Crazy Love Rain

Crazy Love Rain
Bab 36


__ADS_3

Elva menceritakan semuanya,setelah pulang sekolah tadi ia bermain ke tempat viona sampai pukul 6 ia baru pulang ke rumahnya, Elva memilih naik ojek karena ia menolak tawaran viona yang akan mengantarnya, tapi sialnya motor tukang ojeknya malah mogok Dan Elva memilih berjalan karena jarak ke rumahnya lumayan dekat yang hanya memakan waktu 15 menit Dan Elva merasa aneh dengan mobil hitam yang dari tadi ada belakangnya ia merasa mobil tersebut membuntutinya karena sejak pulang sekolah tadi ia melihat nya Dan elva Tidak mau ambil pusing Dan benar saja ketika di jalan tadi Elva hampir di tabrak tapi untungnya ia bisa menghindar Dan hanya luka kecil yang ia dapat.


setelah mendengar cerita Elva Rezi merasa ada yang tidak beres, karena ternyata bukan hanya rain yang di buntuti mobil.


setelah di rasa semuanya cukup, akhirnya Rezi mengantar Elva pulang karena Elva Tidak di haruskan menginap ia hanya mengalami cidera ringan.


"thank ya zy" ucap Elva sambil membuka sealt belt nya


dan Rezi hanya diam dengan wajah datarnya


"oh ya zy, kalau boleh jujur sebenarnya gue cukup heran deh Sama elo" ucap elva menatap wajah rezi yang ada di sampingnya


"maksud Lo" tanya Rezi menoleh ke arah Elva


" gini zi ya,, sebelumnya maaf kalau lo nanti sakit hati, Lo itu kan kan ganteng body Lo juga oke meskipun ya wajah lo kayak kulkas seperti yang biasa di bilang rain tapi kenapa loe suka dengan cowok zi kenapa lo Sama sekali gak tertarik sama spesies yang kayak gue,padahal banyak loh cewek cantik di sekolah kita walaupun Lo gak mungkin bisa bersanding dengan rain cewek tercantik di sekolah tapi setidaknya kan elo tertarik gitu Sama cewek?" tanya Elva dengan hati hati dengan wajah seriusnya menatap Rezi yang menatapnya dengan tajam.


"apa maksud Lo va gue gak ngerti" ucap Rezi yang bingung dengan perkataan Elva


"gini deh mending lo tanya rain aja lebih jelasnya karena rain yang bilang kalo itu cowok yang suka Sama cowok alias homosex alias jeruk makan jeruk" ucap Elva lirih karena ia juga bingung harus menjelaskannya bagaimana karena rain yang melihat nya sendiri


"what" teriak Rezi dan menggelengkan kepalanya bisa bisanya dia di sebut jeruk makan jeruk oleh rain, apa rain tidak sadar apa yang baru saja di lakukannya barusan.


"ya sudah kalo loe gak mau jawab, gue pulang dulu zy thank ya,oh ya jangan bilang ke rain kalau gue tanya itu ke elo gue gak enak sama Rain" ucap Elva dan segera turun dari mobil Rezi dan Rezi langsung melajukan mobilnya pulang ke rumahnya.


...----------------...


" apa rain belum bangun Bu?" tanya Venus sambil membantu ibunya memotong sayuran.


"belum ven, tadi ibu lihat dia sangat nyenyak tidurnya seperti nya jam 3 pagi tadi dia baru bisa tidur"


"kok ibu bisa tahu kalau rain tidurnya jam 3 pagi"


"rain kan tidur bersama ibu, kasihan dia semalam ibu lihat dia tidak bisa tidur akhirnya ibu ajak tidur dikamar ibu sambil ibu dongeng i" jawab Bu Santi tersenyum


Venus hanya geleng geleng kepala mendengar jawaban ibunya bisa bisanya gadis 17 tahun masih di bacakan dongeng.

__ADS_1


"pagi semuanya " sapa rain dengan wajah bangun tidurnya dan detik berikutnya dia menguap lebar yang membuat Venus melongo.


rain langsung menghampiri Bu Santi Dan venus yang sedang memasak.


"nak rain duduk saja, tidak usah membantu" tolak Bu Santi karena melihat rain akan membantunya


"rain tidak enak Bu, rain sudah di perbolehkan menginap di sini tapi tidak membantu ibu" jawab rain sambil mencuci wadah kotor yang ada di wastafel, Bu Santi tersenyum berbeda dengan Venus yang menggelengkan kepalanya karena ia tidak begitu yakin dengan rain,


Prangg


baru juga Venus berkata dalam hati dan ternyata benar dugaannya.


Venus dan Bu Santi langsung menatap ke arah rain sedangkan rain malah tersenyum kikuk.


"hehe maaf ya Bu, gelasnya rain pecahkan" ucap rain sambil nyengir


"sudah tidak apa apa kamu duduk saja nanti biar di teruskan Venus" ucap Bu Santi yang tahu sebenarnya rain tidak bisa mengerjakan tugas dapur tapi ia tidak enak jika menolak keinginan rain.


"biar aku saja tidak ada apa Bu, cuma membersihkan rain bisa kok" tolak rain dengan segera membersihkan pecahan gelas.


"iya Bu" jawab Venus


"aw" teriak rain karena jari tengahnya terkena pecahan gelas, Venus langsung mendekati rain dan ia langsung memasukkan jari rain ke mulutnya tanpa rasa jijik sedikitpun. Rain auto melongo melihat apa yang di lakukan Venus.


"kak ini tidak apa apa" ucap rain setelah jarinya di keluarkan dari mulut Venus


Venus menatap lekat wajah rain,


"kenapa kau memaksakan sesuatu yang tidak bisa kau lakukan" ucap Venus tegas karena ia tahu semua tentang rain


"kak Venus kok tahu kalau aku tidak bisa sesuatu yang berbau dapur?" tanya rain dengan heran


"kau lupa siapa aku? seorang pembunuh bayaran yang pernah mengincar nyawamu" ucap Venus tegas


"oh iya aku lupa" jawab rain sambil menggaruk tengkuknya yang Tidak gatal

__ADS_1


"apa maksud semua ini" ucap Bu Santi syok dengan apa yang di dengarnya


"ibu" ucap Venus bersamaan dan menoleh ke arah sumber suara


"Venus bisa menjelaskan semuanya Bu" ucap Venus mendekati ibunya ia Tidak ingin penyakit jantung ibunya kambuh setelah apa yang di dengarnya.


apa yang tidak di inginkan Venus benar terjadi, Bu Santi jatuh tepat setelah Venus berada di depannya.


Venus langsung memapah ibunya ke dalam kamar, Dan rain mengikutinya


"kak ayo kita bawa Bu Santi ke rumah sakit" ucap rain khawatir karena secara tidak langsung dia yang menyebabkan Bu Santi pingsan


Venus terdiam tidak menjawab ucapan rain ia melangkah menuju laci Dan mengambil obat, Venus memijat kaki ibunya ia memilih menunggu ibunya siuman.


rain bingung dengan sikap Venus, rain fikir mungkin Masalah biaya makanya Venus memilih hanya memijat nya saja


rain segera keluar dari kamar Bu Santi dan menuju kamar Venus mengambil hp Venus Dan segera menghubungi max


"max cepat datang kesini sekarang !! Jika dalam 10 menit belum sampai, maka aku tidak akan memaafkanmu" perintah rain setelah panggilan nya terhubung


"non apa..."


max belum selesai bicara tapi rain sudah menutup panggilannya, setelah beberapa detik max menerima sherloc yang di kirim rain, max langsung membulatkan matanya karena lokasi yang di kirim rain berada di gang gang sempit dan itu membutuhkan waktu 25 menit dari markas max berada.


"Aku percaya padamu max, love you😘"


max membaca WhatsApp dari rain, ia Tidak habis fikir dengan nona nya itu bisa bisa nya di saat yang genting begitu mudahnya berkata cinta.


"sorry ya max, kata orang "seseorang akan lebih semangat jika mendengar kata cinta," makanya aku mengatakannya agar kau lebih cepat Sampai max" ucap rain dalam hati, ia juga heran dengan dirinya sendiri bisa bisanya semudah itu mengatakan cinta, setelah semalam pada Rezi Dan pagi ini pada max.


rain tahu ibu Santi sakit jantung, makanya Venus terpaksa menjalani profesi nya.


setelah 10 menit ternyata max benar benar datang,


"max mana mobilnya?" teriak rain dari depan rumah Venus ketika ia melihat max datang berjalan kaki, Dan yang membuat rain bingung kenapa max membawa anak buah sebanyak itu.

__ADS_1


__ADS_2