Crazy Love Rain

Crazy Love Rain
Bab 45


__ADS_3

"Lo punya urusan sama gue" ucap rain tegas dengan tatapan mengintimidasinya sambil membuka masker di wajahnya


"rain" ucap Dona terbata


"iya ini gue Raina " ucap rain sambil menghempaskan tangan Dona


"Cukup kalian itu apa apaan, anak muda sekarang tidak tahu sopan Santun" bentak ayah Dona pada rain dan dona,karena sekarang Dona sedang makan malam bersama keluarganya


" dan kau gadis muda, kau sangat keterlaluan membuat anak saya kepanasan karena terkena kuah sup itu" bentak ayah dona tapi malah membuat rain tersenyum


"aku hanya membuatnya panas di luar om, bagaimana kalau aku membuatnya panas dari dalam seperti yang di lakukan oleh putrimu ini" ucap rain sambil menatap ayah dona,dan ayah dona seketika terkejut dengan ucapan rain


"ini belum seberapa Dona, kalau lo bertingkah melebihi batas Lo,maka gue Aldeba Raina Ocean Tidak segan segan membalas lebih dari yang lo kira" ucap rain dan segera melangkahkan kakinya tapi langkahnya langsung tertahan ketika mendengar suara bariton seseorang


" cepat minta maaf padanya Dona" ucap kakek Dona dengan tegas yang membuat semua orang melongo.


" aku tidak akan meminta maaf pada perempuan murahan itu kakek"


"kau masih berani mengumpat ku?" tanya rain ketika dirinya sudah berbalik menatap kakek dona dan ia segera mengambil minuman yang ada di meja sampingnya, Rain langsung menyiram tubuh Dona dengan jus apukat itu yang membuat bajunya semakin tidak karuan.


"kau" ucap Dona yang akan menampar rain


"cukup Dona, dengar.. kakek tidak mau perusahaan bangkrut Hanya karena masalah mu ini, kau tahu dia satu satunya pewaris Ocean grup dan putri satu satunya stave pengusaha dan pebisnis handal itu" ucap kakek Dona


rain segera berlalu karena ia tidak mau mendengar drama keluarga Dona. sedangkan Dona ia segera duduk kembali karena kakeknya sudah sangat marah.


****


"halo rain kamu di mana sekarang?" tanya Venus ketika sambungan ponselnya sudah di angkat oleh rain

__ADS_1


"aku sedang bersama teman temanku kami perjalanan pulang ke mansion kak" jawab rain


"sebaiknya jangan pulang dulu rain, aku melihat banyak sekali orang berpakaian hitam mengepung mansion mu" ucap Venus sambil melihat ke arah mansion rain


"bagaimana kakak bisa tahu?" tanya rain mengernyitkan keningnya


"apa kamu lupa, katamu mulai malam ini kakak bekerja" ucap Venus yang masih menatap mansion rain dari kejauhan


"oh my God kak,aku benar benar lupa karena hari ini banyak sekali yang ku lakukan"


"menginaplah di hotel besok pagi akan kakak jemput"


"baiklah kak,aku akan menginap di hotel sesuai saran kakak, nanti aku sherloc tempatnya" ucap rain Dan segera mematikan panggilannya


***


"mansion gue udah gak aman" ucap rain


"mending loe nginep aja di rumah gue deh" ucap Bella


"kalau gak gitu di rumah gue aja rain" ucap viona ikut menawari rain


"di rumah gue aja, Lo gak pernah tuh nginep di rumah gue" ucap Elva yang sedari tadi hanya mendengar


"di rumah gue aja rain, Pumpung ortu gue lagi gak ada di rumah juga, entar kita bebas deh ngapa ngapain" ucap Bella


"kalau gitu mending kita berempat nginep di rumah Lo ja deh bel, Pumpung gak ada ortu Lo juga mending kita pesta barbeque deh malem ini, udah lama tau kita gak quality time" ucap viona dengan menggebu


"setuju" ucap rain Elva dan Bella dengan kompak

__ADS_1


akhirnya mereka memutuskan menuju rumah Bella, tapi sebelum itu mereka berhenti di mini market untuk membeli perlengkapan pesta nanti. padahal sudah di larang Bella karena semua perlengkapan sudah tersedia di rumahnya tapi rain tidak mau merepotkan Bella, rain cukup sadar diri.


**


**


setelah menempuh perjalanan 2 jam, Rezi dan max sudah sampai di airport Changi Singapura, mereka berpisah tanpa ada sepatah katapun, Rezi yang sudah di jemput oleh anak buah Robert dan berbeda dengan max ia menghentikan taksi di depannya, karena perjalanan nya kali ini tanpa memberitahu stave dahulu karena jika stave tahu max menyusulnya, maka pasti stave akan melarangnya, stave lebih memilih max menjaga rain daripada harus bersamanya.


max berusaha menghubungi Stave tapi tak kunjung di angkat, dia juga mencoba menghubungi pengawal yang bersama stave tapi hasilnya sama.


"sebenarnya mereka semua sedang apa?" Gumam max dalam taksi


karena sudah larut malam max mencari hotel untuk menginap malam ini, ia sudah menghubungi sahabatnya Lucas tapi Sama saja Lucas tidak mengangkatnya panggilannya.


"sepertinya bocah ini sudah molor" ucap max ketika melihat jam di pergelangannya yang menunjukkan pukul 10 malam.


Max berinisiatif menghubungi rain, dia ingin tahu kabar nona nya itu, tapi sama saja Rain Tidak menjawab panggilannya.


*


*


berbeda dengan rain yang saat ini sedang pesta barbeque di taman belakang rumah Bella. Rain sama sekali tidak pandai memasak jadi sepanjang pesta dia hanya makan saja tanpa bisa membantu ketiga temannya.


"oh my God rain lo itu harusnya belajar masak deh biar suami Lo ntar betah di rumah" ucap viona sok bijak


"iya rain masa bakar bakar gini aja Lo gak bisa" ucap Elva sambil membalikkan steak nya


"iya ntar kalo gue udah nikah gue bakal belajar masak kok, lagian banyak pelayan terus Rezi juga udah jago masak kok" ucap rain enteng sambil membuka minuman sodanya

__ADS_1


__ADS_2