Crazy Love Rain

Crazy Love Rain
Bab 21


__ADS_3

perjalanan menuju rumah Rezi hanya memakan waktu 20 menit, Rezi berjalan dulu Dan rain mengikutinya dari belakang, Dan dari jendela robert yang melihatnya hanya tersenyum tipis melihat kelakuan cucu nya tersebut yang sudah berani membawa gadis ke rumahnya.


"hai Anak muda apa kau tidak ingin memperkenalkan temanmu ini pada kakek?" ucap Robert yang tiba tiba saja sudah berdiri di belakang mereka, rain dan Rezi menoleh,, rain yang menduga bahwa itu adalah kakeknya Rezi, ia langsung menghampiri Dan berjabat tangan


"Hay kek perkenalkan namaku Raina , Anda pasti kakeknya kulkas" sapa rain dengan sopan detik berikutnya ia baru tersadar kalau memanggil Rezi dengan sebutan kulkas dan hanya bisa tersenyum kikuk sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, Robert yang mendengarnya hanya mengerutkan kening dan sedetik kemudian dia malah tertawa


" hahaha kau lucu sekali anak muda,aku jadi ingin memeluk mu" Robert justru memeluk rain dengan erat dan baru melepaskan ketika mendengar suara dehem an dari cucunya


" oh maaf kan kakek nak, maklum kakek tidak punya cucu perempuan jadi kakek ingin memelukmu " ucap Robert tersenyum sambil melihat gelagat aneh cucunya Rezi


"dasar sudah tua malah cari kesempatan" sungut Rezi Dalam hati


"aku ganti baju dulu, kakek temani rain saja di ruang tamu" pamit Rezi sambil berlalu


rain yang pada dasarnya memang anak baik dan humble begitu mudah berbaur dengan Robert meskipun Robert sudah tua tapi ia tak kalah jauh dengan perkembangan anak zaman sekarang,


mereka berdua mengobrol santai dengan rain yang banyak cerita dan Robert yang jadi pendengarnya.


bahkan saking asiknya cerita mereka tidak menyadari keberadaan Rezi yang sudah ikut duduk dari beberapa menit yang lalu. apalagi Robert yang tahu cerita rain memanggil cucu kesayangannya itu kulkas 12 pintu dia tidak berhenti tertawa karena hanya rain orang satu satunya yang berani memanggilnya seperti itu.


"oh my God, bisa bisanya aku di cuekin mereka berdua" gumam Rezi dalam hati


"benar benar pasangan yang romantis" gumam Rezi lirih Dan berlalu menuju dapur untuk mengambil minuman.


Rain Dan Robert yang mendengar Rezi berkata tidak jelas menoleh sebentar dan mengedikkan bahunya secara bersamaan dan detik berikutnya mereka tertawa dengan keras.


saat Rain asik bercerita Robert salah fokus dengan bibir rain yang sedikit terluka.

__ADS_1


" Raina ada apa dengan bibir mu apa kau habis berkelahi ?" tanya Robert dengan menyipitkan matanya


" ini luka kecil kek, seperti yang aku bilang tadi,aku di sekolah memang terkenal jadi banyak orang yang iri dan ini lah hasilnya " jawab rain dengan candanya dan Rezi yang mendengarnya hanya tersenyum kecut karena ia tahu yang sebenarnya.


mereka berbincang cukup lama dan baru selesai ketika jam makan malam tiba. lagi lagi ketika di meja makan Rezi hanya menjadi obat nyamuk,


"sebenarnya cucunya itu aku atau rain?" batin Rezi yang bingung dengan status nya sekarang pasalnya Robert sangat jarang sekali bersikap hangat padanya dan sekarang ia dengan mudahnya bersikap sangat hangat pada orang yang baru di kenal.


setelah makan malam Robert menuju kamarnya dan Rain di antar Rezi ke kamar tamu, jam masih menunjukkan pukul 20.00 tapi rumah Rezi sudah sepi, rain tidak tahu bahwa para pengawal selalu berjaga ketat di rumah Rezi tapi di tempat tempat tertentu Dan yang ia lihat sekarang rumah Rezi sangat sepi,


" malam ini kau bisa istirahat di sini rain, dan besok pagi bisa segera pulang ke rumah" ucap Rezi Dan segera berlalu


" he kulkas loe ngusir gue?" sungut rain karena dari kata kata Rezi seakan akan dia ingin segera rain pergi


Rezi berbalik dan memandang ke arah rain yang sudah berkacak pinggang


"loe cari apa?"


" hp, gue lupa belum kasih kabar ke Daddy " jawab rain sambil mencari hp nya dan akhirnya menemukannya di paper bag yang di berikan pelayan Rezi.


"ya udah gue keluar dulu, kalau butuh apa apa cari aja , anggap rumah sendiri" ucap Rezi sambil berlalu dan menutup pintu.


rain segera wa Daddy stave,menanyakan kabar Daddy nya dan memberi tahu kabarnya. setelah itu ia pergi tidur, dan 30 menit berlalu rain tidak bisa tidur dan hanya rebahan saja, akhirnya dia ber inisiatif ingin jalan jalan keliling rumah Rezi.


...****************...


di tempat Lain Alexa dan Dona sedang berada di club, mereka sering menghabiskan waktu di club malam tersebut, tidak sedikit yang mengenal Alexa di club tersebut karena Alexa termasuk pelanggan mereka yang usianya termasuk muda, masuk di club tersebut usia minimal 17 tahun ,kurang dari 17 tidak boleh masuk karena club tersebut khusus orang dewasa dan jangan di tanya bagaimana keadaan di dalamnya,karena pastinya banyak adegan dewasanya.

__ADS_1


"gue kok jadi ngeri ya xa" ucap Dona dengan khawatir


" maksud loe?" jawab Alexa dengan meminum wisky nya


" ya loe denger sendiri kan yang di bilang Sama mereka tadi, gimana sadisnya hujan" ungkap Dona


" loe gak usah khawatir deh, serahin urusan itu sama gue dan Asal loe tahu gue sekarang udah jago bela diri jadi gue bakal ngelawan dia" jawab Alexa dengan senyum smirk nya


"serius loe?" tanya Dona dengan mata berbinar


" yes, sejak kejadian itu gue mulai latihan bela diri untuk jaga diri gue"


" kalau ternyata rain juga jago bela diri gimana?" tanya Dona dengan sedikit khawatir


" cewek itu cumak jago mulut,paling paling kalo berantem bisanya Jambakan doang kayak temen temennya tadi " jawab Alexa dengan sombongnya mengingat bagaimana perkelahian mereka tadi, Alexa memang tidak menunjukkan ahli bela dirinya karena ia tahu hanya berhadapan dengan teman rain, kalau urusan rain beda lagi,dia akan menunjukkan padanya bahwa dia yang sekarang bukan Alexa yang dulu.


" xa jangan bilang loe lagi ngerencanain sesuatu" tanya Dona dengan selidik karena melihat Alexa tersenyum dari tadi


" yes alright, loe tunggu tanggal mainnya"


...****************...


karena tidak bisa tidur Rain berjalan ke dapur dan mengambil minum, ketika membuka kulkas ia melihat minuman yang sama yang pernah di berikan Rezi pada malam itu dan berakhir dengan ciuman di kolam renang,rain hanya tersenyum.


ia segera mengambil susu yang ada di kulkas, setelah itu ia berjalan ke lantai atas dan duduk di tepian kolam, kakinya ia masukkan dan bermain main seperti anak kecil.


Rezi yang ternyata sama sama belum tidur mendengar ada seseorang yang naik tangga dan ia melihat rain sedang berada di tepi kolam renang.

__ADS_1


__ADS_2