bukan tatapan jijik ataupun marah, melainkan seolah justru mereka ingin menjadi seorang yang bisa dikencani dokter Tampan ini.
Dokter Dave segera meninggalkan lobby dengan tergesa untuk menghindari segala tatapan mata yang mengarah kepadanya...
.
.
"Alexandria " Sebuah suara terdengar memanggil namanya, Alexandria pun mencari arah dari suara itu...Dan Nampak seorang gadis datang menghampirinya
"Bisa bicara sebentar?" Ucap gadis berambut hitam lurus dengan mata yang bulat indah itu
"Denganku? " Jawab Alexandria dengan Mengeryitkan matanya
"iya, denganmu. Nona Alexandria. Kau pasti mengenalku kan? . Aku helena " Dengan pandangan yang dingin
"Aaa. Baiklah, silahkan bicara. Apa yang ingin kau bicarakan denganku"
"Tidak disini, ikut aku" Sambil menarik tangan Alexandria.
Meski dengan wajah yang kebingungan, Alexandria mengikuti langkah gadis itu. Hingga gadis itu berhenti di sebuah lantai gedung yang jauh dari keramaian
"Aku melihat pemberitaan sebuah film yang akan dibintangi Aktor terkenal itu, Shane paw dan namamu ternyata sudah dikonfirmasi sebagai lawan mainnya. " Dengan menyilangkan tangannya dibawah dada
"Eghm...benar. Lalu apa masalahnya?"
"Kudengar kau mengatakan akan menolak tawaran itu, tapi ditempat lain kau mengiyakannya. Hegh, wajah cantikmu ini penuh kemunafikan" Dengan menyunggingkan sudut bibirnya
__ADS_1
"Tunggu tunggu,,,, Nona Helena, saya tidak mengenal anda dan tidak pernah berurusan dengan anda. Untuk apa yang saya lakukan, saya rasa juga bukanlah urusan anda. Kenapa anda bersikap aneh seperti ini??"
"Aneh ? Haha...Jangan bersikap sok naif seperti ini Nona Alexandria. Kau pastinya mengerti kenapa aku bicara padamu seperti ini, dan sikap bodoh apa lagi yang kau perankan dengan bilang Kau tidak mengenalku? "
"Katakan yang ingin kau katakan, jangan membuang waktu seperti ini. Dan kenapa aku harus mengenal mu???"
"Kau pasti tau bahwa aku adalah artis yang sebelumnya sudah diberitakan akan membintangi film itu bersama shane paw. Tapi kau tiba-tiba merebut posisi itu begitu saja" Ucap gadis itu dengan tatapan yang penuh amarah
"Oohh jadi,,,kau artis. Tentang apa yang kau katakan, aku sama sekali tidak tau. Dan jujur aku tidak begitu mengikuti berita entertainment singapura. Karena sebelumnya aku berada diparis Nona Helena. jadi akupun tidak mengenalmu yang seorang artis, Kecuali jika kau sudah go international, mungkin aku akan mengenalmu"
"Maksudmu aku tidak terkenal ????!!"
"Bahkan Aktor shane paw yang ternyata sangat terkenal itu, aku sebelumnya juga tidak mengenalnya Nona Helena"
"Aku tau kau seorang supermodel dari singapura yang cukup terkenal diluar, tapi Kau tidak pernah bermain film ataupun seni peran, bagaimana kau bisa langsung mendapat peran utama untuk film besar itu hah?"
"Jika kau pernah melihat film terkenal Hollywood Marriage story, kau pasti sudah melihatku . Meski bukan pemeran utamanya, tapi peranku ada dibanyak scene dari pertengahan hingga akhir film tersebut. Dan lagi, selain melenggang sebagai model, aku juga pernah terlibat dalam sebuah film action perancis Dark fight tahun lalu yang terbilang cukup sukses . Mungkin kau tidak tau soal itu semua, Tapi seorang produser hebat sekelas victor Zheng pasti telah melihat kemampuanku sehingga dia sendiri yang meminta padaKu untuk menjadi pemeran utama dalam film nya Nona Helena"
"Apa kau sedang menyombongkan dirimu sekarang?" semakin menatap sengit kearah Alexandria
"Tentu saja tidak, jangan salah faham. Mungkin aku berani sombong jika karier modelku sudah sejajar dengan Kendal Jenner, karlie kloss, Chrissy Teigen, Gigi hadid, Miranda Kerr, Rosie Huntington, dan sekelasnya "
"Lalu kenapa kau awalnya bersikap seolah tidak tertarik dengan tawaran film ini tapi ternyata yang kau lakukan sebaliknya? "
"itu memang benar. Aku tidak tertarik dengan film itu, aku tidak tertarik terjun ke dunia seni peran di singapura. Karena bukan impianku menjadi seorang artis. Tapi apapun yang akan kujelaskan kepadamu tidak akan bisa kau percaya Nona Helena, karena sudah terlanjur ada kebencian didalam dirimu kepadaku. . Maaf, tapi aku harus pergi sekarang " Ucap Alexandria dengan tersenyum lalu melangkah pergi
Baru beberapa langkah Alexandria pergi, Helena Kembali berkata kepadanya
"Berhentilah bersikap munafik.jangan bermain drama didepanku. Kau adalah Mahasiswi yang suka Mencari perhatian dari semua Duta kampus IUA, dengan mengandalkan wajahmu dan sikap sok manis itu. Sudah berapa kali kau digilir mereka semua? "
Seketika langkah Alexandria terhenti ...
"Kau pasti ingin berkata tidak, membuat pembelaan untuk dirimu bukan? Cihh... Bahkan seorang yang bodoh sekalipun tidak akan mempercayai perkataan naifmu Nona Alexandria. Karena sudah tak terhitung berapa jumlah dari mahasiswi IUA yang sudah ditiduri mereka para Duta Kampus itu , tapi setidaknya setiap dari mereka hanya akan kencan dengan seorang dari duta kampus saja, tidak sepertimu yang bisa bisanya digilir dalam waktu bersamaan oleh Beberapa dari mereka. Memang harus kuacungi jempol, karena yang kau gaet bukan duta kampus sembarangan, melainkan mereka Para five cruisers."
"Nona Helena, apa kau tidak merasa mulutmu itu sudah terlalu lancang?" Sahut Alexandria dengan menegeraskan rahangnya menatap Helena
Ada amarah yang seolah tidak bisa Ditahannya. ingin rasanya ia menampar mulut gadis itu hingga tak bisa bicara.
"Kau tidak perlu marah untuk hal yang memang kau lakukan Nona Alexandria. Lihatlah ini...." Menunjukkan Sebuah postingan berita di ponselnya
*seorang artis pendatang baru yang merupakan seorang supermodel menjadi pemeran utama dalam film Love and lies , disinyalir supermodel itu adalah teman wanita dari produser film itu sendiri Victor Zheng hingga langsung mendapat peran tersebut. Bahkan Beberapa foto kencan mereka disebuah hotel Tamsek holdings yangb tertangkap paparazzi telah beredar diberbagai media berita online. Apakah wanita ini adalah orang ketiga penyebab keretakan hubungan sang produser muda itu dengan Tunangannya*?
__ADS_1
"Bagaimana? Apa yang akan kau jelaskan Nona Alexandria? Bahkan kau tidur dengan produser terkenal itu untuk mendapatkan peran itu...heghh,,luar biasa.
Bahkan jika kau berhasil menghapus beritanya, kau tidak akan bisa menghapus pandangan dan pemikiran orang-orang yang sudah membaca berita ini terhadap dirimu Nona Alexandria. Persaingan dunia seni peran itu sangat kejam. Jika kau tidak bisa bermain cantik, kau pasti terjatuh. " Ucap Gadis itu dengan kembali menyunggingkan bibirnya, lalu berlalu meninggalkan Alexandria.