
lai halnya dengan Rezi, setiap hari Minggu ia sempatkan pergi ke gym, maka Tidak heran jika bentuk tubuhnya proporsional.
"mau kemana?" tanya Robert ketika ia masuk ke rumah dan melihat Rezi bersiap pergi
"Nge gym" jawab Rezi singkat
" kakek ingin bicara penting padamu" ucap Robert serius sambil berlalu menuju taman belakang dan Rezi hanya mengikutinya.
" ceritakan tentang raina" ucap Robert ketika melihat rezy sudah duduk di depannya
"apa maksud kakek" jawab Rezi yang bingung karena tiba tiba kakeknya membahas tentang rain, ia pikir memang ada sesuatu yang penting
" aku ingin mendengar semua tentang gadis itu" ucap Robert ambigu yang semakin membuat Rezi bingung.
"aku tidak mengenal baik rain, kami hanya sebatas teman sekolah dan kebetulan dia pernah mengantar ku pulang makanya dia tahu rumahku" jawab Rezi dengan jujur karena memang dia tidak tahu siapa rain, tidak tahu keluarganya,rumahnya bahkan nomer handphone nya saja tidak punya.
"baguslah jika kau tidak terlalu mengenalnya, jauhi Raina
dan jangan pernah berfikir untuk mendekatinya apalagi menyukainya" ucap Robert sambil berdiri dan berlalu menuju tangga.
Rezi semakin bingung dengan perkataan Robert
"ada hubungan apa rain dengan kakek, Tidak mungkin kan kakek menyukai rain, ada ada saja" batin Rezi tidak mau ambil pusing dan ia tetap pergi ke tempat gym.
...----------------...
Rezi sudah di tempat gym seperti biasa dia memulai melatih otot perutnya dengan alat abdominal bench. 25 menit sudah berlalu Rezi masih belum beranjak dari tempatnya karena biasanya dia hanya memakai alat ini tidak lebih dari 20 menit, entah lah hari ini dia ingin fitness yang ringan ringan saja. tetapi sebuah suara yang sangat familiar dan tepukan keras di lengannya membuatnya berhenti sejenak.
"hai kulkas ternyata loe ada di sini, gue gak nyangka ketemu loe disini jangan jangan kita jodoh ya,hahaha" ucap rain dengan suara kencangnya dan menepuk keras lengan rezi yang berotot.
"Rain,, loe ngapain di sini?" ucap Rezi ketika melihat bahwa suara yang menggelegar itu adalah benar suara rain, gadis bar bar yang membuatnya pusing akhir akhir ini.
"Renang" jawab Rain sewot Dan segera berlalu dari hadapan Rezi karena mood rain seketika hilang, bisa bisanya Rezi bertanya sesuatu yang tidak perlu di jawab
__ADS_1
" pulanglah ini bukan tempatmu" ucap Rezi tegas karena ia melihat semua pria memandang rain dengan tatapan menggoda nya.
" hey kulkas iini kan tempat umum jadi terserah gue dong kalo mau di sini" ucap rain sambil membalikkan badannya menghadap Rezi dan berjalan perlahan mendekat ke arah Rezi
"oh ya satu lagi.... " rain tidak melanjutkan ucapannya karena ia melihat seseorang yang ia kenal berada Tidak jauh dari tempat nya sekarang
"kak venus.." rain berteriak Dan segera menghampiri Venus sedangkan Rezi di tinggal begitu saja.
Rezi melihat rain menghampiri orang yang sama ketika berada di minimarket semalam. rezi menyipitkan matanya melihat interaksi mereka berdua.
"rain" ucap Venus ketika rain semakin mendekat
"Hay kak,, kakak ada di sini juga" ucap rain antusias ketika bertemu dengan Venus moodnya kembali baik berbeda dengan bertemu Rezi yang membuat mood nya malah buruk.
"jelas aku ada disini, aku pelatih di sini rain" jawab Venus dengan wajah bingung nya karena harusnya ia yang bertanya itu pada rain.
" oh my God, hari ini aku sangat beruntung, kalau begitu ajari aku kak"
"kau sejak kapan ada di sini rain, aku tidak pernah melihatmu selama ini?"
"dia pikir aku orang jahat,dasar!!" batin Rezi yang merasa di sindir oleh rain
Sejak berbicara dengan stave tadi, Rain memutuskan untuk Nge gym, dan malamnya ia latihan karate, ia harus menjadi gadis yang kuat karena ia akan menghadapi tantangan yang besar di depannya.
Venus yang mendengar jawaban rain tersenyum, menurutnya rain gadis yang lucu.
"kau itu wanita dan wanita harusnya di lindungi oleh laki laki bukan malah melindungi dirinya sendiri" ucap Venus sambil duduk dan mengambil minumannya
" aku berbeda kak, karena aku adalah wanita yang mandiri" ucap rain dengan semangat
"ayo kak ajari aku menggunakan alat ini" ucap rain sambil berdiri dan siap menggunakan alat yang ada di sampingnya.
" no rain,, kau masih pemula, ikutlah denganku" ucap Venus sambil melangkah ke ruangan lain dan rain mengekor di belakang Venus yang melewati tempat Rezi berdiri.
__ADS_1
"see you kulkas akan ku buktikan aku lebih kuat darimu" ucap rain berbisik ke arah Rezi, dan Rezi hanya terdiam.
"Kau mengenalnya?" tanya Venus ketika mendengar rain berbisik ke arah laki laki yang mereka lewati
" ha tidak kak aku tidak mengenalnya, aku hanya iseng saja tadi" jawab rain sekenanya sambil melirik ke arah Rezi yang berjalan menjauh.
"bisa bisanya cewek itu bilang gak kenal gue" batin Rezi dengan dongkol setelah apa yang di lakukan rain beberapa hari ini yang membuat kepalanya pusing.
...****************...
"kau tidak bisa se enak nya men cancel semuanya" ucap Robert marah karena pembunuh bayaran itu tiba tiba mundur dan tidak mau lagi bekerja sama dengan Robert
" maaf tuan, keputusan saya sudah bulat" jawab pembunuh itu dengan tegas
"apa bayaran yang ku berikan itu tidak cukup? aku akan memberikan 2 kali lipat jika kau berhasil melenyapkan keduanya " nego Robert yang tahu bahwa pembunuh itu sangat mumpuni dan bisa di andalkan, ia tidak mau kehilangan orang yang bisa membuat mimpinya tercapai.
karena dari pembunuh bayaran itu lah Robert mengetahui semua informasi anak Stave yang ternyata adalah rain, gadis cantik yang berada di rumah cucunya, bahkan Robert juga sempat berbincang bincang dengan nya, rain memang sangat baik dan humble tapi tidak bisa di pungkiri bahwa dia adalah putri dari orang yang membunuh putranya.
meskipun cantik atau pun sebaik apapun putri stave, Robert tetap melakukan rencananya, maka dari itu ia melarang Rezi dekat dengan rain, ia takut Rezi malah menyukai rain dan membuat rencananya Gatot alias alias gagal total.
"jika kau mundur kau tau konsekuensinya five" ancam Robert pada pembunuh itu Dan membanting telfonnya ke lantai
...----------------...
Venus segera memasukkan telfonnya karena rain tiba tiba memanggilnya. saat ini rain latihan row machin sebuah
Mesin gym yang dapat memberikan latihan tubuh secara total. Alat ini mengombinasikan dorongan tubuh bagian bawah dengan tarikan tubuh bagian atas.
row Machin sangat cocok untuk seorang pemula seperti rain. Venus melatih rain dengan telaten dan rain sangat menikmati latihannya tersebut baginya ini hal yang cukup menyenangkan Selain latihan karate, lain dengan Rezi yang melihat Venus dan rain tampak begitu mesra ia memilih pergi dari tempat tersebut.
" oke cukup sampai sini rain, kau sudah cukup mahir" ucap Venus ketika melihat gerakan rain dengan lincah
"apa ini sudah cukup, rasanya baru beberapa menit kak" jawab rain yang belum ingin mengakhirinya
__ADS_1
" ini sudah cukup bagi seorang pemula sepertimu rain, setiap 2 hari sekali datanglah kemari aku akan mengajarimu alat yang lain" ucap Venus sambil mengambil minuman dan di berikan pada rain
"thanks" ucap rain dan segera meminumnya