Crazy Love Rain

Crazy Love Rain
Bab 35


__ADS_3

selesai makan, rain menceritakan semua kronologi yang terjadi hari ini,, mulai dari masalah sky,Alexa, mobil yang di hadang oleh musuh nya Sampai kejadian di mana ia bertemu Venus semua dia ceritakan kecuali adegan ciuman tadi, bisa malu tingkat dewa jika rain menceritakan nya.


"Rain sebenarnya ada masalah apa di masa lalu keluargamu?" tanya Venus tiba tiba yang membuat rain auto menoleh ke arah Venus


"kenapa kak Venus tiba tiba bertanya seperti itu" tanya rain dengan menyipitkan matanya


"ikutlah dengan ku" ucap Venus sambil melangkah menuju depan rumahnya


mereka sekarang duduk bawah pohon yang ada di depan rumah Rezi sambil melihat bintang malam


" Aldeba Raina Ocean" ucap Venus dengan wajah datarnya


dan rain langsung menoleh ke arah Venus, dia heran kenapa Venus bis tahu nama lengkapnya seingat rain ia Tidak pernah memberitahukan pada Venus


"Seorang gadis mandiri dan kuat yang mempunyai ayah bernama stave ocean dan ibunya nadya Anastasia, mempunyai kakak yang bernama Alceena Violet Ocean, dan bodyguard sekaligus assisten kepercayaan Maxime vanderfaw, 10 pelayan wanita dan 7 pelayan pria yang ada di mansion, 57 pengawal dan 10 bodyguard di markas ocean yang siap kapanpun diperintah oleh max dan tuannya stave......."


"stop"teriak rain, ia benar benar tidak menyangka bisa bisa nya Venus mengetahui Sedetail itu.


"siapa kamu sebenarnya" teriak rain sambil memundurkan langkahnya jujur ia sangat takut dengan Venus saat ini


"pembunuh bayaran" jawab Venus singkat, 2 kata yang berhasil membuat rain spechless dan menggelengkan kepalanya.


"dan kau Raina Ocean adalah targetku yang ke 17 yang sebentar lagi akan berulang tahun ke 17" ucap Venus sambil berjalan ke arah rain,


rain segera pergi dari hadapan Venus tapi tangannya sudah di cekal dahulu oleh Venus.


" Dan kau juga adalah satu satunya targetku yang tidak pernah aku selesaikan misinya" ucap Venus tepat di wajah rain, dapat rain rasakan hembusan nafas venus.

__ADS_1


"apa maksudmu" tanya rain dengan berani, karena ia sudah kembali ke mode rain yang tidak takut dengan apapun dan siapapun.


akhirnya Venus menceritakan semua nya dari awal hingga ia mengetahui bahwa sebenarnya keluarga rain adakah orang baik tidak ada skandal atau apapun makanya Venus membatalkan misinya karena ia hanya membunuh orang yang berlatar belakang buruk.


"berarti kau tahu akar dari permasalahan nya" tanya rain memandang wajah Venus


"tidak sedetail itu rain, aku hanya tahu kronologi kejadian 10 tahun yang lalu tapi tidak tahu penyebabnya" jawab Venus


" siapa orang yang menyuruhmu" tanya rain


"aku belum menyelidikinya rain karena mereka memesanku menggunakan id rahasia, aku pernah bertemu dengannya tapi dia memakai masker dan kacamata untuk menutupi wajahny, intinya jagalah dirimu baik baik rain" ucap Venus memandang lekat wajah rain


"ajari aku bela diri kak Venus, aku tahu kau pasti sangat handal dalam hal itu jika di lihat bahwa kau adalah seorang pembunuh bayaran" ucap rain dengan tersenyum karena ia merasa menemukan orang yang tepat.


Venus Hanya terdiam dan berlalu segera masuk ke dalam rumahnya,


"tidurlah ini sudah malam" ucap Venus masuk ke dalam kamarnya meninggalkan Rain yang masih berdiri mematung.


rain akhirnya masuk ke dalam kamarnya, sudah 2 jam ia hanya guling guling di kasur, rain tidak bisa tidur Sampai larut malam, ia Tidak menyangka ternyata selama ini rain sudah di intai,di samping ia memikirkan itu semua, rain juga tidak bisa tidur karena ranjang nya yang sempit dan juga banyak sekali nyamuk, ia baru kali ini tidur di tempat seperti ini tapi inilah yang terbaik menurut Rain.


Rain akhirnya memutuskan untuk keluar dari kamarnya, ia berniat Ingin melihat lihat rumah Venus, fikir rain biarkan saja di anggap tidak sopan karena itu satu satunya hal yang bisa di lakukannya karena ia juga tidak pegang handphone.


rain saat ini melihat lihat foto yang ada di dinding ruang tv, ia melihat banyak foto masa kecil Venus di sana juga ada foto ibu Santi tapi rain Sama sekali tidak melihat foto ayah Venus.


"kenapa belum tidur nak rain?"tanya Bu Santi dengan suara halusnya Dan rain langsung menoleh ke belakang di mana bu Santi sudah berdiri sambil memegang obat nyamuk bakar.


" hmmm iya Bu" jawab rain tersenyum sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

__ADS_1


"pasti karena kasurnya sempit ya Dan juga pasti banyak nyamuk" ucap BI Santi tersenyum dan duduk di kursi yang ada di dekat rain, Dan rain ikut duduk di samping bu Santi.


"tidak kok Bu,, Rain saja yang memang susah tidur di tempat baru" jawab rain bohong karena Tidak mungkin ia menjawab yang sebenarnya.


"kalau begitu bagaimana kalau tidur di kamar ibu,nanti ibu ceritakan pengalaman ibu siapa tahu bisa jadi pengantar kamu tidur" ucap Bu Santi membelai lengan rain lembut.


entah mengapa bu Santi sangat menyayangi rain seperti dia menyayangi Venus padahal ia baru bertemu rain beberapa jam yang lalu.


"baiklah Bu" jawab rain tersenyum


rain akhirnya ikut tidur di kamar bi Santi, di sana ranjangnya juga Sama sempitnya tapi rain mencoba senyaman mungkin, bu Santi menceritakan pengalamannya menjadi seorang pelayan selama 15 tahun, bahkan rain sedikit terkejut ketika mengetahui ternyata bi Santi pernah menjadi TKW di Singapura. dimana di negara itu ia di lahirkan karena nenek dari pihak ibunya asli orang Singapura.


tiba tiba rain teringat sesuatu


"oh ya bi boleh aku pinjam handphone bibi, aku ingin menelpon temanku untuk menjemputku besok pagi" ucap rain yang baru ingat untuk telfon max menjemputnya di rumah Venus.


"biarkan besok di antar Venus saja, kasihan temanmu jika kesasar karena rumah ibu ada di gang sempit"


"Baiklah kalau begitu" ucap rain mengalah karena ia tidak tega menolak kebaikan Bu Santi


****


Di lain tempat Rezi masih setia menunggu Elva siuman, setelah 2 jam lebih akhirnya Elva membuka matanya, entahlah Elva ini pingsan atau malah tidur Rezi Tidak mengerti dia hanya Tidak ingin terjadi apa apa pada teman sekelasnya.


"Rezi kok ada elo sih" tanya Elva sambil duduk kerena yang dilihat pertama kali adalah wajah datar ketua kelasnya.


" kenapa lo bisa ada di jalanan itu ?" bukannya menjawab pertanyaan Elva, Rezi malah balik bertanya pada Elva karena bagi Rezi sangat aneh bukan Elva ada di tempat itu Dan juga masih pakai seragam sekolah pula.

__ADS_1


__ADS_2