
1 menit berlalu dan rezy secepat mungkin melepas bajunya dan menyisakan boxer yang panjangnya seatas lutut dia langsung mencebur dan menyelam,Rezy semakin syok ketika melihat tubuh rain yang tengkurap di dasar lantai kolam renang,Rezi segera menyelamatkan rain dan membawanya kepermukaan.
"haaa kulkass,, loe apaan apaan si main bawa gue ke atas" teriak rain merasakan tubuhnya di angkat ke atas
" oh my god rain,,,untung loe masih hidup kalo loe mati bisa bisa gue jadi tersangka mati konyolnya loe rain" lega rezy yang ternyata rain masih hidup dan sangat tidak apa apa karena ia bisa mendengar teriakan rain seperti biasanya
" gila ya loe,,gue gak semudah itu mati crazy,loe itu udah ganggu meditasi gue" umpat rain karena bisa bisanya dia di sangka mati, dan lagi lagi rezi menatap mata rain dengan sangat lekat dan rain bisa merasakan itu, mereka berdua begitu intim dengan posisi Rezi memeluk rain dengan sangat erat karena ia menyelamatkan nya tadi, dapat mereka rasakan debaran jantung masing masing karena tubuh rain yang menempel di dada bidangnya rezy, dan dapat rain rasakan tubuhnya menempel di perut sixpack nya rezy dan mematahkan perkataannya yang mengatakan bahwa tubuh rezy lurus seperti kulkas.
entah siapa yang memulai duluan, kini bibir mereka menyatu dengan sangat lama. Rain Dan rezy sama - Sama memejamkan mata mereka, Dan menikmati ciuman itu,
Rezy semakin memperdalam ciumannya dan rain membiarkan rezy melakukan itu dan menikmatinya,,
mereka tidak sadar bahwa dari tadi ada sepasang mata yang memandang mereka berdua dengan sangat tajam.
Rezy yang baru ter sadar dengan apa yang di lakukannya ia segera melepas ciuman nya tersebut, dan memandang lekat wajah cantik rain dengan sangat dekat ,
"sorry " ucap rezy sambil mencium kening rain dan segera pergi dari hadapan rain dan naik ke atas permukaan.
rain diam mematung Dan melihat rezy berjalan masuk ke dalam,ia baru tersadar dengan apa yang ia lakukan
"oh ya Tuhan,,, apa yang ku lakukan barusan, bisa bisanya aku ciuman dengan cowok kulkas itu" gumam rain sambil menyentuh bibir nya.
Rain segera naik ke atas dan memakai bajunya secepat mungkin ia ingin segera pergi dari tempatnya rezy yang membuat jantungnya semakin tidak aman.
Rezy datang ke kolam dengan pakaian yang sudah rapi dan membawa handuk kimono untuk di berikan pada rain, tapi ia tidak melihat rain sama sekali.
"apa dia sudah pulang?" tanya rezy pada dirinya sendiri
dan segera berlari menuju halaman depan Dan ia bisa melihat mobil rain yang baru keluar dari gerbang rumahnya.
__ADS_1
rezy hanya diam dengan tatapan yang sulit di artikan.
dan ia di kagetkan dengan sebuah tepukan pelan di pundaknya
"ternyata seleramu bagus juga anak muda" cicit kakek robert yang tiba tiba berada di rumahnya
"kakek" kaget rezy sambil menoleh ke belakang dan memeluk kakeknya dengan erat karena hanya kakek robert dan aunty nayra yang ia punya.
" kau hutang cerita pada kakekmu ini anak muda" tatap Robert dengan tajam ke arah rezy
"aku akan menceritakannya kek,sekarang ayo masuk ke dalam" ajak rezy dengan menggandeng tangan kakeknya.
****
****
Lain halnya dengan Rain dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi,jalanan juga sudah lumayan sepi karena waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 ,ia tiba tiba berhenti di sebuah taman,Rain turun melangkahkan kakinya menuju kursi putih panjang yang ada di taman tersebut, 10 menit berlalu rain tetap diam dengan pandangan kosong
karena memang yang terjadi dengan Rezi kali ini adalah sebuah ciuman bukan kecupan seperti yang terjadi di pantai beberapa waktu lalu.
lama rain bergelut dengan segala pikirannya Sampai tidak terasa 1 jam dia duduk di taman itu sendirian. rain menghubungi penjaga mansionnya kalau malam ini tidak pulang dan menginap di rumah temannya, rain berniat ingin tidur di hotel yang tidak jauh dari taman tersebut karena jika ia pulang butuh waktu 30 menit an untuk sampai mansion nya dan lebih baik dia menginap di hotel saja,
tidak terasa malam semakin larut Dan rain masih stay di tempat duduknya tak di hiraukan bagaimana dinginnya tubuh rain karena memakai dalaman yang basah dan di tambah dinginnya angin malam ,pikirannya saat ini kacau ,ia merasa telah selingkuh dari sky,bagaimana bisa dia pacaran dengan sky tapi ciuman dengan Rezi bahkan sky sekalipun tidak pernah menciumnya karena itu adalah persyaratan dari rain, ia tidak ingin di cium,di cumbu atau hal sejenisnya,cukup pegangan tangan saja,karena rain tahu mereka hanya sebatas pacaran dan masih mencari jati diri masing masing,tapi semua itu seperti nya sudah tidak berlaku pada gaya pacaran rain setelah kejadian di kolam renang tadi.
" apa aku harus memutus sky saja ya" gumam rain pada dirinya sendir,dan keputusan rain sudah bulat dia akan memutus sky setelah acara pesta kelulusan nanti ia tidak ingin mengkhianati sky maka lebih baik mengakhirinya saja.
"oke mungkin lebih baik seperti itu "gumam rain dengan mantap ,dan ia bersiap untuk pergi dari taman tersebut , tapi langkahnya seketika berhenti ketika melihat ada 5 gerombolan pemuda di depannya yang berjalan semakin mendekat ke arahnya, rain tidak mau ambil pusing dan ia segera mengambil arah lain untuk menuju mobilnya, tapi gerombolan pemuda itu mengejarnya dan menahan langkah rain,, rain di kelilingi 5 pemuda itu.
"sial,mereka mau ngapain,," batin rain dengan tatapan was was
__ADS_1
" hey cantik kamu mau kemana sayang,, temani kita kita dulu dong" Goda salah satu di antara mereka yang rain yakin dia bos nya. rain tetap diam dengan tatapan membunuhnya ,dan tiba tiba dari arah samping tangan rain di pegang oleh satu geng mereka
" dont touch me" bentak rain sambil menghempaskan tangannya
" ha ha ha,,cantik cantik ternyata galak" teriak salah satu dari mereka
dan tanpa di sadari,rain tiba tiba di peluk dari arah belakang, ia langsung menginjak kaki orang tersebut dan membalikkan badannya dan langsung menendang bagian tengah dan orang itu terjungkal dengan kesakitan di bagian intinya, rain langsung lari secepat mungkin sambil membuka hp nya untuk menghubungi seseorang dan sialnya yang ia hubungi malah si cowok kulkas yang membuat nya panas dingin, karena nomor Rezi berada di bagian paling atas kontaknya karena baru saja ia menyimpannya,
di tempat lain Rezi yang masih terjaga,ia tidak bisa tidur karena peristiwa di kolam renang tadi,, Dan tiba tiba
drt drrt drt..
Rezi membiarkannya begitu saja karena ini tengah malam pasti orang iseng yang menelponnya .
lain dengan rain yang bersembunyi di semak semak sambil mengumpat ,," dasar kulkas loe sekarang gue butuhin malah gak di angkat telponnya".rain berusaha menelpon Rezi sekali lagi jika tidak bisa mau tidak mau dia akan melawan mereka,rain bergidik ngeri ketika membayangkan harus adu jotos dengan orang orang dempal yang sekarang mencarinya bisa ia simpulkan pasti dis akan kalah mengingat tubuhnya yang kecil meskipun dia jago bela diri
drt drrt...
kedua kalinya telpon rezy berbunyi, dan akhirnya ia mengambil hpnya di nakas dan melihat siapa yang menghubunginya ,,.." nomor baru, pasti orang iseng" dengan mengernyitkan keningnya tapi detik berikutnya ia mengangkat telpon tersebut .
"ha.." belum selesai ia menjawab,tapi telinganya di kagetkan dengan suara teriakan yang tidak asing baginya
"heh kulkas Lo itu kemana aja sih,tolongin gue" teriak rain dengan ketakutan yang luar biasa
ketika Rezi Ingin menjawab nya dia malah mendengar suara orang asing
"ha ha ha,,cantik kau tidak bisa lari kemana mana sayang " orang tersebut merebut hp milik rain ,dan rain berteriak sebelum dia mematikan panggilan nya
" haaaaa kulkasss gue di.... "
__ADS_1
Rezi yang spechleess langsung mengambil jaketnya dan berlari ke bawah,pikirannya sekarang kacau entah apa yang akan terjadi pada rain,jika terjadi apa apa padanya maka Rezi lah yang patut di salahkan karena ia membiarkan rain pulang sendirian malam malam dan dalam keadaan basah. sepanjang perjalanan dia merutuki kebodohannya.