
"Hahaha....Om Albert?! " Tawa Gerald,Dave, dan Kevin serentak Setelah mendengar cerita Albert. Bryan juga nampak menyunggingkan senyum dengan menggelengkan kepalanya.
"Emang Brengsek sih Loe Al. Anak kecil mau diembat juga" Ucap Gerald
"Loe beneran soal minta uang ganti rugi itu?" Tanya kevin masih dengan menahan kekehannya
"Gak serius sih. Gue seneng aja lihat mukannya yang polos kebingungan tadi " Jawab Albert dengan tersenyum simpul
"Dasar keterlaluan. Anak Orang dikerjain sampai segitunya . Kasihan tuh gadis kecil" Sahut Dave
"Rasain aja kalau nanti loe digebukin sama Abang nya " Timpa Bryan
"Heh Bro, Emang sehebat apa Abang nya? Tenang aja, kalau sampai hal itu beneran kejadian Gue tinggal serahin sama ni berandal, kalau soal adu pukul siapa yang bakal menang lawan Kevino jordan Randa. Ya kan Bro? " Jawab Albert sambil merangkul kevin.
"Ogah gue. Biarin Aja loe dihajar sampai muka Loe itu ancur bentuknya. Sekalian biar tobat, gak nyari mangsa dengan ngandelin Tampang Brengsek Loe ini " Jawab Kevin sambil membuang tangan Albert dari tengkuknya
Dan mereka semua pun tergelak lagi.
"Jadi gimana soal tn.wino dan stella?" Tanya Gerald kearah kevin dan Bryan, yang langsung menghentikan kekehan mereka semua.
"Kita ternyata sudah melakukan hal yang paling goblok, " Jawab kevin dengan menghela nafas kasar dan mengepalkan tangannya
"Maksud loe apa kev?" Sahut Albert
"Mafia Thailand yang saat ini menyokong Tn.wino, adalah Orang yang selama ini juga menyokong tindak kejahatan sekaligus pelariannya dari Singapura "
"Yang berarti ternyata kita telah mengirim tn.wino kepada Boss mafianya di Thailand" Timpa Bryan.
"What the **** men...shit.! Umpat Albert
__ADS_1
" Benar-benar hal terbodoh, kita mengentaskannya dari segala kasus hukum, dan berharap dia hidup dengan benar. Tapi ternyata kita justru mengembalikan singa ke hutan belantara " Ucap Gerald geram.
"Trus stella gimana?" Tanya Dave
"Sampai saat ini, dia dalam keadaan aman dan baik-baik saja. Dia juga tidak tau soal kehidupan Bokapnya diluar saat ini. " jawab Bryan
"Tapi yang jelas, stella tidak akan aman hidupnya saat ini . Dia berada dalam bahaya jika tetap hidup dan tinggal bersama Bokapnya" Sahut Albert
"Albert bener. " Ucap Gerald
"Tunggu, ya emang kenapa dengan stella yang tinggal bersama Bokapnya?! Dia kan anaknya, gak mungkin kan tuan wino melakukan kejahatan padanya" Sahut Dave
"Loe fikir musuhnya Tn.wino tidak akan memanfaatkan stella , karena ia adalah anak dari tn.wino ?!" Cetus kevin
"Ya Ok,, anggaplah begitu. Tapi loe sendiri yang bilang bahwa tn.wino disokong Oleh Mafia besar Thailand itu kan ?! Jadi pasti Boss mafia itu juga akan melindungi stella dong! " Jawab Dave dengan memicingkan matanya kepada kevin.
"Heghhh, , , ya itu kalau masih ada kompensasi yang setimpal dari tn.wino , jika tidak, loe fikir Direk Rakcaphart sudi melakukannya?!" Ucap Kevin
" Jika tak lagi menguntungkan, maka tn.wino pun pasti akan dibuang " Sahut Gerald
"Wahh, jalan fikir anda sudah seperti Boss Mafia captain Gerald " Ucap Dave sambil menepuk bahu Gerald
"Kev, Tapi bokap Loe bisa menolongnya kan jika suatu hal buruk sampai terjadi ?" Tanya Albert kearah kevin
"itu juga yang jadi masalahnya sekarang, Gue nggak akan bisa meminta tolong sama Bokap gue"
"Maksud loe apa kev ?! Bukannya waktu itu loe bilang, bahwa saat keberadaan tn.wino di Thailand akan dpt perlindungan dari nama Besar Bokap Loe " Tanya Albert lagi dengan bingung
"Gue juga pernah bilang kan, kalau bokap gue tidak akan bisa melindunginya lagi jika sampai ia yang membelot atau berada dikubu yang berseberangan dari bokap gue " Jawab kevin
__ADS_1
"Wait, , Apa Mafia Thailand yang menyokong Tn.wino adalah musuh Bokap Loe??" Sahut Tanya Gerald
"Gue tidak bisa katakan mereka bermusuhan. Tapi yang jelas Bukan sekutu juga. Fakta yang gue tau Direk Rakcaphart pernah berseteru dengan Om Gue setahun yang lalu saat anak Buah Om gue melakukan pengiriman Kokain ke Thailand"
"Maksud Loe Direk Rakcaphart adalah Saingan bisnis Mafia Tn.shirat Thaw Randa??" Lanjut tanya Gerald serius
"Gue gak tau pasti kalau soal persaingan bisnis mereka ,. Yang gue tau, Anak buah Om gue dihabisi oleh Orangnya Direk Rakcaphart di Thailand waktu itu, hingga sebagai pembalasannya Om Gue menghabisi seluruh mata-mata Direk Rakcaphart yang di kirim ke singapura. Dan setelah saat itu, mereka membuat perjanjian untuk tidak saling menyentuh dan mencampuri urusan masing-masing, hingga mereka juga membuat pembagian kawasan Operasi bisnis ilegal mereka di seluruh Negara Asia Tenggara Agar tidak bergesekan suatu saat saat ini " Terang kevin
"Jadi jika Keselamatan Tn.wino juga stella terancam di Thailand, Bokap gue nggak akan mungkin turun tangan. " Lanjut kevin.
"Keputusan Loe Gimana Bryan?" Tanya Gerald
"Selama keadaan stella tidak terancam, kita tidak akan mencampurinya" Jawab Bryan
"Gue justru khawatir, yang akan mengancam Keselamatan stella adalah Bokapnya sendiri " Ucap kevin
"Gila Loe Kev, mana mungkin kaya gitu? Masak ada seorang Ayah membahayakan anaknya sendiri?" Sahut Dave
"Gue juga sepemikiran sama kaya Loe Kev, " Ucap Bryan
"Hah? Bryan... Yang bener aja Loe. itu mana mungkin terjadi?! Biar sejahat apapun, Tn.wino kan Bokapnya stella. Dia juga yang membawa serta stella ikut bersamanya" Sahut Dave yang tak habis fikir dengan cara fikir temannya itu
"Bukan Tn.wino yang membawa stella, tapi Gadis itu yang ngotot ingin bersama Bokapnya" Sahut Albert
"Bahkan Tn.wino tidak mengakui stella sebagai anaknya saat itu. Dia mengatakan anaknya mati sejak bayi. Dan lagi, dia bahkan tidak perduli, tidak datang di pemakaman starlla 1,5th yang itu " Timpa Bryan
"Soal tidak mengakui sebagai anak, ya mungkin saja maksudnya adalah melindungi stella. Dan soal tidak datang ke pemakaman starlla, mungkin saja waktu itu dia tidak tau " sanggah Dave
"Wuiiiihhhh Gilakkk...positive thinking banget ya Loe jadi manusia dr.Dave " Seru Kevin setengah Emosi, hingga banyak mata yang di kantin itu menatap ke meja Five cruisers itu.
__ADS_1
"Apa kalian lihat-lihat ?!!! Jangan sampai gue congkel mata kalian semua!" Seru kevin kearah para mahasiswa/i yang menatap kemejanya, membuat mereka ketakutan dan cepat-cepat mengalihkan pandangan mereka. Ada juga yang sampai langsung pergi meninggalkan makanan dan minuman mereka begitu saja dikantin itu. Yaa, meski Kevin dikenal sebagai pria yang paling humoris diantara five cruisers yang lain, tetapi ketika ia marah tak ada yang akan berani kepadanya. Semua mahasiswa IUA juga tau, kevin adalah atlet bela diri yang selalu dikirim pihak kampus di turnamen bela diri tingkat nasional bahkan ASEAN. Dan belum sekalipun ia pulang dengan tidak menyabet piala kemenangan. Lebih ngeri lagi jika sampai semua orang di kampus tau siapa dan Bagaimana keluarganya. Yang mereka tau, hanyalah sebatas kevin putra sulung Tn.Liem saint Randa, pebisnis konglomerat yang memiliki hampir seluruh Bank bank besar swasta diseluruh singapura.
Mereka tidak tau, jika Tn.Liem saint Randa juga pebisnis Mafia yang pengaruhnya besar bahkan sampai ke daratan Eropa Barat hingga ke Negara-negara Eropa Bagian selatan. Di seluruh kawasan Asia, tidak akan ada Mafia yang tidak mengenal Namanya.